Laskar Joko Tingkir andalkan sayap
Senin, 10 Maret 2014 - 13:15 WIB
Laskar Joko Tingkir andalkan sayap
A
A
A
Sindonews.com - Persela Lamongan hampir dipastikan tetap memeragakan kekuatan sayap saat menyambut Persepam Madura United di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin (10/3). Sektor tersebut menjadi kekuatan vital Persela di Indonesia Super League (ISL) 2014.
Jika Pelatih Persela Eduard Tjong tetap mempertahankan skema 4-4-2, maka Stadion Surajaya akan menjadi panggung pemain sayap. Persela memiliki sirip dengan kecepatan dan dribble memadai, yakni Zaenal Arifin dslan Arif Ariyanto.
Keduanya kerap membuka peluang lewat tusukan atau crossing. Eduard sendiri menyatakan tak akan banyak melakukan pembedahan terkait strategi dan posisi pemain. Artinya, serangan yang berporos pada pemain sayap bakal disuguhkan tuan rumah. "Tidak ada banyak perubahan taktik," kata Edu, sapaan Eduard Tjong.
"Kami bermain di kandang dan harus mendominasi permainan. Persela memiliki kekuatan di posisi sayap dan akan berupaya dioptimalkan. Tapi bukan berarti serangan monoton dari sana, karena lini tengah juga bisa memberikan tekanan," jelas Edu.
Dia yakin Persepam sudah paham potensi pemain sayap miliknya dan menyiapkan antisipasi. Soal itu dirinya tidak khawatir karena pergerakan pemain menurutnya sangat fleksibel. Pemain sayap tak harus selalu di posisinya untuk mengacaukan konsentrasi lawan.
Mobilitas sekaligus kreativitas pemain dikatakannya bakal sangat penting untuk menembus pertahanan lawan. Dia tak menampik Persepam adalah tim yang memiliki keseimbangan dalam bertahan dan menyerang. Sejumlah pemain disebutnya punya potensi menjadi ancaman.
"Ada Zaenal Arif, (Silvio) Escobar, dan beberapa pemain bagus di Persepam. Kami tetap harus konsentrasi di segala lini agar tidak kecolongan," tambah eks pelatih Persis Solo.
Sebagai target awal, Edu menginginkan timnya tampil minimal seperti kala mengalahkan Persebaya dan PSM Makassar. Jika mengandalkan sayap lewat Zaenal Arifin dan Arif Ariyanto, maka lini tengah tetap menjadi milik Serdjan Lopicic dan Catur Pamungkas. Belakangan kolaborasi dua pemain tengan itu menunjukkan kemajuan. Mereka bakal menopang duet striker Addison Alves dan Bijahil Chalwa.
Persela Lamongan (4-4-2):
Khoirul Huda (gk), Taufik Kasrun, Roman Golian, Suroso, Dodok Anang; Zaenal Arifin, Catur Pamungkas, Serdjan Lopicic, Arif Ariyanto; Bijahil Chalwa, Addison Alves.
Persepam MU (4-4-1-1):
Gery Mandagi (gk), Denny Rumba, Fachrudin Wahyudi, Aboubakar Sillah, Aditya Putra; Issack Djober, Ade Suhendra, Jose Jara, Busari; Zaenal Arif; Silvio Escobar.
Jika Pelatih Persela Eduard Tjong tetap mempertahankan skema 4-4-2, maka Stadion Surajaya akan menjadi panggung pemain sayap. Persela memiliki sirip dengan kecepatan dan dribble memadai, yakni Zaenal Arifin dslan Arif Ariyanto.
Keduanya kerap membuka peluang lewat tusukan atau crossing. Eduard sendiri menyatakan tak akan banyak melakukan pembedahan terkait strategi dan posisi pemain. Artinya, serangan yang berporos pada pemain sayap bakal disuguhkan tuan rumah. "Tidak ada banyak perubahan taktik," kata Edu, sapaan Eduard Tjong.
"Kami bermain di kandang dan harus mendominasi permainan. Persela memiliki kekuatan di posisi sayap dan akan berupaya dioptimalkan. Tapi bukan berarti serangan monoton dari sana, karena lini tengah juga bisa memberikan tekanan," jelas Edu.
Dia yakin Persepam sudah paham potensi pemain sayap miliknya dan menyiapkan antisipasi. Soal itu dirinya tidak khawatir karena pergerakan pemain menurutnya sangat fleksibel. Pemain sayap tak harus selalu di posisinya untuk mengacaukan konsentrasi lawan.
Mobilitas sekaligus kreativitas pemain dikatakannya bakal sangat penting untuk menembus pertahanan lawan. Dia tak menampik Persepam adalah tim yang memiliki keseimbangan dalam bertahan dan menyerang. Sejumlah pemain disebutnya punya potensi menjadi ancaman.
"Ada Zaenal Arif, (Silvio) Escobar, dan beberapa pemain bagus di Persepam. Kami tetap harus konsentrasi di segala lini agar tidak kecolongan," tambah eks pelatih Persis Solo.
Sebagai target awal, Edu menginginkan timnya tampil minimal seperti kala mengalahkan Persebaya dan PSM Makassar. Jika mengandalkan sayap lewat Zaenal Arifin dan Arif Ariyanto, maka lini tengah tetap menjadi milik Serdjan Lopicic dan Catur Pamungkas. Belakangan kolaborasi dua pemain tengan itu menunjukkan kemajuan. Mereka bakal menopang duet striker Addison Alves dan Bijahil Chalwa.
Persela Lamongan (4-4-2):
Khoirul Huda (gk), Taufik Kasrun, Roman Golian, Suroso, Dodok Anang; Zaenal Arifin, Catur Pamungkas, Serdjan Lopicic, Arif Ariyanto; Bijahil Chalwa, Addison Alves.
Persepam MU (4-4-1-1):
Gery Mandagi (gk), Denny Rumba, Fachrudin Wahyudi, Aboubakar Sillah, Aditya Putra; Issack Djober, Ade Suhendra, Jose Jara, Busari; Zaenal Arif; Silvio Escobar.
(aww)