Elang Jawa komparasi skuad inti
Kamis, 13 Maret 2014 - 02:31 WIB
Elang Jawa komparasi skuad inti
A
A
A
Sindonews.com - Tim pelatih PSS Sleman merotasi pemain saat melawan klub amatir Persiba Banyumas pada Kamis (13/3) sore nanti. Rotasi itu dilakukan untuk komparasi skuad sebelum menentukan pemain inti Elang Jawa.
Pelatih Kepala PSS Sleman Sartono Anwar mengatakan, saat ini setidaknya sudah 70 persen tim intinya terbentuk. Sisanya, dia masih melakukan bongkar pasang pemain yang dirasa bisa mengembangkan permainan. ''30 persen nanti masih kita cari-cari,” katanya.
Dua laga uji coba ini pun dimanfaatkannya untuk memberi kesempatan kepada para pemain yang jarang tampil. Sehingga, semua anak-anak asuhannya bisa menunjukkan perkembangannya dan bisa untuk dipertimbangkan ke skuad inti. ''Semua kan butuh jam terbang. Mereka harus merasakannya,” tuturnya.
Dalam dua laga uji coba terakhir melawan tim dari kompetisi Indonesia Super League (ISL), yaitu Persiram Raja Ampat dan Putra Samarinda, Sartono memang memasang mayoritas skuad utama. Mereka yang dipasang sebagai starter dianggap mempunyai kekuatan skill dan kecepatan yang dibutuhkan.
Di antaranya seperti, Saktiawan Sinaga dan Guy Junior di lini depan. Kemudian, ada Anang Hadi, Ridwan Awaludin di lini tengah yang tak tergantikan. Serta, hampir sempurnanya di lini pertahanan yang diisi oleh Waluyo, Aang Suparman, dan Kristian Adelmund.
Di lini tengah, Sartono memang masih melakukan beberapa kreasi. Apalagi dia juga masih mempunyai pemain seleksi, Agus Awang Setyawan, eks Persitema Temanggung di posisi gelandang bertahan. Awang saat menjamu Putra Samarinda memang dirasanya cukup baik. Dia mampu menjalankan perannya yaitu merusak permainan lawan.
Namun, M Irfan yang juga di posisi gelandang, mampu untuk mengembangkan tim. Ia yang menggantikan Awang di babak kedua. Selain membantu serangan juga bisa menyeimbangkan lini pertahanan.
Beberapa pemain yang tidak diturunkan dalam dua laga terakhir itu pun nantinya bisa untuk dimainkan pada uji coba nanti, lawan Persibas dan PSCS Cilacap. Seperti, Wahyu Gunawan, Taji Prasetyo di posisi bek, Eko Setyawan dan Eli Nasuka di posisi tengah, serta Hermawan Putra Jati di striker.
Serta, mencari posisi kiper utama. Amin Syarifudin yang belum lama ini direkomendasikan pelatih untuk dinego, memang tetap harus bersaing dengan penjaga gawang keduanya, Ali Barkah.
Edy Broto, asisten pelatih PSS Sleman menambahkan, skuad intinya nanti baru akan terbentuk pada pra kompetisi mendatang, yaitu sekitar seminggu sebelum dimulainya Divisi Utama. “Sekarang masih jauh, kita masih bongkar pasang tim,” tuturnya.
Selain mencoba peman yang jarang diturunkan, pada dua laga uji coba itu juga untuk menambah mental pemain. Sebab, sejauh ini PSS Sleman belum pernah melakukan laga tandang dengan tekanan dari suporter lawan.
Pelatih Kepala PSS Sleman Sartono Anwar mengatakan, saat ini setidaknya sudah 70 persen tim intinya terbentuk. Sisanya, dia masih melakukan bongkar pasang pemain yang dirasa bisa mengembangkan permainan. ''30 persen nanti masih kita cari-cari,” katanya.
Dua laga uji coba ini pun dimanfaatkannya untuk memberi kesempatan kepada para pemain yang jarang tampil. Sehingga, semua anak-anak asuhannya bisa menunjukkan perkembangannya dan bisa untuk dipertimbangkan ke skuad inti. ''Semua kan butuh jam terbang. Mereka harus merasakannya,” tuturnya.
Dalam dua laga uji coba terakhir melawan tim dari kompetisi Indonesia Super League (ISL), yaitu Persiram Raja Ampat dan Putra Samarinda, Sartono memang memasang mayoritas skuad utama. Mereka yang dipasang sebagai starter dianggap mempunyai kekuatan skill dan kecepatan yang dibutuhkan.
Di antaranya seperti, Saktiawan Sinaga dan Guy Junior di lini depan. Kemudian, ada Anang Hadi, Ridwan Awaludin di lini tengah yang tak tergantikan. Serta, hampir sempurnanya di lini pertahanan yang diisi oleh Waluyo, Aang Suparman, dan Kristian Adelmund.
Di lini tengah, Sartono memang masih melakukan beberapa kreasi. Apalagi dia juga masih mempunyai pemain seleksi, Agus Awang Setyawan, eks Persitema Temanggung di posisi gelandang bertahan. Awang saat menjamu Putra Samarinda memang dirasanya cukup baik. Dia mampu menjalankan perannya yaitu merusak permainan lawan.
Namun, M Irfan yang juga di posisi gelandang, mampu untuk mengembangkan tim. Ia yang menggantikan Awang di babak kedua. Selain membantu serangan juga bisa menyeimbangkan lini pertahanan.
Beberapa pemain yang tidak diturunkan dalam dua laga terakhir itu pun nantinya bisa untuk dimainkan pada uji coba nanti, lawan Persibas dan PSCS Cilacap. Seperti, Wahyu Gunawan, Taji Prasetyo di posisi bek, Eko Setyawan dan Eli Nasuka di posisi tengah, serta Hermawan Putra Jati di striker.
Serta, mencari posisi kiper utama. Amin Syarifudin yang belum lama ini direkomendasikan pelatih untuk dinego, memang tetap harus bersaing dengan penjaga gawang keduanya, Ali Barkah.
Edy Broto, asisten pelatih PSS Sleman menambahkan, skuad intinya nanti baru akan terbentuk pada pra kompetisi mendatang, yaitu sekitar seminggu sebelum dimulainya Divisi Utama. “Sekarang masih jauh, kita masih bongkar pasang tim,” tuturnya.
Selain mencoba peman yang jarang diturunkan, pada dua laga uji coba itu juga untuk menambah mental pemain. Sebab, sejauh ini PSS Sleman belum pernah melakukan laga tandang dengan tekanan dari suporter lawan.
(aww)