Manajer mundur, pemain PSS butuh kejelasan kontrak
Rabu, 12 Februari 2014 - 04:49 WIB
Manajer mundur, pemain PSS butuh kejelasan kontrak
A
A
A
Sindonews.com - Para penggawa PSS Sleman galau setelah dua manajer mengundurkan diri. Pemain pun enggan merapat ke markas tim sebelum ada kejelasan nasib mengenai kontraknya.
Seperti Saktiawan Sinaga, ujung tombak yang baru direkrut dari PSMS Medan ini. Dia memilih akan datang kembali ke Sleman untuk mengikut latihan sebelum ada panggilan dari manajemen. ''Sekarang masih di Medan. Kalau Sakti sendiri, baru akan datang ke Yogya setelah ada kejelasan kapan akan dikontrak,” kata dia, Selasa (11/2).
Menurutnya, kontrak pemain semakin belum jelas dengan adanya kabar mengenai pengunduran diri manajer PSS Sleman Supardjiono. Isu tersebut memang sudah didengarnya sejak beberapa hari terakhir ini. ''Kabar (pengunduran diri manajer) itu juga tahu. Kalau mundur siapa nanti belum jelas penggantinya,” katanya.
Apalagi, beberapa pemain PSS yang hengkang ke klub lain. Di antaranya, seperti Aji Saka, kiper yang memilih berlabuh ke Persepam Madura, Waluyo, wingback kanan ke Arema Cronous, dan Hendrico Kiwak yang memilih bermain bersama tim yang dekat rumahnya di Papua. ''Sakti menyayangkan juga kepergian beberapa pemain. Kalau pergi terus gimana, padahal mereka pemain-pemain senior,” ucapnya.
Sebelumnya, satu penggawa PSS Sleman yang lebih dahulu pergi adalah Satrio Aji. Dirinya memilih meninggalkan skuad Elang Jawa tanpa kabar setelah dua musim membelanya. Sama halnya dengan Sakti, Anang Hadi juga belum mengetahui kapan manajemen memberikan keputusan mengenai kontraknya. “Dengar kabar juga kalau isunya manajer mengundurkan diri,” tuturnya.
Namun, dia akan tetap akan datang pada latihan yang akan dimulai pada Rabu (12/2) nanti. Ia juga belum tahu, siapa saja nantinya pemain yang akan datang kembali. ''Ya sayang juga ada beberapa pemain yang hengkang. Kita dulu sama-sama memabwa PSS juara (Divisi Utama LPIS 2013),” ujarnya.
Terpisah, gelandang PSS Sleman, Marwan Muhammad tetap meyakinkan akan kembali untuk ikut latihan. Dia juga menanti perkembangan informasi kapan akan dikontrak oleh manajemen. ''Masih di Gorontalo. Mungkin besok atau lusa sudah kembali ke Sleman,” paparnya.
Hengkangnya beberapa pemain ini membuat tugas Sartono Anwar bertambah. Tim pelatih harus mencari penggantinya untuk kembali membangun skuad. Sisa waktu sekitar dua bulan ini diharap bisa dimanfaatkan dengan baik untuk mengikuti kompetisi Divisi Utama PT Liga Indonesia pada 15 April mendatang.
Sampai pada Selasa (11/2) sore, manajemen pun masih belum memberikan keterangan. Manajer PSS Sleman, Supardjiono mengatakan, kalau dirinya baru melakukan rapat. ''Sekarang masih rapat, nanti saya kabari,” ucapnya.
Seperti Saktiawan Sinaga, ujung tombak yang baru direkrut dari PSMS Medan ini. Dia memilih akan datang kembali ke Sleman untuk mengikut latihan sebelum ada panggilan dari manajemen. ''Sekarang masih di Medan. Kalau Sakti sendiri, baru akan datang ke Yogya setelah ada kejelasan kapan akan dikontrak,” kata dia, Selasa (11/2).
Menurutnya, kontrak pemain semakin belum jelas dengan adanya kabar mengenai pengunduran diri manajer PSS Sleman Supardjiono. Isu tersebut memang sudah didengarnya sejak beberapa hari terakhir ini. ''Kabar (pengunduran diri manajer) itu juga tahu. Kalau mundur siapa nanti belum jelas penggantinya,” katanya.
Apalagi, beberapa pemain PSS yang hengkang ke klub lain. Di antaranya, seperti Aji Saka, kiper yang memilih berlabuh ke Persepam Madura, Waluyo, wingback kanan ke Arema Cronous, dan Hendrico Kiwak yang memilih bermain bersama tim yang dekat rumahnya di Papua. ''Sakti menyayangkan juga kepergian beberapa pemain. Kalau pergi terus gimana, padahal mereka pemain-pemain senior,” ucapnya.
Sebelumnya, satu penggawa PSS Sleman yang lebih dahulu pergi adalah Satrio Aji. Dirinya memilih meninggalkan skuad Elang Jawa tanpa kabar setelah dua musim membelanya. Sama halnya dengan Sakti, Anang Hadi juga belum mengetahui kapan manajemen memberikan keputusan mengenai kontraknya. “Dengar kabar juga kalau isunya manajer mengundurkan diri,” tuturnya.
Namun, dia akan tetap akan datang pada latihan yang akan dimulai pada Rabu (12/2) nanti. Ia juga belum tahu, siapa saja nantinya pemain yang akan datang kembali. ''Ya sayang juga ada beberapa pemain yang hengkang. Kita dulu sama-sama memabwa PSS juara (Divisi Utama LPIS 2013),” ujarnya.
Terpisah, gelandang PSS Sleman, Marwan Muhammad tetap meyakinkan akan kembali untuk ikut latihan. Dia juga menanti perkembangan informasi kapan akan dikontrak oleh manajemen. ''Masih di Gorontalo. Mungkin besok atau lusa sudah kembali ke Sleman,” paparnya.
Hengkangnya beberapa pemain ini membuat tugas Sartono Anwar bertambah. Tim pelatih harus mencari penggantinya untuk kembali membangun skuad. Sisa waktu sekitar dua bulan ini diharap bisa dimanfaatkan dengan baik untuk mengikuti kompetisi Divisi Utama PT Liga Indonesia pada 15 April mendatang.
Sampai pada Selasa (11/2) sore, manajemen pun masih belum memberikan keterangan. Manajer PSS Sleman, Supardjiono mengatakan, kalau dirinya baru melakukan rapat. ''Sekarang masih rapat, nanti saya kabari,” ucapnya.
(aww)