Karier Mourinho berakhir di timnas Portugal
Jum'at, 07 Maret 2014 - 16:30 WIB
Karier Mourinho berakhir di timnas Portugal
A
A
A
Sindonews.com – Pelatih Chelsea Jose Mourinho tak menapik kemungkinan bakal mengarsiteki timnas Portugal. Namun, rencana tersebut tak akan ia wujudkan dalam waktu dekat ini.
Mourinho terbilang cukup sukses saat mengarsiteki sebuah tim. Porto, Inter Milan, Real Madrid dan Chelsea berhasil ia bawa meraih gelar juara.
Sementara prestasi Portugal terbilang jauh dari kata memuaskan. Prestasi terbaik tim berjuluk Seleccao itu yakni finis diurutan keempat pada Piala Dunia 2006 di Jerman dan finis di semifinal Piala Eropa 2012.
Rapor apik Mourinho tak ayal membuat pelatih berusia 50 tahun itu kerap mendapatkan pertanyaan soal peluangnya menjadi arsitek timnas Portugal. Menjawab pertanyaan tersebut, Mourinho bersedia mengarsiteki Portugal asal dirinya sudah memasuki masa pensiun.
“Itu tak akan terjadi dalam karier saya, tapi di akhir karier saya. Saya tak ingin melakukan itu di karier saya, saya tak memiliki kualitas menjadi pelatih timnas karena pelatih timnas harus beradaptasi dengan cepat," ungkap Mourinho seperti dikutip Eurosport, Jumat (7/3).
"Mereka harus beradaptasi dengan cepat karena mereka hanya bertemu pemain satu kali dalam satu bulan dan berlatih dua kali dalam satu bulan. Jadi pekerjaan itu bukan untuk saya. Pekerjaan itu untuk saya jika saya ingin mengakhiri karier saya. Pekerjaan itu membuat saya memiliki banyak waktu untuk beristirahat tapi saat ini saya ingin tetap berlatih,” pungkasnya.
Mourinho terbilang cukup sukses saat mengarsiteki sebuah tim. Porto, Inter Milan, Real Madrid dan Chelsea berhasil ia bawa meraih gelar juara.
Sementara prestasi Portugal terbilang jauh dari kata memuaskan. Prestasi terbaik tim berjuluk Seleccao itu yakni finis diurutan keempat pada Piala Dunia 2006 di Jerman dan finis di semifinal Piala Eropa 2012.
Rapor apik Mourinho tak ayal membuat pelatih berusia 50 tahun itu kerap mendapatkan pertanyaan soal peluangnya menjadi arsitek timnas Portugal. Menjawab pertanyaan tersebut, Mourinho bersedia mengarsiteki Portugal asal dirinya sudah memasuki masa pensiun.
“Itu tak akan terjadi dalam karier saya, tapi di akhir karier saya. Saya tak ingin melakukan itu di karier saya, saya tak memiliki kualitas menjadi pelatih timnas karena pelatih timnas harus beradaptasi dengan cepat," ungkap Mourinho seperti dikutip Eurosport, Jumat (7/3).
"Mereka harus beradaptasi dengan cepat karena mereka hanya bertemu pemain satu kali dalam satu bulan dan berlatih dua kali dalam satu bulan. Jadi pekerjaan itu bukan untuk saya. Pekerjaan itu untuk saya jika saya ingin mengakhiri karier saya. Pekerjaan itu membuat saya memiliki banyak waktu untuk beristirahat tapi saat ini saya ingin tetap berlatih,” pungkasnya.
(wbs)