Tes chemistry Laskar Mataram
Senin, 24 Maret 2014 - 11:40 WIB
Tes chemistry Laskar Mataram
A
A
A
Sindonews.com - PSIM Yogyakarta akan menguji kekuatan dengan PPSM Magelang, Selasa (25/3) besok. Pemain senior dan junior maupun seleksi diharap bisa langsung nyetel dalam permainannya.
Pelatih Kepala PSIM Yogyakarta Seto Nurdiyantara mengatakan, permainan yang ditampilkan timnya memang baru perlahan-lahan saja grafik peningkatannya. Sebab, diperlukan adaptasi permainan antara para pemain muda dan senior.
Pada latihan bersama dengan tim lokal yang terakhir kemarin, di babak pertama sengaja kebanyakan para pemain senior yang dimainkan. Di paruh kedua, baru diberi kesempatan kepada para junior. Namun, malah di babak kedua lah serangan-serangan Laskar Mataram ini terlihat tajam.
''Ini kan kita baru masa pembentukan tim. Yang senior terlihat capek, karena memang latihan kita kemarin masih masuk peningkatan stamina dan otot pemain. Sementara, junior staminanya masih bagus,''kata dia.
Perbedaan usia tersebut, diharap tidak menjadi kendala pemain untuk saling berkoordinasi di dalam lapangan.''Biarpun ada perbedaan usia, yang penting cara bermain mereka sudah benar,''tuturnya.
Tak terkecuali dengan satu pemain seleksinya yang berposisi di striker, Tri Handoko. Dikatakannya, pemain eks PSS Sleman tersebut dibebaskan untuk berekspresi. Dia ingin agar yang bersangkutan juga langsung bisa beradaptasi dengan pemain lainnya.''Saya inginnya pemain seleksi juga bisa langsung nyetel dengan permainan,''ucapnya.
Permainan Tri Handoko sampai kini memang masih belum kelihatan. Nantinya, akan benar-benar diuji pada latihan bersama dengan PPSM Magelang, Selasa (25/3).''Kita lihat nanti saat latihan bersama tim selevel baru kelihatan apa bisa masuk rekomendasi atau tidak,''paparnya.
Jika memang dirasa mampu bersaing, Tri Handoko merupakan pemain seleksi terakhir bagi PSIM Yogyakarta. Nantinya, tim pelatih hanya tinggal fokus untuk membangun tim dan tidak mendatangkan lagi pemain baru.''Kalau masuk, ini yang terakhir dan kita tinggal fokus ke tim,''ujarnya.
Sementara, Direktur PT Putra Insan Mandiri, Dwi Irianto mengatakan, setelah latihan bersama dengan PPSM Magelang, pihaknya pun tetap berkeinginan memberi porsi latihan dengan tim lain. Baik dengan tim-tim yang selevel maupun tim lokal di bawah Pengcab PSSI Kota Yogyakarta.
Melawan PPSM Magelang ini merupakan ujian yang sebenarnya timnya sebelum masuk ke kompetisi Divisi Utama 2014 yang akan dimulai pada 15 April mendatang. Sebab, calon lawannya ini selain mengikuti ajang yang sama, juga masih dalam pembentukan tim.''Kita lihat dulu setelah lawan PPSM. Untuk Tri Handoko, tim pelatih harus segera memutuskan setelah latihan bersama ini,''ucapnya.
Pelatih Kepala PSIM Yogyakarta Seto Nurdiyantara mengatakan, permainan yang ditampilkan timnya memang baru perlahan-lahan saja grafik peningkatannya. Sebab, diperlukan adaptasi permainan antara para pemain muda dan senior.
Pada latihan bersama dengan tim lokal yang terakhir kemarin, di babak pertama sengaja kebanyakan para pemain senior yang dimainkan. Di paruh kedua, baru diberi kesempatan kepada para junior. Namun, malah di babak kedua lah serangan-serangan Laskar Mataram ini terlihat tajam.
''Ini kan kita baru masa pembentukan tim. Yang senior terlihat capek, karena memang latihan kita kemarin masih masuk peningkatan stamina dan otot pemain. Sementara, junior staminanya masih bagus,''kata dia.
Perbedaan usia tersebut, diharap tidak menjadi kendala pemain untuk saling berkoordinasi di dalam lapangan.''Biarpun ada perbedaan usia, yang penting cara bermain mereka sudah benar,''tuturnya.
Tak terkecuali dengan satu pemain seleksinya yang berposisi di striker, Tri Handoko. Dikatakannya, pemain eks PSS Sleman tersebut dibebaskan untuk berekspresi. Dia ingin agar yang bersangkutan juga langsung bisa beradaptasi dengan pemain lainnya.''Saya inginnya pemain seleksi juga bisa langsung nyetel dengan permainan,''ucapnya.
Permainan Tri Handoko sampai kini memang masih belum kelihatan. Nantinya, akan benar-benar diuji pada latihan bersama dengan PPSM Magelang, Selasa (25/3).''Kita lihat nanti saat latihan bersama tim selevel baru kelihatan apa bisa masuk rekomendasi atau tidak,''paparnya.
Jika memang dirasa mampu bersaing, Tri Handoko merupakan pemain seleksi terakhir bagi PSIM Yogyakarta. Nantinya, tim pelatih hanya tinggal fokus untuk membangun tim dan tidak mendatangkan lagi pemain baru.''Kalau masuk, ini yang terakhir dan kita tinggal fokus ke tim,''ujarnya.
Sementara, Direktur PT Putra Insan Mandiri, Dwi Irianto mengatakan, setelah latihan bersama dengan PPSM Magelang, pihaknya pun tetap berkeinginan memberi porsi latihan dengan tim lain. Baik dengan tim-tim yang selevel maupun tim lokal di bawah Pengcab PSSI Kota Yogyakarta.
Melawan PPSM Magelang ini merupakan ujian yang sebenarnya timnya sebelum masuk ke kompetisi Divisi Utama 2014 yang akan dimulai pada 15 April mendatang. Sebab, calon lawannya ini selain mengikuti ajang yang sama, juga masih dalam pembentukan tim.''Kita lihat dulu setelah lawan PPSM. Untuk Tri Handoko, tim pelatih harus segera memutuskan setelah latihan bersama ini,''ucapnya.
(aww)