Madura United tak ciut nyali
Sabtu, 08 Maret 2014 - 15:39 WIB
Madura United tak ciut nyali
A
A
A
Sindonews.com - Sape Kerap, demikian Persepam Madura United menjuluki dirinya, tak silau dengan dominasi Persela Lamongan dalam hal rekor pertemuan. Walau Persela memiliki rekor pertemuan lebih baik, Persepam menjamin tak akan mudah mendapat kemenangan.
Kapten tim Persepam Zaenal Arif menuturkan, tim dalam situasi bagus untuk menghadapi segala kondisi di Stadion Surajaya, Lamongan. Pada pertandingan Senin (10/3) nanti, Persepam tidak akan ciut nyali walau memiliki sejarah buruk di Lamongan.
Pada laga pembuka Indonesia Super League (ISL) 2012-2013 silam, Sape Kerap dihantam empat gol tanpa balas. Bagi Zaenal Arif, pemain paling senior di Persepam, tidak ada alasan hasil buruk tersebut bakal terulang karena situasinya kini sudah berbeda.
"Dulu saat dikalahkan Persela, kami adalah tim yang menjalani debut di ISL. Itu pertandingan pertama Persepam di ISL jadi wajar kalau masih buruk. Sekarang kondisinya jauh berbeda karena secara teknik dan mental kami lebih stabil," demikian alasan Zaenal Arif.
Dia juga menyodorkan fakta bahwa rekan-rekannya memiliki kemampuan untuk menduland angka di kandang lawan. Keberhasilan menahan Persipura Jayapura dan Persisam Samarinda menurutnya menjadi gambaran bagaimana timnya musim ini lebih dewasa.
"Kami lebih punya kepercayaan diri," lanjut eks pemain Persita ini, "juga kemauan besar untuk tidak gampang dikalahkan. Setelah kekalahan besar atas Perseru Serui, para pemain ingin mengubah situasi dan sampai sekarang hasilnya positif."
Soal posisi Persepam yang masih di papan bawah, sang kapten beranggapan itu hanya persoalan jadwal pertandingan. Sampai saat ini Sape Kerap baru melakoni satu laga kandang dan tiga pertandingan away. Kala sekali dari Perseru dikatakannya masih di ambang wajar.
Persepam Madura United datang ke Lamongan dengan kekuatan 18 pemain. Lini belakang dipastikan berkurang kekuatan dengan masih cederanya full back kiri Michael Orah. Selain ini Nopendi yang masih menjalani operasi lutut juga terlebih dulu absen dalam waktu lama.
Dalam daftar pemain yang dibawa ke Lamongan, terdapat Aditya Putra Dewa dan Kokok Roniarto yany mungkin jadi pengganjal posisi Michael Orah. Sementara bek kanan tak masalah karena Denny Rumba dalam kondisi sangat siap bertanding.
"Menurut keterangan medis, Michael Orah masih belum bisa dipaksakan bermain karena masa pemulihan. Dia baru menjalani latihan ringan. Walau ada yang cedera, saya rasa bukan alasan untuk mengubah target. Persepam bertanding demi poin," jelas Manajer Persepam Achsanul Qosasi.
Selain lini belakang, tidak ada masalah apa pun yang dihadapi tim kebanggaan Pulau Garam. Pemain kunci seperti Fachrudin Wahyudi, Slamet Nur Cahyo, Silvio Escobar, Zaenal Arif, Busari, hingga Jose Jara, semuanya dalam kondisi siap dimainkan.
Menariknya, di posisi kiper tidak ada nama Syaifudin dalam rombongan tim. Posisinya digeser kiper muda Aji Saka yang baru bergabung akhir Februari lalu. Aji Saka yang menjadi bagian tim nasional U-23, bakal menjadi pelapis Gery Mandagi.
Kapten tim Persepam Zaenal Arif menuturkan, tim dalam situasi bagus untuk menghadapi segala kondisi di Stadion Surajaya, Lamongan. Pada pertandingan Senin (10/3) nanti, Persepam tidak akan ciut nyali walau memiliki sejarah buruk di Lamongan.
Pada laga pembuka Indonesia Super League (ISL) 2012-2013 silam, Sape Kerap dihantam empat gol tanpa balas. Bagi Zaenal Arif, pemain paling senior di Persepam, tidak ada alasan hasil buruk tersebut bakal terulang karena situasinya kini sudah berbeda.
"Dulu saat dikalahkan Persela, kami adalah tim yang menjalani debut di ISL. Itu pertandingan pertama Persepam di ISL jadi wajar kalau masih buruk. Sekarang kondisinya jauh berbeda karena secara teknik dan mental kami lebih stabil," demikian alasan Zaenal Arif.
Dia juga menyodorkan fakta bahwa rekan-rekannya memiliki kemampuan untuk menduland angka di kandang lawan. Keberhasilan menahan Persipura Jayapura dan Persisam Samarinda menurutnya menjadi gambaran bagaimana timnya musim ini lebih dewasa.
"Kami lebih punya kepercayaan diri," lanjut eks pemain Persita ini, "juga kemauan besar untuk tidak gampang dikalahkan. Setelah kekalahan besar atas Perseru Serui, para pemain ingin mengubah situasi dan sampai sekarang hasilnya positif."
Soal posisi Persepam yang masih di papan bawah, sang kapten beranggapan itu hanya persoalan jadwal pertandingan. Sampai saat ini Sape Kerap baru melakoni satu laga kandang dan tiga pertandingan away. Kala sekali dari Perseru dikatakannya masih di ambang wajar.
Persepam Madura United datang ke Lamongan dengan kekuatan 18 pemain. Lini belakang dipastikan berkurang kekuatan dengan masih cederanya full back kiri Michael Orah. Selain ini Nopendi yang masih menjalani operasi lutut juga terlebih dulu absen dalam waktu lama.
Dalam daftar pemain yang dibawa ke Lamongan, terdapat Aditya Putra Dewa dan Kokok Roniarto yany mungkin jadi pengganjal posisi Michael Orah. Sementara bek kanan tak masalah karena Denny Rumba dalam kondisi sangat siap bertanding.
"Menurut keterangan medis, Michael Orah masih belum bisa dipaksakan bermain karena masa pemulihan. Dia baru menjalani latihan ringan. Walau ada yang cedera, saya rasa bukan alasan untuk mengubah target. Persepam bertanding demi poin," jelas Manajer Persepam Achsanul Qosasi.
Selain lini belakang, tidak ada masalah apa pun yang dihadapi tim kebanggaan Pulau Garam. Pemain kunci seperti Fachrudin Wahyudi, Slamet Nur Cahyo, Silvio Escobar, Zaenal Arif, Busari, hingga Jose Jara, semuanya dalam kondisi siap dimainkan.
Menariknya, di posisi kiper tidak ada nama Syaifudin dalam rombongan tim. Posisinya digeser kiper muda Aji Saka yang baru bergabung akhir Februari lalu. Aji Saka yang menjadi bagian tim nasional U-23, bakal menjadi pelapis Gery Mandagi.
(wbs)