Boman diseleksi, PSM menunggu Bezi
Senin, 17 Februari 2014 - 11:56 WIB
Boman diseleksi, PSM menunggu Bezi
A
A
A
Sindonews.com - Stopper jangkung PSM Makassar Boman Irie Amie, asal Pantai Gading tampaknya belum bisa dimainkan di dua laga kandang lanjutan Indonesia Super League (ISL). Pasalnya, berkas mantan pemain tim nasional Pantai Gading U-23 ini masih sementara diurus.
Bukan hanya itu, dirinya juga masih sementara dalam tahap seleksi untuk bisa bergabung bersama Ponaryo Astaman dkk. Selain Boman, sebenarnya manajemen PT. Pagolona Sulawesi Mandiri, juga sementara memanggil Franck Edouard Bezi, stopper asal Mali.
Kedua pemain asing ini didatangkan manajemen PSM karena lini belakang dinilai masih rapuh. Langkah ini dilakukan setelah Roman Chmelo, gelandang serang PSM asal Slovakia didepak karena permainannya tidak sesuai dengan harapan manajemen. Untuk itu, kedua pemain asing tersebut masih harus diseleksi agar bisa berseragam Juku Eja.
Abriadi Muhar, wakil manajer PSM mengatakan, Boman yang saat ini sudah ikut bergabung latihan bersama tim masih belum bisa dimainkan. "Belum bisa main, apalagi dia masih dalam tahap seleksi, berkas juga masih diurus," kata dia saat dikonfirmasi.
Boman, memang saat ini terus menjalani latihan di bawah asuhan Rudy William Keltjes, suksesor Jorg Peter Steinebrunner yang mengundurkan diri. Namun, tim kepelatihan belum bisa melihat persis kemampuannya karena dua hari belakangan tim PSM hanya melakukan latihan di lapangan futsal, karena lapangan yang akan digunakan latihan tergenang air.
Abriadi mengatakan, untuk Franck Edouard Bezi mantan pemain Persiba Balikpapan ini juga diharap bisa bersama tim secepatnya agar bisa dilihat kemampuannya. "Mudah-mudahan dia bisa segera bergabung," jelasnya.
Sementara itu, Bahar Muharram, asisten pelatih PSM mengatakan, kemampuan Boman yang diseleksi belum bisa dilihat. Pasalnya, dia hanya latihan di lapangan futsal. "Kalau di lapangan luas pasti kita bisa lihat," kata dia saat dikonfrimasi.
Memang saat ini PSM masih butuh satu pemain asing untuk memenuhi kuota. Karena saat ini hanya ada tiga lengiun asing PSM yakni Michael William Baird, Robertino Pugliara, dan Mario Costas.
Bukan hanya itu, dirinya juga masih sementara dalam tahap seleksi untuk bisa bergabung bersama Ponaryo Astaman dkk. Selain Boman, sebenarnya manajemen PT. Pagolona Sulawesi Mandiri, juga sementara memanggil Franck Edouard Bezi, stopper asal Mali.
Kedua pemain asing ini didatangkan manajemen PSM karena lini belakang dinilai masih rapuh. Langkah ini dilakukan setelah Roman Chmelo, gelandang serang PSM asal Slovakia didepak karena permainannya tidak sesuai dengan harapan manajemen. Untuk itu, kedua pemain asing tersebut masih harus diseleksi agar bisa berseragam Juku Eja.
Abriadi Muhar, wakil manajer PSM mengatakan, Boman yang saat ini sudah ikut bergabung latihan bersama tim masih belum bisa dimainkan. "Belum bisa main, apalagi dia masih dalam tahap seleksi, berkas juga masih diurus," kata dia saat dikonfirmasi.
Boman, memang saat ini terus menjalani latihan di bawah asuhan Rudy William Keltjes, suksesor Jorg Peter Steinebrunner yang mengundurkan diri. Namun, tim kepelatihan belum bisa melihat persis kemampuannya karena dua hari belakangan tim PSM hanya melakukan latihan di lapangan futsal, karena lapangan yang akan digunakan latihan tergenang air.
Abriadi mengatakan, untuk Franck Edouard Bezi mantan pemain Persiba Balikpapan ini juga diharap bisa bersama tim secepatnya agar bisa dilihat kemampuannya. "Mudah-mudahan dia bisa segera bergabung," jelasnya.
Sementara itu, Bahar Muharram, asisten pelatih PSM mengatakan, kemampuan Boman yang diseleksi belum bisa dilihat. Pasalnya, dia hanya latihan di lapangan futsal. "Kalau di lapangan luas pasti kita bisa lihat," kata dia saat dikonfrimasi.
Memang saat ini PSM masih butuh satu pemain asing untuk memenuhi kuota. Karena saat ini hanya ada tiga lengiun asing PSM yakni Michael William Baird, Robertino Pugliara, dan Mario Costas.
(aww)