Lini belakang Persis gampang tembus
Jum'at, 07 Maret 2014 - 15:29 WIB
Lini belakang Persis gampang tembus
A
A
A
Sindonews.com - Persis Solo masih bermasalah di lini belakang. Dalam dua kali laga ujicoba terakhir, laskar Sambernyawa harus menelan kekalahan beruntun. Terakhir saat dijamu Persinga Ngawi harus menyerah dengan kedudukan 2 : 1.
Kemudian dengan tim debutan Divisi Utama, Martapura FC juga harus mengakui keunggulan anak asuh Frans Sinatra tersebut 2 : 1, meski tampil di depan publik sendiri. Kondisi tersebut harus
segera disikapi, mumpung kompetisi digelar masih pertengahan April mendatang. Apalagi tahun ini Persis Solo menargetkan promosi ke Indonesia Super League (ISL).
Pelatih Persis Widyantoro mengakui lini belakangnya saat ini masih payah. Di antara pemain belakang yang ada saat ini belum mampu melakukan koordinasi dengan baik. "Kita memang bermasalah di lini belakang. Komunikasi antar pemain masih lemah," kata dia kemarin. Skuad empat
pemain di lini belakang PSIS pada bek kiri Fandy Edy, center back Marcelo Cirelli dan Liswanto, kemudian back kanan Dwi Joko.
Penampilan Dwi Joko menggantikan Hendri Aprilianto yang dibekap cedera dinilai belum maksimal. Wiwid menilai tampil dua kali ujicoba Dwi Joko tampil kurang optimal. Dia belum bisa koordinasi dengan pemain belakang lainnya. "Koordinasi back forward dan recovery belum dijalankan dengan
baik. Ini akan kami benahi ke depan, saat ujicoba dengan PPSM Magelang Minggu (9/3) di Manahan Solo," ujar mantan pemain BPD Jateng dan PSIS Semarang ini.
Di sisi lain, Wiwid, panggilan akrab Widyantoro memuji performa dari Mbombom Julien. Pemain tengah asal Kamerun itu sudah menunjukkan perkembangan yang baik. Namun dia masih akan terus
memantau performanya. "Progres Mbombom bagus, dia akan saya turunkan lawan PPSM," paparnya.
Kemudian dengan tim debutan Divisi Utama, Martapura FC juga harus mengakui keunggulan anak asuh Frans Sinatra tersebut 2 : 1, meski tampil di depan publik sendiri. Kondisi tersebut harus
segera disikapi, mumpung kompetisi digelar masih pertengahan April mendatang. Apalagi tahun ini Persis Solo menargetkan promosi ke Indonesia Super League (ISL).
Pelatih Persis Widyantoro mengakui lini belakangnya saat ini masih payah. Di antara pemain belakang yang ada saat ini belum mampu melakukan koordinasi dengan baik. "Kita memang bermasalah di lini belakang. Komunikasi antar pemain masih lemah," kata dia kemarin. Skuad empat
pemain di lini belakang PSIS pada bek kiri Fandy Edy, center back Marcelo Cirelli dan Liswanto, kemudian back kanan Dwi Joko.
Penampilan Dwi Joko menggantikan Hendri Aprilianto yang dibekap cedera dinilai belum maksimal. Wiwid menilai tampil dua kali ujicoba Dwi Joko tampil kurang optimal. Dia belum bisa koordinasi dengan pemain belakang lainnya. "Koordinasi back forward dan recovery belum dijalankan dengan
baik. Ini akan kami benahi ke depan, saat ujicoba dengan PPSM Magelang Minggu (9/3) di Manahan Solo," ujar mantan pemain BPD Jateng dan PSIS Semarang ini.
Di sisi lain, Wiwid, panggilan akrab Widyantoro memuji performa dari Mbombom Julien. Pemain tengah asal Kamerun itu sudah menunjukkan perkembangan yang baik. Namun dia masih akan terus
memantau performanya. "Progres Mbombom bagus, dia akan saya turunkan lawan PPSM," paparnya.
(wbs)