Absen di Piala Thomas-Uber, Owi/Butet kejar gelar
Rabu, 19 Maret 2014 - 02:14 WIB
Absen di Piala Thomas-Uber, Owi/Butet kejar gelar
A
A
A
Sindonews.com - Ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, dipastikan tidak turun di Piala Thomas dan Uber 2014. Pasangan yang menciptakan hat-trick di All England 2014 itu difokuskan meraup banyak gelar di sektor campuran.
Pasangan berperingkat dua dunia itu akan lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi Asian Games XVII di Incheon, Korea Selatan dan Kejuaraan Dunia di Copenhagen, Denmark, 25-31 Agustus mendatang.
Bahkan, dia juga akan berusaha memberikan hasil terbaik pada ajang Indonesia Terbuka Super Series Premier pada 17-22 Juni nanti. Apalagi Tontowi belum pernah merasakan gelar juara di depan pendukungnya sendiri.
"Kemungkinan saya tidak ikut Piala Thomas. Karena pelatih hanya memfokuskan kami untuk ganda campuran. Jadi, kita memiliki target tersendiri di tahun ini," ucap Owi. "Kita berharap bisa terus memberikan gelar juara termasuk mempertahankan gelar kejuaraan dunia," sambungnya.
Yang pasti, keberhasilan dua pasangan Indonesia juara All England ini, memberikan dampak bagus untuk bulutangkis Indonesia. Pencapaian ini, menjadi motivasi untuk para pebulutangkis lainnya agar bisa meraih prestasi tertinggi.
Pasangan berperingkat dua dunia itu akan lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi Asian Games XVII di Incheon, Korea Selatan dan Kejuaraan Dunia di Copenhagen, Denmark, 25-31 Agustus mendatang.
Bahkan, dia juga akan berusaha memberikan hasil terbaik pada ajang Indonesia Terbuka Super Series Premier pada 17-22 Juni nanti. Apalagi Tontowi belum pernah merasakan gelar juara di depan pendukungnya sendiri.
"Kemungkinan saya tidak ikut Piala Thomas. Karena pelatih hanya memfokuskan kami untuk ganda campuran. Jadi, kita memiliki target tersendiri di tahun ini," ucap Owi. "Kita berharap bisa terus memberikan gelar juara termasuk mempertahankan gelar kejuaraan dunia," sambungnya.
Yang pasti, keberhasilan dua pasangan Indonesia juara All England ini, memberikan dampak bagus untuk bulutangkis Indonesia. Pencapaian ini, menjadi motivasi untuk para pebulutangkis lainnya agar bisa meraih prestasi tertinggi.
(aww)