Tak ada perubahan kekuatan
Sabtu, 22 Maret 2014 - 15:49 WIB
Tak ada perubahan kekuatan
A
A
A
Sindonews.com -- Setelah ditinggalkan pelatih Daniel Roekito, Persepam Madura United dipastikan bakal mencari pelatih anyar. Kedatangan juru taktik baru tentunya bakal memberi nuansa berbeda pada tim, terutama misi memperbaiki performa.
Seiring kedatangan pelatih baru nantinya, belum ada rencana bakal merombak tim secara drastis. Komposisi tim yang ada sekarang bakal tetap dipertahankan paling tidak hingga putaran pertama Indonesia Super League (ISL) kelar.
Manajer Persepam Achsanul Qosasi menyatakan pelatih harus mengoptimalkan skuad yang ada di Gelora Bangkalan. Pencoretan pemain menurutnya bukan sebuah keputusan mendesak karena tenaga pemain masih sangat dibutuhkan.
"Yang berubah hanya posisi pelatih. Para pemain dan ofisial semuanya tetap. Lagipula tak ada alasan kuat untuk melakukan perombakan tim di tengah kompetisi seperti ini," jelas Achsanul melalui pesan pendeknya. Menurutnya kekuatan Persepam sudah sangat ideal.
Mengurangi jumlah pemain justru akan berisiko jika nanti ada yang cedera dan membutuhkan pelapis. Sementara untuk menambah pemain sudah tidak mungkin karena pendaftaran pemain anyar sudah ditutup akhir Februari lalu.
Kecuali untuk pemain asing, masih bisa melakukan perubahan hingga akhir Maret nanti. Tapi komposisi pemain asing Sape Kerap tergolong cukup ideal dengan adanya empat kekuatan, yakni Aboubakar Sillah, Jose Jara Gonzales, Alain Nkong serta Silvio Escobar.
"Kalau pun ada evaluasi dan butuh perubahan, mungkin baru akan dilakukan setelah putaran pertama selesai. Semua tergantung bagaimana perkembangan tim ini dan kebutuhan pelatih baru," terang Achsanil yang masih berada di Swiss.
Di skuad Persepam sendiri ada kekhawatiran terjadi perubahan besar-besaran setelah hengkangnya Daniel Roekito. Pemain yang sebelumnya nyaman di tim utama bisa jadi nasibnya berubah setelah kedatangan pelatih anyar yang tentunya membawa filosofi berbeda.
"Tentu saja agak khawatir karena selama ini sudah dipercaya penuh oleh pelatih. Tapi bagaimana pun semua memang tergantung pelatih, sedangkan pemain hanya bisa berusaha semaksimal mungkin," tutur salah seorang pemai Persepam.
Seiring kedatangan pelatih baru nantinya, belum ada rencana bakal merombak tim secara drastis. Komposisi tim yang ada sekarang bakal tetap dipertahankan paling tidak hingga putaran pertama Indonesia Super League (ISL) kelar.
Manajer Persepam Achsanul Qosasi menyatakan pelatih harus mengoptimalkan skuad yang ada di Gelora Bangkalan. Pencoretan pemain menurutnya bukan sebuah keputusan mendesak karena tenaga pemain masih sangat dibutuhkan.
"Yang berubah hanya posisi pelatih. Para pemain dan ofisial semuanya tetap. Lagipula tak ada alasan kuat untuk melakukan perombakan tim di tengah kompetisi seperti ini," jelas Achsanul melalui pesan pendeknya. Menurutnya kekuatan Persepam sudah sangat ideal.
Mengurangi jumlah pemain justru akan berisiko jika nanti ada yang cedera dan membutuhkan pelapis. Sementara untuk menambah pemain sudah tidak mungkin karena pendaftaran pemain anyar sudah ditutup akhir Februari lalu.
Kecuali untuk pemain asing, masih bisa melakukan perubahan hingga akhir Maret nanti. Tapi komposisi pemain asing Sape Kerap tergolong cukup ideal dengan adanya empat kekuatan, yakni Aboubakar Sillah, Jose Jara Gonzales, Alain Nkong serta Silvio Escobar.
"Kalau pun ada evaluasi dan butuh perubahan, mungkin baru akan dilakukan setelah putaran pertama selesai. Semua tergantung bagaimana perkembangan tim ini dan kebutuhan pelatih baru," terang Achsanil yang masih berada di Swiss.
Di skuad Persepam sendiri ada kekhawatiran terjadi perubahan besar-besaran setelah hengkangnya Daniel Roekito. Pemain yang sebelumnya nyaman di tim utama bisa jadi nasibnya berubah setelah kedatangan pelatih anyar yang tentunya membawa filosofi berbeda.
"Tentu saja agak khawatir karena selama ini sudah dipercaya penuh oleh pelatih. Tapi bagaimana pun semua memang tergantung pelatih, sedangkan pemain hanya bisa berusaha semaksimal mungkin," tutur salah seorang pemai Persepam.
(wbs)