PSM ingin mengukur kekuatan pemain
Minggu, 23 Maret 2014 - 20:37 WIB
PSM ingin mengukur kekuatan pemain
A
A
A
Sindonews.com -- Tim kepelatihan PSM U-21 memang hingga saat ini masih melakukan seleksi pemain, namun setelah setelah tim terbentuk manajemen PSM muda ini bakal mengagendakan uji coba untuk melihat kualitas para pemainnya.
Saat ini masih ada 38 pemain PSM muda yang menjalani tes kesehatan, sebagai bentuk seleksi yang dipusatkan di Lapangan Telkom, pada Minggu (23/3) kemarin. Dalam tes kesehadan ini manajemen melibatkan perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulsel serta akademisi keolahragaan Universitas Negeri Makassar (UNM) untuk melihat kondisi fisik para pemain.
Apalagi, April mendatang kompetisi ISL U21 bakal digulirkan, untuk itu saat ini tim kepelatihan harus mempersiapkan skuadnya agar bisa besaing dikompetisi junior tersebut.
Manager Tim PSM U-21 Arifin Madjid, mengatakan jika tim sudah terbentuk maka pihaknya bakal mengagendakan laga uji coba sebelum menjalani kompetisi resmi ISL. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan tim. "Kita tunggu tim terbentuk, dan soal lawannya kita tunggu dari tim kepelatihan," kata dia saat dikofnrimasi.
Sementara itu, pelatih PSM U-21, Usman Atto mengatakan, dirinya bersama tim kepelatihan masih melakukan tes kesehatan untuk 38 pemain yang saat ini masih bertahan. Dari jumlah ini, bakal gugur delapan pemain, karena hanya 30 pemain yang bisa mengisi skuad. "Tes fisik ini penting, agar para pemain bisa memiliki teknik yang baik," kata dia.
Bukan hanya itu, tes VO2Max ini juga merupakan salah satu penilaian yang penting buat pihaknya, karena pemain yang akan bermain diharap memiliki ketahanan pada setiap pertandingan. "Makanya kami menggandeng KONI dan pihak UNM untuk melakukan penilaian," jelasnya.
Saat ini masih ada 38 pemain PSM muda yang menjalani tes kesehatan, sebagai bentuk seleksi yang dipusatkan di Lapangan Telkom, pada Minggu (23/3) kemarin. Dalam tes kesehadan ini manajemen melibatkan perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulsel serta akademisi keolahragaan Universitas Negeri Makassar (UNM) untuk melihat kondisi fisik para pemain.
Apalagi, April mendatang kompetisi ISL U21 bakal digulirkan, untuk itu saat ini tim kepelatihan harus mempersiapkan skuadnya agar bisa besaing dikompetisi junior tersebut.
Manager Tim PSM U-21 Arifin Madjid, mengatakan jika tim sudah terbentuk maka pihaknya bakal mengagendakan laga uji coba sebelum menjalani kompetisi resmi ISL. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan tim. "Kita tunggu tim terbentuk, dan soal lawannya kita tunggu dari tim kepelatihan," kata dia saat dikofnrimasi.
Sementara itu, pelatih PSM U-21, Usman Atto mengatakan, dirinya bersama tim kepelatihan masih melakukan tes kesehatan untuk 38 pemain yang saat ini masih bertahan. Dari jumlah ini, bakal gugur delapan pemain, karena hanya 30 pemain yang bisa mengisi skuad. "Tes fisik ini penting, agar para pemain bisa memiliki teknik yang baik," kata dia.
Bukan hanya itu, tes VO2Max ini juga merupakan salah satu penilaian yang penting buat pihaknya, karena pemain yang akan bermain diharap memiliki ketahanan pada setiap pertandingan. "Makanya kami menggandeng KONI dan pihak UNM untuk melakukan penilaian," jelasnya.
(wbs)