Eto'o simpan rasa benci pada Guardiola
Selasa, 25 Maret 2014 - 14:00 WIB
Eto'o simpan rasa benci pada Guardiola
A
A
A
Sindonews.com – Striker Chelsea Samuel Eto’o ternyata menyimpan rasa benci kepada mantan pelatihnya di Barcelona Pep Guardiola. Bahkan pemain asal Kamerun itu menyebut Guardiola sebagai pengecut.
Eto’o sempat memperkuat Barcelona pada musim 2008-2009 dan saat itu El Barca masih diarsiteki oleh Guardiola. Ternyata pengalaman singkatnya bersama Barca dipenuhi kebencian atas sikap entrenador berusia 43 tahun itu.
Eto’o menilai pelatih asal Spanyol itu tak pernah berbicara secara terbuka kepadanya. Ia kecewa lantaran Guardiola lebih memilih berbicara kepada orang lain. Oleh sebab itu Eto’o mengaku tak memiliki rasa hormat kepada pelatih yang kini menangani Bayern Muenchen itu.
“Guardiola tidak pernah memiliki keberanian mengatakan hal apapun di depan saya. Dia hanya melewati pemain,” ungkap Eto’o seperti dikutip Sport Mole, Selasa (25/3).
“Xavi mengatkan kepada saya bahwa mereka ingin saya tetap bersama mereka tapi saya ingin berbicara dengan Pep Guardiola. Saya mengatakan saya tak akan tinggal apabila dia tidak menghormati saya dan saya tak akan menghormati anda,” pungkasnya.
Sementara itu Eto’o bukanlah mantan pemain Barca yang pertama kali mengungkapkan keburukan Guardiola. Sebelumnya Zlatan Ibrahimovic yang pernah memperkuat Barca, juga sempat mengungkapkan keburukan Guardiola.
Ibra mengungkapkan keburuakan Guardiola dalam buku autobiografinya yang diluncurkan pada 2013 lalu. Dalam buku tersebuit Ibra menyebut Guardiola sebagi pelatih pengecut.
Eto’o sempat memperkuat Barcelona pada musim 2008-2009 dan saat itu El Barca masih diarsiteki oleh Guardiola. Ternyata pengalaman singkatnya bersama Barca dipenuhi kebencian atas sikap entrenador berusia 43 tahun itu.
Eto’o menilai pelatih asal Spanyol itu tak pernah berbicara secara terbuka kepadanya. Ia kecewa lantaran Guardiola lebih memilih berbicara kepada orang lain. Oleh sebab itu Eto’o mengaku tak memiliki rasa hormat kepada pelatih yang kini menangani Bayern Muenchen itu.
“Guardiola tidak pernah memiliki keberanian mengatakan hal apapun di depan saya. Dia hanya melewati pemain,” ungkap Eto’o seperti dikutip Sport Mole, Selasa (25/3).
“Xavi mengatkan kepada saya bahwa mereka ingin saya tetap bersama mereka tapi saya ingin berbicara dengan Pep Guardiola. Saya mengatakan saya tak akan tinggal apabila dia tidak menghormati saya dan saya tak akan menghormati anda,” pungkasnya.
Sementara itu Eto’o bukanlah mantan pemain Barca yang pertama kali mengungkapkan keburukan Guardiola. Sebelumnya Zlatan Ibrahimovic yang pernah memperkuat Barca, juga sempat mengungkapkan keburukan Guardiola.
Ibra mengungkapkan keburuakan Guardiola dalam buku autobiografinya yang diluncurkan pada 2013 lalu. Dalam buku tersebuit Ibra menyebut Guardiola sebagi pelatih pengecut.
(dka)