Mbom Julien hidupkan permainan Persis
Senin, 17 Maret 2014 - 14:02 WIB
Mbom Julien hidupkan permainan Persis
A
A
A
Sindonews.com - Legiun asing asal Kamerun, Mbom Mbom Julien, akhirnya direkomendasi untuk masuk skuad Persis Solo musim ini. Pemain tengah itu direkomendasi karena performanya meningkat selama mengikuti latihan dan uji coba.
Bekas bomber Persema Malang dan PSMS Medan itu setidaknya sudah diturunkan dalam tiga laga uji coba. Pertama dengan PSPS Pekanbaru pada (23/2), Martapura FC (27/2) dan terakhir dengan PPSM Sakti Magelang Senin (10/3) lalu. Dari ketiga uji coba tersebut, penampilannya dinilai cukup menjanjikan dan mampu menghidupkan lini kedua.
Kendati sempat bermasalah dengan kondisi fisiknya yang belum prima, melalui pertimbangan yang panjang akhirnya direkomendasi. Caretaker Manajer Persis Totok Supriyanto yang dikonfirmasi membenarkan direkomendasinya Mbom Mbom Julien.
''Baru saja, mas Wiwid (Widyantoro) telepon merekomendasi Mbom Julien. Berdasarkan pertimbangan dari tim pelatih, akhirnya diputuskan untuk menariknya,” kata Totok saat dihubungi.
Namun demikian, meski sudah direkomendasi, manajemen belum melakukan negosiasi nilai kontrak. Menurut Totok, performa Mbombom memang mengalami peningkatan, sehingga ini yang menjadi pertimbangan utama dalam memberikan rekomendasi. Dengan direkomendasikannya Mbombom, Persis tidak akan menambah pemain lagi.
Menurut dia, kendati sudah direkomendasi, kondisi fisik Mbombom memang masih perlu dibenahi lagi. Ini juga termasuk dengan para pemain Persis Solo yang sudah resmi diikat kontrak.
''Fokusnya saat ini pembenahan fisik selama dua minggu ke depan,” ucapnya.
Totok menjelaskan, kondisi fisik ini sangat penting dalam setiap laga. Atas dasar itu, mumpung masih ada waktu sebelum kompetisi Divisi Utama resmi bergulir, sementara ini masih memfokuskan untuk pembenahan fisik. Sebab, diakuinya kondisi fisik anak asuh dari Widyantoro dalam beberapa uji coba masih terlihat payah.
Adapun, untuk uji coba dengan tim luar, sepertinya belum diagendakan karena ini bertepatan dengan masa-masa kampanye Pemilu Legislatif (Pileg). Manajemen tidak akan memaksakan untuk menggelar uji coba.
Khawatirnya nanti setelah mengundang tim selevel, izin untuk menggelar pertandingan tidak keluar dari kepolisian yang bisa berakibat batalnya uji coba. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan pengurus akan menjajal kekuatan Ferry Anto dkk. untuk bertanding dengan tim lokal lagi. ''Untuk uji coba dengan tim lokal, masih memungkinkan. Tapi untuk mengundang tim bagus, izinnya sulit keluar, saya dengar begitu,” jelasnya.
Bekas bomber Persema Malang dan PSMS Medan itu setidaknya sudah diturunkan dalam tiga laga uji coba. Pertama dengan PSPS Pekanbaru pada (23/2), Martapura FC (27/2) dan terakhir dengan PPSM Sakti Magelang Senin (10/3) lalu. Dari ketiga uji coba tersebut, penampilannya dinilai cukup menjanjikan dan mampu menghidupkan lini kedua.
Kendati sempat bermasalah dengan kondisi fisiknya yang belum prima, melalui pertimbangan yang panjang akhirnya direkomendasi. Caretaker Manajer Persis Totok Supriyanto yang dikonfirmasi membenarkan direkomendasinya Mbom Mbom Julien.
''Baru saja, mas Wiwid (Widyantoro) telepon merekomendasi Mbom Julien. Berdasarkan pertimbangan dari tim pelatih, akhirnya diputuskan untuk menariknya,” kata Totok saat dihubungi.
Namun demikian, meski sudah direkomendasi, manajemen belum melakukan negosiasi nilai kontrak. Menurut Totok, performa Mbombom memang mengalami peningkatan, sehingga ini yang menjadi pertimbangan utama dalam memberikan rekomendasi. Dengan direkomendasikannya Mbombom, Persis tidak akan menambah pemain lagi.
Menurut dia, kendati sudah direkomendasi, kondisi fisik Mbombom memang masih perlu dibenahi lagi. Ini juga termasuk dengan para pemain Persis Solo yang sudah resmi diikat kontrak.
''Fokusnya saat ini pembenahan fisik selama dua minggu ke depan,” ucapnya.
Totok menjelaskan, kondisi fisik ini sangat penting dalam setiap laga. Atas dasar itu, mumpung masih ada waktu sebelum kompetisi Divisi Utama resmi bergulir, sementara ini masih memfokuskan untuk pembenahan fisik. Sebab, diakuinya kondisi fisik anak asuh dari Widyantoro dalam beberapa uji coba masih terlihat payah.
Adapun, untuk uji coba dengan tim luar, sepertinya belum diagendakan karena ini bertepatan dengan masa-masa kampanye Pemilu Legislatif (Pileg). Manajemen tidak akan memaksakan untuk menggelar uji coba.
Khawatirnya nanti setelah mengundang tim selevel, izin untuk menggelar pertandingan tidak keluar dari kepolisian yang bisa berakibat batalnya uji coba. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan pengurus akan menjajal kekuatan Ferry Anto dkk. untuk bertanding dengan tim lokal lagi. ''Untuk uji coba dengan tim lokal, masih memungkinkan. Tapi untuk mengundang tim bagus, izinnya sulit keluar, saya dengar begitu,” jelasnya.
(aww)