Juku Eja belum berani berduel
Selasa, 18 Maret 2014 - 03:21 WIB
Juku Eja belum berani berduel
A
A
A
Sindonews.com - Hasil buruk yang didapatkan PSM Makassar di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014 memang tidak disangka. Namun, hasil tersebut terjadi dinilai karena para pemain masih kurang berani berduel dengan lawannya saat menjalani laga.
Kritikan itu dilontarkan pelatih kepala PSM Makassar Rudy William Keltjes. Menurutnya, kegagalan meraih angka di kandang Persiba Balikpapan pada laga ketujuh karena para pemainnya belum menampilkan karakter PSM. Bukan hanya itu, menurutnya pemain masih terlihat kurang berani dalam menjalani pertandingan. "Pemain kurang berani. Mereka belum menampilkan karakter PSM," kata dia saat dikonfirmasi.
Kekalahan PSM dari Persiba Balikpapan dengan skor 1-0. Menjadi pukulan menyakitkan bagi tim kebanggaan masyarakat Sulsel tersebut, pasalnya dengan persiapan dua pekan, dan lebih banyak dari Beruang Madu julukan Persiba. Selain itu, tim kebanggaan masyarakat Sulsel ini, juga diunggulkan untuk meraih poin karena sementara kondisi pemainnya sementara on fire.
Kendati demikian, lanjut Rudy, dirinya terus melakukan persiapan di laga selanjutnya untuk menghindari zona merah. Karena saat ini tim besutannya sudah berada diposisi sembilan klasemen sementara. "Harus diperbanyak latihan. Pemain juga diharap bisa menampilkan yang terbaik. Agar bisa meraih hasil maksimal," kata dia.
Bukan hanya itu, dirinya mengakui beberapa pemain yang diturunkan sebagai starter memang seperti masih gugup, dan tidak maksimal. Apalagi diposisi wing bek. Hal ini kata dia akan segera dievaluasi. "Kedua bek sayap tidak maksimal. Kami akan jadikan ini bahan evaluasi," jelasnya lagi.
Saat takluk di markas Persiba Balikpapan, Rudy William Keltjes memasang dua wing bek sayap yakni M Jufri dan Yusuf Hamzah. Khusus untuk Jufri, pemain asli Makassar ini merupakan pemain yang memang baru diturunkan sebagai starter di kompetisi ISL musim ini. Dari, enam laga yang dilakoni dirinya hanya menjadi penghangat bangku cadangan.
Sementara itu, Bahar Muharram, asisten PSM mengatakan, penampilan pemain PSM saat ditaklukkan oleh Persiba Balikpapan memang tidak terlalu maksimal. "Pemain kita memang kurang maksimal, apalagi di laga Persiba," kata dia saat dikonfirmasi.
Bukan hanya itu, dirinya mengatakan, para pemain juga sudah diberikan latihan banyak oleh tim kepelatihan. Yakni tiga kali sehari untuk bisa meraih hasil yang maksimal. "Tapi hasilnya tetap seperti ini. Ke depan kita harap lebih baik lagi," pungkasnya.
Kritikan itu dilontarkan pelatih kepala PSM Makassar Rudy William Keltjes. Menurutnya, kegagalan meraih angka di kandang Persiba Balikpapan pada laga ketujuh karena para pemainnya belum menampilkan karakter PSM. Bukan hanya itu, menurutnya pemain masih terlihat kurang berani dalam menjalani pertandingan. "Pemain kurang berani. Mereka belum menampilkan karakter PSM," kata dia saat dikonfirmasi.
Kekalahan PSM dari Persiba Balikpapan dengan skor 1-0. Menjadi pukulan menyakitkan bagi tim kebanggaan masyarakat Sulsel tersebut, pasalnya dengan persiapan dua pekan, dan lebih banyak dari Beruang Madu julukan Persiba. Selain itu, tim kebanggaan masyarakat Sulsel ini, juga diunggulkan untuk meraih poin karena sementara kondisi pemainnya sementara on fire.
Kendati demikian, lanjut Rudy, dirinya terus melakukan persiapan di laga selanjutnya untuk menghindari zona merah. Karena saat ini tim besutannya sudah berada diposisi sembilan klasemen sementara. "Harus diperbanyak latihan. Pemain juga diharap bisa menampilkan yang terbaik. Agar bisa meraih hasil maksimal," kata dia.
Bukan hanya itu, dirinya mengakui beberapa pemain yang diturunkan sebagai starter memang seperti masih gugup, dan tidak maksimal. Apalagi diposisi wing bek. Hal ini kata dia akan segera dievaluasi. "Kedua bek sayap tidak maksimal. Kami akan jadikan ini bahan evaluasi," jelasnya lagi.
Saat takluk di markas Persiba Balikpapan, Rudy William Keltjes memasang dua wing bek sayap yakni M Jufri dan Yusuf Hamzah. Khusus untuk Jufri, pemain asli Makassar ini merupakan pemain yang memang baru diturunkan sebagai starter di kompetisi ISL musim ini. Dari, enam laga yang dilakoni dirinya hanya menjadi penghangat bangku cadangan.
Sementara itu, Bahar Muharram, asisten PSM mengatakan, penampilan pemain PSM saat ditaklukkan oleh Persiba Balikpapan memang tidak terlalu maksimal. "Pemain kita memang kurang maksimal, apalagi di laga Persiba," kata dia saat dikonfirmasi.
Bukan hanya itu, dirinya mengatakan, para pemain juga sudah diberikan latihan banyak oleh tim kepelatihan. Yakni tiga kali sehari untuk bisa meraih hasil yang maksimal. "Tapi hasilnya tetap seperti ini. Ke depan kita harap lebih baik lagi," pungkasnya.
(aww)