Rudiyana, menabung kepercayaan
Rabu, 05 Maret 2014 - 07:11 WIB
Rudiyana, menabung kepercayaan
A
A
A
Sindonews.com - Tiga gol berhasil dia lesakan saat Persib Bandung mencukur UNI di Stadion Persib, kemarin. Meski hanya berlabel uji coba dan menghadapi tim di bawah kelas, namun itu cukup untuk menabung kepercayaan pelatih akan potensi dirinya.
Sebagai pemain muda, 22 tahun, Rudiyana terbilang pemain yang konsisten dalam beberapa pertandingan. Setelah mencetak gol perdana ketika Persib melumat adik tingkatannya Persib U-21 9-0, Rudiyana tidak pernah absen mencetak gol.
Bahkan saat menjalani partai internasional melawan tim Thailand, Rajpracha FC, pemain bernomor 11 ini berhasil memecah kebuntuan tim. Rudi mencetak gol pembuka setelah 50 menit serangan Persib tak kunjung membuahkan hasil.
Potensi sebagai penyerang subur kembali dia peragakan pada dua uji coba terakhir Persib. Dua gol dia sumbangkan saat Persib melumat IM UD Rahayu 7-1 dan yang terakhir tiga gol melawan UNI, kemarin.
Tampil menggantikan Tony Sucipto di pertengahan babak kedua, Rudi langsung tancap gas. Namun dua peluang awal tidak bisa berbuah gol. Sementara di kesempatan ketiga, dia berhasil membuat pelatih sumringah dengan golnya.
Berdasarkan statistik pertandingan, pemain yang naik kelas dari Persib U-21 berhasil mencetak delapan gol dari total lima pertandingan dengan menit bermain kurang dari 45 menit per pertandingan. Performa pemain bergaya rambut mohawk ini pun terus menanjak dilihat dari koleksi golnya.
Meski tampil apik, memang Rudi masih membutuhkan menit bermain lebih banyak. Karena setelah satu tersebut dia kembali kesulitan menambahnya. Total dari enam peluang, dia sukses mencatat tiga gol. "Memang saya kurang konsentrasi di awal pertandingan," ungkap Rudiyana kepada HATTRIK seusai laga.
Banyak membuang peluang menjadi pelajaran utama dalam setiap pertandingannya, termasuk melawan UNI. "Penting memaksimalkan peluang menjadi gol. Soalnya dari enam peluang, yang berhasil terbuang tiga," kata dia.
Meski begitu penampilan Rudiayan diapresiasi baik oleh Pelatih Djadjang Nurjaman. "Rudiyana cukup punya potensi walaupun banyak membuang peluang. Tapi ya wajar karena masih perlu diasah," kata dia.
Disinggung mengenai kapan dia akan diturunkan pada partai resmi, Djadjang enggan menjawabnya. "Kita lihat nanti," jawabnya sambil tersenyum. Sebuah sinyalemen baik untuk karirnya bersama Maung Bandung
Sebagai pemain muda, 22 tahun, Rudiyana terbilang pemain yang konsisten dalam beberapa pertandingan. Setelah mencetak gol perdana ketika Persib melumat adik tingkatannya Persib U-21 9-0, Rudiyana tidak pernah absen mencetak gol.
Bahkan saat menjalani partai internasional melawan tim Thailand, Rajpracha FC, pemain bernomor 11 ini berhasil memecah kebuntuan tim. Rudi mencetak gol pembuka setelah 50 menit serangan Persib tak kunjung membuahkan hasil.
Potensi sebagai penyerang subur kembali dia peragakan pada dua uji coba terakhir Persib. Dua gol dia sumbangkan saat Persib melumat IM UD Rahayu 7-1 dan yang terakhir tiga gol melawan UNI, kemarin.
Tampil menggantikan Tony Sucipto di pertengahan babak kedua, Rudi langsung tancap gas. Namun dua peluang awal tidak bisa berbuah gol. Sementara di kesempatan ketiga, dia berhasil membuat pelatih sumringah dengan golnya.
Berdasarkan statistik pertandingan, pemain yang naik kelas dari Persib U-21 berhasil mencetak delapan gol dari total lima pertandingan dengan menit bermain kurang dari 45 menit per pertandingan. Performa pemain bergaya rambut mohawk ini pun terus menanjak dilihat dari koleksi golnya.
Meski tampil apik, memang Rudi masih membutuhkan menit bermain lebih banyak. Karena setelah satu tersebut dia kembali kesulitan menambahnya. Total dari enam peluang, dia sukses mencatat tiga gol. "Memang saya kurang konsentrasi di awal pertandingan," ungkap Rudiyana kepada HATTRIK seusai laga.
Banyak membuang peluang menjadi pelajaran utama dalam setiap pertandingannya, termasuk melawan UNI. "Penting memaksimalkan peluang menjadi gol. Soalnya dari enam peluang, yang berhasil terbuang tiga," kata dia.
Meski begitu penampilan Rudiayan diapresiasi baik oleh Pelatih Djadjang Nurjaman. "Rudiyana cukup punya potensi walaupun banyak membuang peluang. Tapi ya wajar karena masih perlu diasah," kata dia.
Disinggung mengenai kapan dia akan diturunkan pada partai resmi, Djadjang enggan menjawabnya. "Kita lihat nanti," jawabnya sambil tersenyum. Sebuah sinyalemen baik untuk karirnya bersama Maung Bandung
(wbs)