Elang Jawa ketagihan uji coba tandang
Senin, 17 Maret 2014 - 13:12 WIB
Elang Jawa ketagihan uji coba tandang
A
A
A
Sindonews.com - Tim pelatih PSS Sleman belum puas dengan dua laga uji coba tandang yang telah dilakoninya. Skuad Elang Jawa ini pun berharap bisa melakukannya kembali paling tidak dua hingga tiga kali lawatan.
Pelatih Kepala Sartono Anwar mengatakan, uji coba tandang harus dilakukan kembali. Menurutnya, dari dua laga terakhir, permainan yang diinginkannya masih belum tercapai. "Paling tidak dua hingga tiga kali nanti. Kemarin belum ada hasilnya," kata dia.
Para pemain yang diturunkannya memang masih belum bisa menjalankan sesuai strateginya. Koordinasi antar pemain juga masih kurang. Terutama para pemain pelapisnya yang jarang dimainkan ketika uji coba. "Di lini pertahanan, masih kurang. Bola masih sering lepas," tuturnya.
Dalam uji coba tandang beberapa waktu lalu, PSS Sleman memang mengalami hal buruk. Dua kali kalah beruntun lawan tuan rumah Persibas Banyumas dan PSCS Cilacap. Saat lawan Persibas Banyumas dengan kemenangan tipis 1-0 untuk tuan rumah. Para pemain PSS Sleman memang hanya bermain dengan sepuluh orang. Satu pemainnya terkena kartu merah di pertengahan babak kedua.
Sementara, saat lawan PSCS Cilacap yang juga kalah 1-0. Pertandingan dihentikan oleh wasit sebelum berakhirnya waktu normal. Sebab, terjadi kerusuhan antar dua kelompok suporter di dalam stadion.
Sartono pun menunda kejelasan nasib pemain seleksinya gelandang bertahan, Agus Awang Setyawan. Dirinya akan memutuskannya pada dua hingga tiga hari ke depan. Sebelumnya, Sartono sendiri mengaku akan memberikan kepastian nasib Awang setelah melawan PSCS Cilacap. "Nanti, dua tiga hari lagi," ucapnya.
Awang sendiri dalam penampilannya di beberapa uji coba, cukup baik. Ia mempunyai kecepatan dan menjalankan perannya sebagai merusak permainan lawan. Dirinya pun pernah membela skuad PSS Sleman sebelum akhirnya bergabung ke Persitema Temanggung musim lalu.
Sementara, Pelatih Fisik PSS Sleman, Herwin Syahrudin mengatakan, pembenahan tim akan dilakukan mulai Selasa (18/3) nanti. Evaluasi dari dua pertandingan terakhir, terutama yang akan diberikan tim pelatih.
Nantinya, sekaligus membentuk skuad inti yang saat ini memang belum ada. Kemungkinan, seminggu sebelum kompetisi dimulai yaitu 15 April nanti, baru kelihatan siapa saja pemain yang masuk dalam skuad inti. "Strategi dan taktik pada latihan selanjutnya yang akan kita berikan," ucapnya.
Pelatih Kepala Sartono Anwar mengatakan, uji coba tandang harus dilakukan kembali. Menurutnya, dari dua laga terakhir, permainan yang diinginkannya masih belum tercapai. "Paling tidak dua hingga tiga kali nanti. Kemarin belum ada hasilnya," kata dia.
Para pemain yang diturunkannya memang masih belum bisa menjalankan sesuai strateginya. Koordinasi antar pemain juga masih kurang. Terutama para pemain pelapisnya yang jarang dimainkan ketika uji coba. "Di lini pertahanan, masih kurang. Bola masih sering lepas," tuturnya.
Dalam uji coba tandang beberapa waktu lalu, PSS Sleman memang mengalami hal buruk. Dua kali kalah beruntun lawan tuan rumah Persibas Banyumas dan PSCS Cilacap. Saat lawan Persibas Banyumas dengan kemenangan tipis 1-0 untuk tuan rumah. Para pemain PSS Sleman memang hanya bermain dengan sepuluh orang. Satu pemainnya terkena kartu merah di pertengahan babak kedua.
Sementara, saat lawan PSCS Cilacap yang juga kalah 1-0. Pertandingan dihentikan oleh wasit sebelum berakhirnya waktu normal. Sebab, terjadi kerusuhan antar dua kelompok suporter di dalam stadion.
Sartono pun menunda kejelasan nasib pemain seleksinya gelandang bertahan, Agus Awang Setyawan. Dirinya akan memutuskannya pada dua hingga tiga hari ke depan. Sebelumnya, Sartono sendiri mengaku akan memberikan kepastian nasib Awang setelah melawan PSCS Cilacap. "Nanti, dua tiga hari lagi," ucapnya.
Awang sendiri dalam penampilannya di beberapa uji coba, cukup baik. Ia mempunyai kecepatan dan menjalankan perannya sebagai merusak permainan lawan. Dirinya pun pernah membela skuad PSS Sleman sebelum akhirnya bergabung ke Persitema Temanggung musim lalu.
Sementara, Pelatih Fisik PSS Sleman, Herwin Syahrudin mengatakan, pembenahan tim akan dilakukan mulai Selasa (18/3) nanti. Evaluasi dari dua pertandingan terakhir, terutama yang akan diberikan tim pelatih.
Nantinya, sekaligus membentuk skuad inti yang saat ini memang belum ada. Kemungkinan, seminggu sebelum kompetisi dimulai yaitu 15 April nanti, baru kelihatan siapa saja pemain yang masuk dalam skuad inti. "Strategi dan taktik pada latihan selanjutnya yang akan kita berikan," ucapnya.
(aww)