Pelatih PSM isyaratkan rekrut Boman
Sabtu, 22 Februari 2014 - 04:41 WIB
Pelatih PSM isyaratkan rekrut Boman
A
A
A
Sindonews.com - Manajemen PT. Pagolona Sulawesi Mandiri, tampaknya akan merekrut Boman Irie Aime, stopper asal Pantai Gading. Sinyal perekrutan itu menyala setelah tim kepelatihan melakukan penilaian terhadap dua pemain asing yakni Franck Edouard Bezi asal Mali.
Arsitek PSM Makassar Rudy William Keltjes sudah melakukan penilaian terhadap dua stopper tersebut pada laga uji coba melawan Persibo Bondowoso di lapangan Marinir Gedangan (20/2) lalu. Kedua pemain ini langsung dimainkan secara bersamaan kemudian tim kepelatihan langsung memantaunya.
Setelah itu, Rudy langsung melaporkan hasil pengamatannya kepada direktur olahraga PSM Andi Darussalam Tabussalla, soal kemampuan kedua pemain tersebut. Apalagi, masa penggantian pemain juga sudah diperpanjang oleh Persatuan Sepak Bola (PSSI) Seluruh Indonesia sebagai penyelenggara liga hingga 28 Februari mendatang.
Direktur olahraga PSM Andi Darusalam Tabussalla mengatakan, dari hasil pemantauan tim kepelatihan selama kedua pemain tersebut menjalani latihan, maka yang akan dipilih yakni Boman. "Boman akan direkrut," kata dia saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Rudy William Keltjes, arsitek PSM mengungkapkan, memang dirinya sengaja menggelar laga uji coba dengan tim divisi utama untuk melihat kedua pemain tersebut. "Kalau saya lebih suka dengan Boman. Selain masih muda, pemain ini juga punya visi bermain yang baik. Untuk itu Franck akan dipulangkan," kata dia.
Dirinya menjelaskan, dengan usia yang masih muda Boman sudah bisa melakukan kordinasi dengan baik pada lini bertahan. Artinya, untuk ke depan, pemain ini bisa menjanjikan. "Memang terlihat kurus, tapi badannya masih bisa digemukkan karena masih muda," papar dia.
Jika memang pemain asal Pantai Gading tersebut jadi direkrut oleh manajemen PSM artinya saat ini slot pemain asing sudah cukup. Pasalnya, sudah ada tiga pemain asing lainnya yang terlah bergabung yakni Michaeel William Baird, Robertino Pugliara, dan Mario Costas.
Arsitek PSM Makassar Rudy William Keltjes sudah melakukan penilaian terhadap dua stopper tersebut pada laga uji coba melawan Persibo Bondowoso di lapangan Marinir Gedangan (20/2) lalu. Kedua pemain ini langsung dimainkan secara bersamaan kemudian tim kepelatihan langsung memantaunya.
Setelah itu, Rudy langsung melaporkan hasil pengamatannya kepada direktur olahraga PSM Andi Darussalam Tabussalla, soal kemampuan kedua pemain tersebut. Apalagi, masa penggantian pemain juga sudah diperpanjang oleh Persatuan Sepak Bola (PSSI) Seluruh Indonesia sebagai penyelenggara liga hingga 28 Februari mendatang.
Direktur olahraga PSM Andi Darusalam Tabussalla mengatakan, dari hasil pemantauan tim kepelatihan selama kedua pemain tersebut menjalani latihan, maka yang akan dipilih yakni Boman. "Boman akan direkrut," kata dia saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Rudy William Keltjes, arsitek PSM mengungkapkan, memang dirinya sengaja menggelar laga uji coba dengan tim divisi utama untuk melihat kedua pemain tersebut. "Kalau saya lebih suka dengan Boman. Selain masih muda, pemain ini juga punya visi bermain yang baik. Untuk itu Franck akan dipulangkan," kata dia.
Dirinya menjelaskan, dengan usia yang masih muda Boman sudah bisa melakukan kordinasi dengan baik pada lini bertahan. Artinya, untuk ke depan, pemain ini bisa menjanjikan. "Memang terlihat kurus, tapi badannya masih bisa digemukkan karena masih muda," papar dia.
Jika memang pemain asal Pantai Gading tersebut jadi direkrut oleh manajemen PSM artinya saat ini slot pemain asing sudah cukup. Pasalnya, sudah ada tiga pemain asing lainnya yang terlah bergabung yakni Michaeel William Baird, Robertino Pugliara, dan Mario Costas.
(aww)