Persis siap berkompetisi, fisik Mbom Mbom dibenahi
Senin, 24 Februari 2014 - 15:47 WIB
Persis siap berkompetisi, fisik Mbom Mbom dibenahi
A
A
A
Sindonews.com - Pemain seleksi Persis Solo, Mbom Mbom Julien, masih bermasalah dalam kebugaran tubuh. Mantan pemain Persema Malang dan PSMS Medan itu terlihat kurang fit saat diturunkan dalam uji coba Persis Solo versus PSPS Pekanbaru di Stadion Manahan Solo, Minggu (23/2) sore.
Namun demikian, tim pelatih masih tetap akan mempertahankannya. Sebab, soal fisik ini masih bisa dibenahi. Apalagi dari sisi usia, pemain tersebut masih cukup prospek. Pelatih Persis Solo Widyantoro mengakui, kondisi fisik Mbom Mbom belum 100 %.
Namun dari sisi fisik, menurut dia lumayan bagus. Dia masih diberi kesempatan untuk mengikuti tahapan seleksi dan uji coba melawan Martapura FC. ''Coba nanti saya akan koordinasi dengan pelatih fisik dan manajemen, soal kebugaran ini, fisiknya memang kurang. Masih ada waktu untuk memperbaiki fisik,” ungkap dia.
Menurut Wiwid, begitu Widyantoro akrab disapa, Mbom Mbom masih cukup prospektif. Apalagi, informasi yang diterimanya usia yang bersangkutan baru 29 tahun. ''Itu masa-masa emas pemain bola antara usia 28-29 tahun. Insya Allah masih bisa dibenahi,” jelasnya.
Lebih jauh, mantan pemain BPD Jateng di era Galatama dan PSIS Semarang menjelaskan, untuk kuota pemain yang ada saat ini sudah cukup. Skuad yang ada saat ini sudah siap untuk mengikuti kompetisi Divisi Utama 2014. ''Pemain yang ada saat ini sudah cukup. Pemain seleksi Agung Prasetyo (kiper), Fandy Edy dan Wahyu Nugroho akan saya rekomendasi,” ucapnya.
Sementara itu, caretaker manajer Persis Solo Totok Supriyanto mengaku belum mendapat nama-nama pemain baru yang direkomendasikan oleh pelatih. Namun demikian, menurutnya, sejumlah nama yang siap untuk direkomendasi oleh pelatih di antaranya Agung Prasetyo, eks kiper Persepar Palangkaraya, Fandy Edy (eks PSM Makassar) dan Wahyu Nugroho.
''Sinyal-sinyalnya nama-nama pemain itu akan segera direkomendasi. Kalau sudah ada rekomendasi, secepatnya akan saya tindaklanjuti. Kalau Wahyu Nugroho, itu pemain lama Persis Solo,” kata dia.
Totok juga menilai fisik Mbom Mbom masih perlu dibenahi lagi. Karena saat diturunkan melawan PSPS Pekanbaru, tampil kurang maksimal pada babak kedua. Karena baru sehari ikut seleksi, menurutnya Mbom Mbom masih butuh adaptasi lagi. ''Dia diturunkan pada menit ke-60 namun kedodoran, tapi kalau teknik bermain dan kecerdasan, bagus. Sehingga plot lini tengah agak bermasalah,” papar dia.
Setelah laga melawan PSPS Pekanbaru, Laskar Sambernyawa akan menjajal kekuatannya dengan Martapura FC. Pertandingan ini dijadwalkan akan digelar pada Kamis (27/2) mendatang.
Namun demikian, tim pelatih masih tetap akan mempertahankannya. Sebab, soal fisik ini masih bisa dibenahi. Apalagi dari sisi usia, pemain tersebut masih cukup prospek. Pelatih Persis Solo Widyantoro mengakui, kondisi fisik Mbom Mbom belum 100 %.
Namun dari sisi fisik, menurut dia lumayan bagus. Dia masih diberi kesempatan untuk mengikuti tahapan seleksi dan uji coba melawan Martapura FC. ''Coba nanti saya akan koordinasi dengan pelatih fisik dan manajemen, soal kebugaran ini, fisiknya memang kurang. Masih ada waktu untuk memperbaiki fisik,” ungkap dia.
Menurut Wiwid, begitu Widyantoro akrab disapa, Mbom Mbom masih cukup prospektif. Apalagi, informasi yang diterimanya usia yang bersangkutan baru 29 tahun. ''Itu masa-masa emas pemain bola antara usia 28-29 tahun. Insya Allah masih bisa dibenahi,” jelasnya.
Lebih jauh, mantan pemain BPD Jateng di era Galatama dan PSIS Semarang menjelaskan, untuk kuota pemain yang ada saat ini sudah cukup. Skuad yang ada saat ini sudah siap untuk mengikuti kompetisi Divisi Utama 2014. ''Pemain yang ada saat ini sudah cukup. Pemain seleksi Agung Prasetyo (kiper), Fandy Edy dan Wahyu Nugroho akan saya rekomendasi,” ucapnya.
Sementara itu, caretaker manajer Persis Solo Totok Supriyanto mengaku belum mendapat nama-nama pemain baru yang direkomendasikan oleh pelatih. Namun demikian, menurutnya, sejumlah nama yang siap untuk direkomendasi oleh pelatih di antaranya Agung Prasetyo, eks kiper Persepar Palangkaraya, Fandy Edy (eks PSM Makassar) dan Wahyu Nugroho.
''Sinyal-sinyalnya nama-nama pemain itu akan segera direkomendasi. Kalau sudah ada rekomendasi, secepatnya akan saya tindaklanjuti. Kalau Wahyu Nugroho, itu pemain lama Persis Solo,” kata dia.
Totok juga menilai fisik Mbom Mbom masih perlu dibenahi lagi. Karena saat diturunkan melawan PSPS Pekanbaru, tampil kurang maksimal pada babak kedua. Karena baru sehari ikut seleksi, menurutnya Mbom Mbom masih butuh adaptasi lagi. ''Dia diturunkan pada menit ke-60 namun kedodoran, tapi kalau teknik bermain dan kecerdasan, bagus. Sehingga plot lini tengah agak bermasalah,” papar dia.
Setelah laga melawan PSPS Pekanbaru, Laskar Sambernyawa akan menjajal kekuatannya dengan Martapura FC. Pertandingan ini dijadwalkan akan digelar pada Kamis (27/2) mendatang.
(aww)