Persebaya ditinggal tiga bintang muda ke Timnas U-23
Rabu, 26 Februari 2014 - 21:13 WIB
Persebaya ditinggal tiga bintang muda ke Timnas U-23
A
A
A
Sindonews.com - Persebaya ISL terancam kehilangan tiga amunisi mudanya dalam laga away ke kandang Persiba Balikpapan, 8 Maret mendatang. Pasalnya, tiga pemain, salah satunya Fandi Eko Utomo sudah bergabung dalam Training Center (TC) Timnas U-23 di Yogyakarta.
Fandi bergabung sejak awal digelarnya TC, 19 Februari lalu. Sedangkan dua pemain lagi, Novri Setiawan dan Vava Mario Yagalo menyusul ke Yogyakarta usai tampil membela Persebaya U-21 saat laga uji coba melawan Timnas U-19 di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (24/2).
Sesuai agenda Timnas U-23 di bawah pelatih Aji Santoso, rencananya TC tahap pertama akan digelar hingga 7 Maret. Artinya hanya selang sehari dengan pertandingan Persebaya melawan Persiba Balikpapan. Selain itu, pada 5 Maret, Timnas U-23 juga menjalani laga uji coba melawan Malaysia.
Melihat padatnya agenda TC Timnas, kemungkinan besar energi tiga pemain Persebaya bakal terkuras. "Tidak ada masalah. Justru kita bangga ada tiga pemain yang dipanggil Timnas U-23, " ujar Direktur Olahraga Persebaya, Dhimam Abror.
Dari tiga pemain ini, kehilangan Fandi Utomo pasti akan berdampak pada kekuatan tim. Meski kerap turun tampil sebagai pemain pengganti, namun mantan pemain Persela Lamongan itu seperti menjadi kartu as di saat lini depan Persebaya buntu.
Saat laga melawan Persisam Samarinda misalnya, Fandi yang turun di menit ke-46 berhasil mengubah ritme permainan. Selain itu, dia memberikan assist kepada Greg Nwokolo yang akhirnya menjadi satu-satunya gol dan membawa Persebaya menang tipis, 1-0.
Di dua laga beriktunya Fandi langsung menjadi starter saat melawan Persela dan Persiba Bantul. Saat melawan Persela bermain bersama Patrice Nzekou, Persebaya tumbang 0-3. Sedangkan ketika menghadapi Persiba, Fandi yang memegang kendali di lini tengah lebih optimal ketika Nzekou tidak dipasang.
Sementara dua pemain lainya, Novri Setiawan dan Vava Mario Zagalo perannya memang tidak sebesar Fandi. Sebab, Vava belum pernah tampil karena tersisih dengan pemain senior, seperti Ricardo Salampesy, Hasyim Kipuw maupun Ambrizal.
Sedangkan Novri di beberapa laga, masih sempat diturunkan meski hanya di akhir-akhir pertandingan. Posisinya sebagai pemain sayap kerap disiapkan mengantikan dua pemain senior Leo Sahputra maupun M Ilham jika nafasnya sudah kedodoran.
Saat tampil membela Persebaya U-21 melawan Timnas U-19, penampilan Novri banyak menuai pujian. Selain menyumbang satu gol cantik, mobilitas mantan pemain Sriwijaya FC U-21 musim lalu itu juga sering merepotkan pertahanan Evan Dimas dkk.
Ditambahkan Abror, selepas dari menjalani TC Timnas, diharapkan ketiga pemain mudanya bisa lebih matang sehingga bisa menjadi andalan di tim Persebaya. "Pelatih tentu punya padangan sendiri kapan waktu bagi pemain-pemain muda ini akan diberikan kesempatan dalam tim. Mudah-mudahan setelah ikut TC Timnas, bisa bertambah bagi lagi, " harapnya.
Fandi bergabung sejak awal digelarnya TC, 19 Februari lalu. Sedangkan dua pemain lagi, Novri Setiawan dan Vava Mario Yagalo menyusul ke Yogyakarta usai tampil membela Persebaya U-21 saat laga uji coba melawan Timnas U-19 di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (24/2).
Sesuai agenda Timnas U-23 di bawah pelatih Aji Santoso, rencananya TC tahap pertama akan digelar hingga 7 Maret. Artinya hanya selang sehari dengan pertandingan Persebaya melawan Persiba Balikpapan. Selain itu, pada 5 Maret, Timnas U-23 juga menjalani laga uji coba melawan Malaysia.
Melihat padatnya agenda TC Timnas, kemungkinan besar energi tiga pemain Persebaya bakal terkuras. "Tidak ada masalah. Justru kita bangga ada tiga pemain yang dipanggil Timnas U-23, " ujar Direktur Olahraga Persebaya, Dhimam Abror.
Dari tiga pemain ini, kehilangan Fandi Utomo pasti akan berdampak pada kekuatan tim. Meski kerap turun tampil sebagai pemain pengganti, namun mantan pemain Persela Lamongan itu seperti menjadi kartu as di saat lini depan Persebaya buntu.
Saat laga melawan Persisam Samarinda misalnya, Fandi yang turun di menit ke-46 berhasil mengubah ritme permainan. Selain itu, dia memberikan assist kepada Greg Nwokolo yang akhirnya menjadi satu-satunya gol dan membawa Persebaya menang tipis, 1-0.
Di dua laga beriktunya Fandi langsung menjadi starter saat melawan Persela dan Persiba Bantul. Saat melawan Persela bermain bersama Patrice Nzekou, Persebaya tumbang 0-3. Sedangkan ketika menghadapi Persiba, Fandi yang memegang kendali di lini tengah lebih optimal ketika Nzekou tidak dipasang.
Sementara dua pemain lainya, Novri Setiawan dan Vava Mario Zagalo perannya memang tidak sebesar Fandi. Sebab, Vava belum pernah tampil karena tersisih dengan pemain senior, seperti Ricardo Salampesy, Hasyim Kipuw maupun Ambrizal.
Sedangkan Novri di beberapa laga, masih sempat diturunkan meski hanya di akhir-akhir pertandingan. Posisinya sebagai pemain sayap kerap disiapkan mengantikan dua pemain senior Leo Sahputra maupun M Ilham jika nafasnya sudah kedodoran.
Saat tampil membela Persebaya U-21 melawan Timnas U-19, penampilan Novri banyak menuai pujian. Selain menyumbang satu gol cantik, mobilitas mantan pemain Sriwijaya FC U-21 musim lalu itu juga sering merepotkan pertahanan Evan Dimas dkk.
Ditambahkan Abror, selepas dari menjalani TC Timnas, diharapkan ketiga pemain mudanya bisa lebih matang sehingga bisa menjadi andalan di tim Persebaya. "Pelatih tentu punya padangan sendiri kapan waktu bagi pemain-pemain muda ini akan diberikan kesempatan dalam tim. Mudah-mudahan setelah ikut TC Timnas, bisa bertambah bagi lagi, " harapnya.
(aww)