Persis fokus matangkan kerangka tim
Sabtu, 29 Maret 2014 - 10:56 WIB
Persis fokus matangkan kerangka tim
A
A
A
Sindonews.com – Persis Solo terus berbenah jelang kick off Divisi Utama 2014, pada 15 April mendatang. Pembenahan akan dilakukan terhadap semua lini yang masih butuh polesan.
Untuk itu, dalam waktu dekat Laskar Sambernyawa akan kembali menggelar uji coba. Terdekat Ferryanto dkk akan menjajal kekuatannya dengan Madiun Putra FC, tim debutan Divisi Utama. Sesuai rencana, uji coba dengan Madiun Putra pada Selasa (2/4). Setelah itu, Persis akan menggelar uji coba satu kali lagi di kandang.
“Belum diputuskan dengan siapa, untuk uji coba dengan tim selevel di kandang. Tapi akan uji coba satu kali lagi setelah tur di Madiun,” kata Pelatih Persis Widyantoro.
Menurut Wiwid, begitu Widyantoro akrab disapa, untuk uji coba di kandang diakuinya cukup sulit, karena saat ini baru ada gawe kampanye Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Namun, uji coba rencananya akan dilakukan satu minggu sebelum hari H (kompetisi dimulai).
“Kalau saat-saat ini memang agak susah, untuk dapat izin,” jelasnya. Persis Solo memang meraih hasil positif dalam tiga laga uji coba terakhir. Saat menjamu tim nasional (timnas) U-23, berhasil menahan
imbang 2-2. Sebelumnya, kala menjamu PPSM Sakti Magelang berhasil unggul 3 : 0 dan dengan PSPS Pekanbaru menang 2 : 1.
Namun, bukan berarti dari rentetean uji coba tersebut Persis tidak memiliki kelemahan. Mantan pemain BPD Jateng di era Kompetisi Galatama ini menjelaskan, kelemahan utama Persis yakni rapuhnya barisan di lini belakang. Dengan laga uji coba tersebut diharapkan kelamahan di tim bisa dilakukan
perbaikan. Perbaikan akan dilakukan di semua lini.
“Terutama lini belakang, yang sering kebobolan. Kami akan matangkan skema dan kerangka tim,” tandasnya. Laskar Sambernyawa ditangan Widyantoro akan menerapkan dua pola
permainan. Skema pertama adalah 4 - 4 -2 dan 4 – 2 – 3 – 1, tergantung dengan melihat kekuatan lawan dan kondisi pemain. Lebih jauh dia mengatakan, beberapa pemain muda yang diturunkan kala menjamu timnas U-23 tampil cukup bagus. Dia memuji para pemainnya yang masih berusia di
bawah 23 tahun tersebut.
“Seperti Kitto Chandra, dia masih 20 tahun dan tampil bagus. Kami menurunkan 6 pemain di pertandingan itu, dan bisa menahan 2-2, bahkan dengan 10 pemain di babak kedua,” paparnya.
Karena itu, Wiwid sangat membuka kesempatan para pemain muda untuk bergabung ke dalam skuad inti. Peluang tetap akan diberikan bagi yang bisa tampil maksimal dan siap diturunkan jelang pertandingan berlangsung.
Untuk itu, dalam waktu dekat Laskar Sambernyawa akan kembali menggelar uji coba. Terdekat Ferryanto dkk akan menjajal kekuatannya dengan Madiun Putra FC, tim debutan Divisi Utama. Sesuai rencana, uji coba dengan Madiun Putra pada Selasa (2/4). Setelah itu, Persis akan menggelar uji coba satu kali lagi di kandang.
“Belum diputuskan dengan siapa, untuk uji coba dengan tim selevel di kandang. Tapi akan uji coba satu kali lagi setelah tur di Madiun,” kata Pelatih Persis Widyantoro.
Menurut Wiwid, begitu Widyantoro akrab disapa, untuk uji coba di kandang diakuinya cukup sulit, karena saat ini baru ada gawe kampanye Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Namun, uji coba rencananya akan dilakukan satu minggu sebelum hari H (kompetisi dimulai).
“Kalau saat-saat ini memang agak susah, untuk dapat izin,” jelasnya. Persis Solo memang meraih hasil positif dalam tiga laga uji coba terakhir. Saat menjamu tim nasional (timnas) U-23, berhasil menahan
imbang 2-2. Sebelumnya, kala menjamu PPSM Sakti Magelang berhasil unggul 3 : 0 dan dengan PSPS Pekanbaru menang 2 : 1.
Namun, bukan berarti dari rentetean uji coba tersebut Persis tidak memiliki kelemahan. Mantan pemain BPD Jateng di era Kompetisi Galatama ini menjelaskan, kelemahan utama Persis yakni rapuhnya barisan di lini belakang. Dengan laga uji coba tersebut diharapkan kelamahan di tim bisa dilakukan
perbaikan. Perbaikan akan dilakukan di semua lini.
“Terutama lini belakang, yang sering kebobolan. Kami akan matangkan skema dan kerangka tim,” tandasnya. Laskar Sambernyawa ditangan Widyantoro akan menerapkan dua pola
permainan. Skema pertama adalah 4 - 4 -2 dan 4 – 2 – 3 – 1, tergantung dengan melihat kekuatan lawan dan kondisi pemain. Lebih jauh dia mengatakan, beberapa pemain muda yang diturunkan kala menjamu timnas U-23 tampil cukup bagus. Dia memuji para pemainnya yang masih berusia di
bawah 23 tahun tersebut.
“Seperti Kitto Chandra, dia masih 20 tahun dan tampil bagus. Kami menurunkan 6 pemain di pertandingan itu, dan bisa menahan 2-2, bahkan dengan 10 pemain di babak kedua,” paparnya.
Karena itu, Wiwid sangat membuka kesempatan para pemain muda untuk bergabung ke dalam skuad inti. Peluang tetap akan diberikan bagi yang bisa tampil maksimal dan siap diturunkan jelang pertandingan berlangsung.
(wbs)