Diiringi adu pukul, Persis Solo cukur PPSM
Senin, 10 Maret 2014 - 21:03 WIB
Diiringi adu pukul, Persis Solo cukur PPSM
A
A
A
Sindonews.com - Laskar Sambernyawa Persis Solo berhasil mencukur tamunya PPSM Magelang dengan sekor 3-0 dalam laga uji coba di Stadion Manahan Solo, Senin (10/3) petang.
Sejak awal pertandingan, tim tuan rumah yang dimotori oleh Feriyanto dan Tinton Suharto, mulai melakukan penyerangan di lini pertahanan tim tamu. Beberapa peluang sempat diciptakan oleh anak asuh dari Widiyantoro tersebut, namun berhasil dimentahkan oleh lini pertahanan
PPSM Magelang.
Memasuki menit ke 23, tensi pertandingan mulai memanas, beberapa kali pemain kedua tim, tampak melakukan provokasi hingga menghasilkan beberapa pelanggaran. Hingga puncaknya Pemain Persis Solo Tinton Suharto dan Pemain PPSM Dodit Fitrio diusir oleh wasit keluar lapangan akibat terlibat adu pukul.
Setelah kedua pemain dikeluarkan wasit, tensi permainan mulai menurun. Pemain Persis Robi akhirnya menjebol gawang PPSM Magelang yang dijaga oleh Rio yang memanfaatkan umpan dari Andrid pada menit ke 37. Gol tersebut, bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persis yang didukung oleh ribuang suporter Pasoepati kembali melancarkan serangan. Baru enam menit babak kedua berjalan, pemain Persis Feryanto, langsung menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan tendangan pojok dari Andrid, dan memaksa penjaga gawang PPSM memungut bola untuk kedua kalinya.
Kememangan tuan rumah ditutup oleh gol pemain Persis Solo, Cireli pada menit ke 69. Keunggulan terseebut langsung disamnbut sorak sorai oleh ribuan pasoepati yang hadir.
Pelatih Persis Widiantoro menyebutkan kemenangan anak asuhnya pada uji coba kali ini belum membuat dirinya lega. Pasalnya anak asuhnya tersebut masih banyak melakukan kesalahan hingga akhirnya terjadi perkelahian yang menyebabkan pemainnya diusir.
Pihaknya mengaku tim besutannya itu masih perlu pembenahan di semua lini agar bisa bermain baik. "Mereka masih tempramental dan belum tenang, kita masih perlu pembenahan di sana-sini agar tercipta komposisi yang baik untuk menghadapi kompetisi musim depan," ucapnya.
Meskipun demikian, pihaknya mengaku menghargai perjuangan keras yang dilakukan oleh anak asuhnya tersebut. Apapun yang dilakukan oleh anak asuhnya tersebut bakal menjadi bahan evaluasi untuk musim depan.
Sementara itu, pelatih PPSM, M Hasan, menyebutkan, pihaknya juga masih melakukan evaluasi terhadap hasil pertandingan itu. Pihaknya mengaku keributan yang terjadi itu perlu dibenahi agar tidak menjadi masalah ke depannya.
Sejak awal pertandingan, tim tuan rumah yang dimotori oleh Feriyanto dan Tinton Suharto, mulai melakukan penyerangan di lini pertahanan tim tamu. Beberapa peluang sempat diciptakan oleh anak asuh dari Widiyantoro tersebut, namun berhasil dimentahkan oleh lini pertahanan
PPSM Magelang.
Memasuki menit ke 23, tensi pertandingan mulai memanas, beberapa kali pemain kedua tim, tampak melakukan provokasi hingga menghasilkan beberapa pelanggaran. Hingga puncaknya Pemain Persis Solo Tinton Suharto dan Pemain PPSM Dodit Fitrio diusir oleh wasit keluar lapangan akibat terlibat adu pukul.
Setelah kedua pemain dikeluarkan wasit, tensi permainan mulai menurun. Pemain Persis Robi akhirnya menjebol gawang PPSM Magelang yang dijaga oleh Rio yang memanfaatkan umpan dari Andrid pada menit ke 37. Gol tersebut, bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persis yang didukung oleh ribuang suporter Pasoepati kembali melancarkan serangan. Baru enam menit babak kedua berjalan, pemain Persis Feryanto, langsung menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan tendangan pojok dari Andrid, dan memaksa penjaga gawang PPSM memungut bola untuk kedua kalinya.
Kememangan tuan rumah ditutup oleh gol pemain Persis Solo, Cireli pada menit ke 69. Keunggulan terseebut langsung disamnbut sorak sorai oleh ribuan pasoepati yang hadir.
Pelatih Persis Widiantoro menyebutkan kemenangan anak asuhnya pada uji coba kali ini belum membuat dirinya lega. Pasalnya anak asuhnya tersebut masih banyak melakukan kesalahan hingga akhirnya terjadi perkelahian yang menyebabkan pemainnya diusir.
Pihaknya mengaku tim besutannya itu masih perlu pembenahan di semua lini agar bisa bermain baik. "Mereka masih tempramental dan belum tenang, kita masih perlu pembenahan di sana-sini agar tercipta komposisi yang baik untuk menghadapi kompetisi musim depan," ucapnya.
Meskipun demikian, pihaknya mengaku menghargai perjuangan keras yang dilakukan oleh anak asuhnya tersebut. Apapun yang dilakukan oleh anak asuhnya tersebut bakal menjadi bahan evaluasi untuk musim depan.
Sementara itu, pelatih PPSM, M Hasan, menyebutkan, pihaknya juga masih melakukan evaluasi terhadap hasil pertandingan itu. Pihaknya mengaku keributan yang terjadi itu perlu dibenahi agar tidak menjadi masalah ke depannya.
(wbs)