Dana sponsor belum pasti, Persis yakin lolos verifikasi
Kamis, 23 Januari 2014 - 15:24 WIB
Dana sponsor belum pasti, Persis yakin lolos verifikasi
A
A
A
Sindonews.com - Pengurus Persis Solo optimistis bakal lolos verifikasi dalam kompetisi Divisi Utama 2014 meski hingga saat ini belum mendapat dana dari sponsor. Padahal pendanaan dan infrastruktur adalah persiapan wajib yang harus dipenuhi setiap tim yang berlaga di Divisi Utama.
Kedua hal itu akan diverifikasi oleh PT Liga Indonesia (LI) selaku penyelenggara Divisi Utama. Verifikasi terhadap tim Divisi Utama akan dilakukan jika rapat Komite Eksekutif PSSI pada 25 Januari memutuskan 32 klub bisa diimplementasikan di musim 2015.
Selanjutnya, hasil rapat Komite Eksekutif itu selanjutnya akan disahkan pada Kongres PSSI di Surabaya, 26 Januari 2014. Sedianya, Dalam Kongres Luar Biasa PSSI di Hotel Borobudur, 17 Maret 2013, Kongres memutuskan proyeksi pada 2017 Divisi Utama hanya diikuti oleh 32 klub. Namun, proyeksi tersebut dipercepat pada 2015.
PSSI sendiri akan akan menggelar managers meeting pada 27 Januari 2014. Selama PT. LI belum menetapkan 32 tim yang berlaga, jeda waktu antara Januari-April sebelum Divisi Utama dimulai akan dilakukan verifikasi kepada tim-tim di Indonesia.
Maka, untuk bisa menjadi bagian dari 32 tim yang berkompetisi, mau tidak mau pengurus Persis harus bergerak cepat dalam menyiapkan dana untuk kompetisi. Sementara dari infrastruktur lapangan, Persis sudah menggunakan Stadion Manahan yang telah memenuhi persyaratan.
Manajer karteker Persis Solo Totok Supriyanto mengatakan, untuk stadion ada Manahan, sehingga tidak ada masalah. Untuk pendanaan, hal itu masih menunggu kepastian dari sponsor. Dana segar dari sponsor akan turun setelah managers meeting.
''Memang, kabarnya Divisi Utama nanti hanya ada 32 tim saja. Nanti saat rapat manajer akan saya sampaikan pendanaan kita, karena Persis ada basis suporter dan sponsor, yang memberi kepastian setelah pertemuan 27 Januari nanti,” ujar Totok Supriyanto, Kamis (23/1).
Atas dasar itu, dia optimistis Persis Solo tetap bisa ikut berkompetisi di musim ini. Menurut Totok, pihak sponsor belum berani memberi kepastian sebelum kepastian kompetisi bergulir. Pihaknya sampai sekarang juga belum memiliki jadwal pertandingan. ''Jadi tidak masalah. Karena usai managers meeting, pasti ada jadwalnya,”jelasnya.
Totok beralasan, baik pengurus sementara dan sponsor tidak bisa merinci kebutuhan anggaran, jika tidak melihat jadwal pertandingan. Selama kompetisi, Laskar Sambernyawa, juga harus bermain tandang sehingga membutuhkan biaya transportasi.
Kedua hal itu akan diverifikasi oleh PT Liga Indonesia (LI) selaku penyelenggara Divisi Utama. Verifikasi terhadap tim Divisi Utama akan dilakukan jika rapat Komite Eksekutif PSSI pada 25 Januari memutuskan 32 klub bisa diimplementasikan di musim 2015.
Selanjutnya, hasil rapat Komite Eksekutif itu selanjutnya akan disahkan pada Kongres PSSI di Surabaya, 26 Januari 2014. Sedianya, Dalam Kongres Luar Biasa PSSI di Hotel Borobudur, 17 Maret 2013, Kongres memutuskan proyeksi pada 2017 Divisi Utama hanya diikuti oleh 32 klub. Namun, proyeksi tersebut dipercepat pada 2015.
PSSI sendiri akan akan menggelar managers meeting pada 27 Januari 2014. Selama PT. LI belum menetapkan 32 tim yang berlaga, jeda waktu antara Januari-April sebelum Divisi Utama dimulai akan dilakukan verifikasi kepada tim-tim di Indonesia.
Maka, untuk bisa menjadi bagian dari 32 tim yang berkompetisi, mau tidak mau pengurus Persis harus bergerak cepat dalam menyiapkan dana untuk kompetisi. Sementara dari infrastruktur lapangan, Persis sudah menggunakan Stadion Manahan yang telah memenuhi persyaratan.
Manajer karteker Persis Solo Totok Supriyanto mengatakan, untuk stadion ada Manahan, sehingga tidak ada masalah. Untuk pendanaan, hal itu masih menunggu kepastian dari sponsor. Dana segar dari sponsor akan turun setelah managers meeting.
''Memang, kabarnya Divisi Utama nanti hanya ada 32 tim saja. Nanti saat rapat manajer akan saya sampaikan pendanaan kita, karena Persis ada basis suporter dan sponsor, yang memberi kepastian setelah pertemuan 27 Januari nanti,” ujar Totok Supriyanto, Kamis (23/1).
Atas dasar itu, dia optimistis Persis Solo tetap bisa ikut berkompetisi di musim ini. Menurut Totok, pihak sponsor belum berani memberi kepastian sebelum kepastian kompetisi bergulir. Pihaknya sampai sekarang juga belum memiliki jadwal pertandingan. ''Jadi tidak masalah. Karena usai managers meeting, pasti ada jadwalnya,”jelasnya.
Totok beralasan, baik pengurus sementara dan sponsor tidak bisa merinci kebutuhan anggaran, jika tidak melihat jadwal pertandingan. Selama kompetisi, Laskar Sambernyawa, juga harus bermain tandang sehingga membutuhkan biaya transportasi.
(aww)