Benfica permalukan Spurs di White Hart Line
Jum'at, 14 Maret 2014 - 05:38 WIB
Benfica permalukan Spurs di White Hart Line
A
A
A
Sindonews.com - Benfica mempermalukan Tottenham Hotspur 3-1 di depan publik sendiri pada leg pertama babak 16 besar, Europa League, Jumat (14/3) dini hari. Tertinggal lebih dulu lewat gol Rodrigo dan Luisao, Spurs membalas melalui Christian Eriksen sebelum Luisao kembali membuat Lloris memungut bola dari gawangnya.
Bermain di White Hart Line, skuat asuhan Tim Sherwood justru tertekan di menit awal pertandingan. Silvio membuka peluang bagi tim tamu, namun tidak cukup membahayakan gawang Lloris. Sementara Eriksen yang kembali bermain usai cedera berada dalam posisi bebas untuk memberi peluang bagi Spurs, tapi lebih dulu hakim garis mengangkat bendera tanda offside.
Kedua klub terlihat mencoba menguasai lapangan tengah untuk mendominasi penguasaan bola, namun keduanya sering kali membuat kesalahan. Spurs perlahan-lahan mulai menemukan kembali karakternya, tapi serangan Adebayor masih kerap kandas. Sementara Benfica tak kenal menyerang dengan terus menerus melayangkan serangan balasan.
Markovic membuat barisan pertahanan kerap kerepotan lewat gerakannya di sektor sayap. Secara mengejutkan Benfica memimpin lebih dulu lewat gol Rodrigo di menit ke 30. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu. Tertinggal satu gol membuat Spurs tersentak dan coba mengambil dominasi pertandingan, sayang usaha mereka terlambat karena hingga turun minum skor 1-0 tidak berubah untuk keunggulan Benfica.
Pada paruh kedua, Tottenham tampil super menyerang di babak kedua untuk mengejar ketertinggalannya. Eriksen sering melakukan tusukan dari sayap bersama dengan Lennon. Ditengah serangan bertubi-tubi tuan rumah, Benfica justru mampu mencetak gol kedua pada pertandingan ini. Berawal dari umpan lambung Amorim, diteruskan Luisao yang tidak terkawal dengan tandukan keras.
Kedudukan berubah 2-0. Tidak ingin tertinggal jauh, Spurs beraksi dengan menciptakan gol balasan. Tendangan bebas Eriksen menjadikan Spurs mengejar ketertinggal menjadi 2-1. Mencari gol penyama, Sherwood coba melakukan perubahan dengan memasukkan Soldado. Pemain Benfica yang mengumpul di area sendiri membuat Spurs kesulitan membongkar pertahanan tim tamu.
Sementara Spurs asyik menyerang, Benfica justru menggebrak lewat serangan balik cepat. Berawal dari tendangan bebas Garay yang diteruskan dengan tandukan dan tak mampu dihalau Lloris. Luisao tanpa ampun menyambar bola muntah untuk menjadikan skor 3-1 untuk keunggulan tim tamu. Hingga peluit panjang berbunyi, Benfica berhasil membungkus kemenangan dari kandang Spurs sekaligus memperbesar peluang mereka ke babak selanjutnya.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Tottenham Hotspur: Lloris; Walker, Kaboul, Vertonghen, Naughton; Lennon, Sandro, Paulinho, Eriksen; Adebayor, Kane.
Cadangan: Friedel, Fryers, Rose, Bentaleb, Chadli, Townsend, Soldado.
Benfica: Oblak; Silvio, Luisao, Garay, Siqueira; Amorim, Fejsa, Sulejmani; Markovic, Cardozo, Rodrigo.
Cadangan: Artur, Lima, Almeida, Jardel, Perez, Djuricic, Gaitan.
Bermain di White Hart Line, skuat asuhan Tim Sherwood justru tertekan di menit awal pertandingan. Silvio membuka peluang bagi tim tamu, namun tidak cukup membahayakan gawang Lloris. Sementara Eriksen yang kembali bermain usai cedera berada dalam posisi bebas untuk memberi peluang bagi Spurs, tapi lebih dulu hakim garis mengangkat bendera tanda offside.
Kedua klub terlihat mencoba menguasai lapangan tengah untuk mendominasi penguasaan bola, namun keduanya sering kali membuat kesalahan. Spurs perlahan-lahan mulai menemukan kembali karakternya, tapi serangan Adebayor masih kerap kandas. Sementara Benfica tak kenal menyerang dengan terus menerus melayangkan serangan balasan.
Markovic membuat barisan pertahanan kerap kerepotan lewat gerakannya di sektor sayap. Secara mengejutkan Benfica memimpin lebih dulu lewat gol Rodrigo di menit ke 30. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu. Tertinggal satu gol membuat Spurs tersentak dan coba mengambil dominasi pertandingan, sayang usaha mereka terlambat karena hingga turun minum skor 1-0 tidak berubah untuk keunggulan Benfica.
Pada paruh kedua, Tottenham tampil super menyerang di babak kedua untuk mengejar ketertinggalannya. Eriksen sering melakukan tusukan dari sayap bersama dengan Lennon. Ditengah serangan bertubi-tubi tuan rumah, Benfica justru mampu mencetak gol kedua pada pertandingan ini. Berawal dari umpan lambung Amorim, diteruskan Luisao yang tidak terkawal dengan tandukan keras.
Kedudukan berubah 2-0. Tidak ingin tertinggal jauh, Spurs beraksi dengan menciptakan gol balasan. Tendangan bebas Eriksen menjadikan Spurs mengejar ketertinggal menjadi 2-1. Mencari gol penyama, Sherwood coba melakukan perubahan dengan memasukkan Soldado. Pemain Benfica yang mengumpul di area sendiri membuat Spurs kesulitan membongkar pertahanan tim tamu.
Sementara Spurs asyik menyerang, Benfica justru menggebrak lewat serangan balik cepat. Berawal dari tendangan bebas Garay yang diteruskan dengan tandukan dan tak mampu dihalau Lloris. Luisao tanpa ampun menyambar bola muntah untuk menjadikan skor 3-1 untuk keunggulan tim tamu. Hingga peluit panjang berbunyi, Benfica berhasil membungkus kemenangan dari kandang Spurs sekaligus memperbesar peluang mereka ke babak selanjutnya.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Tottenham Hotspur: Lloris; Walker, Kaboul, Vertonghen, Naughton; Lennon, Sandro, Paulinho, Eriksen; Adebayor, Kane.
Cadangan: Friedel, Fryers, Rose, Bentaleb, Chadli, Townsend, Soldado.
Benfica: Oblak; Silvio, Luisao, Garay, Siqueira; Amorim, Fejsa, Sulejmani; Markovic, Cardozo, Rodrigo.
Cadangan: Artur, Lima, Almeida, Jardel, Perez, Djuricic, Gaitan.
(akr)