Laga awal PSM diwarnai kekalahan
Minggu, 02 Februari 2014 - 19:40 WIB
Laga awal PSM diwarnai kekalahan
A
A
A
Sindonews.com -- Skuad Juku Eja PSM harus berkerja lebih keras lagi, setelah berhasil ditahan imbang oleh Putra Samarinda (Pusam) dilaga perdana Indonesia Super League (ISL) di stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Tim asal Kalimantan ini berhasil mencuri satu poin di Markas PSM.Gol pertama Pasukan Ramang diciptakan oleh Ponaryo Astaman dari titik putih pada menit ke 27 sementara gol penyembang dari Pusam diciptakan oleh Ilija Spasojevic melalui sundulan pada menit 57. Dengan hasil ini Laskar Ayam Jantan dari tim tertahan diposisi enam klasemen sementara ISL wilayah timur.Sejak menit awal kedua tim langsung saling menyerang, PSM yang turun dengan formasi 4-1-4-1 dan Pusam formasi 4-3-3 silih berganti melakukan penetrasi, namun belum bisa menciptakan satu gol pun. Pasukan Ramang mendapat peluang emas pertama, setelah Qifly Tamara berhasil lolos dari kawalan, namun sundulannya belum maksimal.Selanjutnya pada menit ke 14 Roman Chmelo nyaris membawa PSM unggul setelah mengeksekusi tendangan pelanggaran, bola yang terbang melewati tendangan pagar hidup yang dibuat tim Pesut Mahakam, julukan Putra Samarinda masih membentur tiang kanan gawan yang dijaga oleh Rivky MokodompitWasih Nuzul Fadillah menunjuk titik putih pada menit ke 27 Pasukan Ramang, setelah pemain belakang Pusam menyentuh bola di area terlarang, saat Agung Prasetyo mengeksekusi bola pelanggaran. Ponaryo Astaman yang dipercaya jadi algojo mampu mengeksekusi bola dengan tenang, skor sementara 1-0 untuk PSM.Pada menit ke 42 Qifly Tamara ditarik keluar lapangan oleh Jorg Peter Steinebrunner pelatih kepala PSM dan memasukkan Kurniawa Karman, karena penampilan gelandang sayap PSM ini tidak maksimal. Dimenit 45 tim asal Kalimantan ini nyaris menyamakan kedudukan setelah Joko Sasongko gelandang Pusam mengeksekusi bola mati, namun Markos Haris Maulana kiper PSm berhasil menepisnya dengan baik. Hingga turun minum skor 1-0 tetap bertahan.Memasuki babak kedua, kedua tim tidak menurunkan tempo permainan, hingga petaka muncul buat PSM pada menit ke 57 adalah Ilija Spasojevic yang berhasil menyamakan kedudukan setelah berhasil menanduk bola saat mendapatkan umpan matang dari Bayu Gatra dari sisi kiri pertahanan PSM. Berdiri bebas Spaso yang juga mantan bomber PSM ini mampu membobol gawang Markus.Hingga menit ke 70 skor tetap 1-1 untuk kedua tim meski sejumlah peluang kedua tim terus tercipta, seperti saat Robertino Pugliara yang lolos dari perangkap offside, gelandang serang ini nyaris membawa PSM unggul namun, sepakannya mampu ditepis oleh kiper Pusam. Hingga menit peluit babak kedua habis, skor imbang 1-1 tetap bertahan.Jorg Peter Steinebrunner pelatih kepala PSM mengatakan, dilaga ini banyak sekali pemainnya yang tidak menampilkan permainan yang baik. Hingga padahal dirinya percaya pemain yang dipasang sebagai starter punya kualitas. "Kami bermain seperti bukan filosofi PSM, dengan umpan yang cepatnya, dan memang pemain tidak bermain bagus," kata dia usai menjalani pertandingan.Dirinya juga mengatakan, saat pertandingan, pemainnya banyak kehilangan bola, dan hal tersebut dimanfaatkan oleh lawan. "Pertandingan selanjutnya saya akan melakukan pembenahan, mungkin akan mengganti formasi," jelasnya.Sementara itu, Mundari Karya Pelatih Pusam mengatakan dari laga tersebut dirinya memaklumi bisa meraih hasil imbang. "Dibabak pertaman pera pemain saya mungkin agak canggung karena melawan pemain PSM yang sudah senior seperti Ponaryo," kata dia.Namun dirinya mengatakan, dibabak kedua, dirinya mengubah sedikit taktiknya dan pemainnya sudah berani melakukan permainan terbuka. "Hasilnya kita bisa mencetak gol, kami masih punya satu striker, tapi kami tidak turunkan," ungkapnya.
(wbs)