PSM segera jalani tes fisik
Senin, 03 Maret 2014 - 20:36 WIB
PSM segera jalani tes fisik
A
A
A
Sindonews.com - Tim kepelatihan skuad Juku Eja PSM kembali mengendakan, tes VO2max, (ketahanan fisik), usai menjalani tur Kalimantan melawan Persiba Balikpapan, (15/3) mendatang dilanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini.
Hal ini dilakukan, oleh tim kepelatihan untuk mengukur kembali kebugaran Ponaryo Astaman dkk, karena sebelumnya tim berjuluk Laskar Ayam Jantan dari Timur ini sudah melakukan tes di awal Januari lalu. Untuk itu, akhir Maret, akan dilakukan kembali.
Pelatih fisik PSM, Ahmad Rum Bismar mengatakan, pihaknya memang mengangendakan tes tersebut untuk melihat kembali kualitas para pemain. "Maret nanti akan dilakukan tes VO2Max, karena dalam waktu dekat ini kita tidak bisa karena harus persiapan melawan Persiba Balikpapan," kata dia saat dikonfirmasi kemarin.
Bukan hanya itu, untuk ketahanan tubuh pemain, dirinya mengatakan sudah cukup maksimal pasalnya sudah bisa bermain hingga 90 menit. "Cukup baguslah, tinggal mau ditingkatkan saat menjalani lantihan nantinya," papar dia.
Sekedar diketahui, untuk VO2Max dua punggawa PSM diatas rata-rata yakni Syamsul Khaeruddin dan Rasyid Assyahid Bakri. Untuk Rasyid baru-baru ini dirinya mengikuti tes ketahanan fisik di tim nasional Indonesia under 23 di Yogjakarta, mampu bersaing. Bahkan dirinya masuk tiga besar bersama Bayu Gatra dan Resky Pellu.
Saat ini, Meski ketahanan fisik para pemain PSM sudah lebih baik, namun saat ini sejumlah punggawa Juku Eja PSM menderita cedera. Untuk itu, pelatih kepala Rudy William Keltjes juga akan memberikan latihan khusus buat pemain.
Asisten pelatih PSM, Bahar Muharram yang dikonfirmasi soal rencana pelatih fisik PSM ini mengagendakan tes Vo2Max tersebut mengangap hal itu, memang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pemain dan tim. "Ini juga merupakan salah satu yang penting. Jangan hanya taktik yang diasah terus," pungkasnya.
Hal ini dilakukan, oleh tim kepelatihan untuk mengukur kembali kebugaran Ponaryo Astaman dkk, karena sebelumnya tim berjuluk Laskar Ayam Jantan dari Timur ini sudah melakukan tes di awal Januari lalu. Untuk itu, akhir Maret, akan dilakukan kembali.
Pelatih fisik PSM, Ahmad Rum Bismar mengatakan, pihaknya memang mengangendakan tes tersebut untuk melihat kembali kualitas para pemain. "Maret nanti akan dilakukan tes VO2Max, karena dalam waktu dekat ini kita tidak bisa karena harus persiapan melawan Persiba Balikpapan," kata dia saat dikonfirmasi kemarin.
Bukan hanya itu, untuk ketahanan tubuh pemain, dirinya mengatakan sudah cukup maksimal pasalnya sudah bisa bermain hingga 90 menit. "Cukup baguslah, tinggal mau ditingkatkan saat menjalani lantihan nantinya," papar dia.
Sekedar diketahui, untuk VO2Max dua punggawa PSM diatas rata-rata yakni Syamsul Khaeruddin dan Rasyid Assyahid Bakri. Untuk Rasyid baru-baru ini dirinya mengikuti tes ketahanan fisik di tim nasional Indonesia under 23 di Yogjakarta, mampu bersaing. Bahkan dirinya masuk tiga besar bersama Bayu Gatra dan Resky Pellu.
Saat ini, Meski ketahanan fisik para pemain PSM sudah lebih baik, namun saat ini sejumlah punggawa Juku Eja PSM menderita cedera. Untuk itu, pelatih kepala Rudy William Keltjes juga akan memberikan latihan khusus buat pemain.
Asisten pelatih PSM, Bahar Muharram yang dikonfirmasi soal rencana pelatih fisik PSM ini mengagendakan tes Vo2Max tersebut mengangap hal itu, memang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pemain dan tim. "Ini juga merupakan salah satu yang penting. Jangan hanya taktik yang diasah terus," pungkasnya.
(wbs)