Laskar Mataram kantongi striker idaman
Rabu, 19 Maret 2014 - 04:36 WIB
Laskar Mataram kantongi striker idaman
A
A
A
Sindonews.com - Tim pelatih PSIM Yogyakarta akhirnya memasukkan Andi Kurniawan pemain seleksinya untuk memperkuat skuadnya musim ini. Sementara, Fajar Listiyantara dan Saiful Arif, nasibnya akan ditentukan Rabu (19/3) ini.
Pelatih Kepala PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantara mengatakan, selesai menjalani latihan pada Senin (17/3), hari selanjutnya dia telah memastikan Andi Kurniawan yang berposisi di lini tengah tinggal melakukan negosiasi soal harga kontrak saja. ''Untuk Andi sudah kita kasih lampu hijau ke manajemen,” kata dia, Selasa (18/3).
Keputusan direkomendasikannya Andi tersebut berarti hanya tinggal menyisakan dua pemain seleksi saja. Yaitu, Fajar Listiyantara di posisi tengah dan Saiful Aris di penyerang. Menurut Seto, untuk keduanya kemungkinan hanya akan dipantau sampai Rabu (19/3) ini. Jika nantinya tetap tidak ada perkembangan permainan yang diperlihatkan mereka bukan tidak mungkin dilakukan pencoretan. ''Keduanya masih kita pantau,” ucapnya.
Dengan bergabungnya Andi Kurniawan, skuad Laskar Mataram saat ini berjumlah 22 pemain dan ditambah tiga yang masih berstatus magang. Selain itu, Seto juga masih akan melakukan perburuan pemain khususnya yang berposisi di striker.
Sebab, menurutnya saat ini dirinya hanya mempunyai satu pemain andalan di posisi tersebut. Yaitu Engkus Kuswara pemain yang musim lalu sudah memperkuat PSIM. Diharapkan, pencariannya bisa mendapatkan pemain yang lebih berpengalaman, minimal pernah merasakan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia. ''Belum kita datangkan, masih mencari meski nama-nama incarannya sudah ada,” lanjut Seto.
Paling tidak, skuadnya musim ini bisa didaftarkan ke PT. Liga Indonesia sejumlah 24 pemain. Lanjut Seto, meski melakukan persiapan tim dengan waktu yang mepet, dia sendiri sudah cukup puas perkembangan permainan yang diperlihatkan anak-anak asuhannya. Baik dari lini pertahanan, tengah, maupun depan.
Komposisi pemain yang diisi sebagian para penggawa PSIM musim lalu dan sisanya adalah tenaga muda dari lokal ini pun menurutnya sudah cukup. Ia yakin, skuadnya bisa bersaing dengan tim-tim lain di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim ini meski tanpa diisi satupun pemain asing.
Untuk mengasah kekuatannya pun dirinya berharap bisa melakukan latihan bersama dengan tim selevel pada awal April nanti. Sementara ini, dirinya lebih memprioritaskan program latihan strategi tim.''Kita sajikan permainan yang menarik, tidak hanya menuntut pada kemenangan di setiap pertandingan saja,” tuturnya.
Sementara, Manajer Tim sekaligus Direktur Teknis PSIM Yogyakarta, Maman Durachman mengatakan, untuk striker yang akan didatangkan pada minggu-minggu ini ditargetkan sudah bisa dilakukan. Namun, untuk nama-namanya masih belum bisa dia ungkapkan, sampai nanti memang sudah benar-benar datang.''Pemain yang sudah direkomendasi selanjutnya kita nego,” ucapnya.
Pelatih Kepala PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantara mengatakan, selesai menjalani latihan pada Senin (17/3), hari selanjutnya dia telah memastikan Andi Kurniawan yang berposisi di lini tengah tinggal melakukan negosiasi soal harga kontrak saja. ''Untuk Andi sudah kita kasih lampu hijau ke manajemen,” kata dia, Selasa (18/3).
Keputusan direkomendasikannya Andi tersebut berarti hanya tinggal menyisakan dua pemain seleksi saja. Yaitu, Fajar Listiyantara di posisi tengah dan Saiful Aris di penyerang. Menurut Seto, untuk keduanya kemungkinan hanya akan dipantau sampai Rabu (19/3) ini. Jika nantinya tetap tidak ada perkembangan permainan yang diperlihatkan mereka bukan tidak mungkin dilakukan pencoretan. ''Keduanya masih kita pantau,” ucapnya.
Dengan bergabungnya Andi Kurniawan, skuad Laskar Mataram saat ini berjumlah 22 pemain dan ditambah tiga yang masih berstatus magang. Selain itu, Seto juga masih akan melakukan perburuan pemain khususnya yang berposisi di striker.
Sebab, menurutnya saat ini dirinya hanya mempunyai satu pemain andalan di posisi tersebut. Yaitu Engkus Kuswara pemain yang musim lalu sudah memperkuat PSIM. Diharapkan, pencariannya bisa mendapatkan pemain yang lebih berpengalaman, minimal pernah merasakan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia. ''Belum kita datangkan, masih mencari meski nama-nama incarannya sudah ada,” lanjut Seto.
Paling tidak, skuadnya musim ini bisa didaftarkan ke PT. Liga Indonesia sejumlah 24 pemain. Lanjut Seto, meski melakukan persiapan tim dengan waktu yang mepet, dia sendiri sudah cukup puas perkembangan permainan yang diperlihatkan anak-anak asuhannya. Baik dari lini pertahanan, tengah, maupun depan.
Komposisi pemain yang diisi sebagian para penggawa PSIM musim lalu dan sisanya adalah tenaga muda dari lokal ini pun menurutnya sudah cukup. Ia yakin, skuadnya bisa bersaing dengan tim-tim lain di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim ini meski tanpa diisi satupun pemain asing.
Untuk mengasah kekuatannya pun dirinya berharap bisa melakukan latihan bersama dengan tim selevel pada awal April nanti. Sementara ini, dirinya lebih memprioritaskan program latihan strategi tim.''Kita sajikan permainan yang menarik, tidak hanya menuntut pada kemenangan di setiap pertandingan saja,” tuturnya.
Sementara, Manajer Tim sekaligus Direktur Teknis PSIM Yogyakarta, Maman Durachman mengatakan, untuk striker yang akan didatangkan pada minggu-minggu ini ditargetkan sudah bisa dilakukan. Namun, untuk nama-namanya masih belum bisa dia ungkapkan, sampai nanti memang sudah benar-benar datang.''Pemain yang sudah direkomendasi selanjutnya kita nego,” ucapnya.
(aww)