PSIS warning suporter tidak menyalakan flare

Kamis, 03 April 2014 - 13:37 WIB
PSIS warning suporter...
PSIS warning suporter tidak menyalakan flare
A A A
Sindonews.com - Panser Biru dan Snex, dua suporter besar PSIS Semarang dituntut lebih dewasa. PSSI sudah melarang suporter menyalakan kembang api dan flare, saat pertandingan berlangsung selama kompetisi Divisi Utama 2014. Hal itu disampaikan saat rapat panitia pelaksana (panpel) seluruh tim Divisi Utama 1 April lalu.
Jika aturan itu dilanggar, PT. Liga Indonesia selaku operator kompetisi bakal memberikan sanksi kepada tim berupa denda maksimal Rp100 juta. PSIS saat uji coba melawan Tim Nasional (Timnas) U-19 lalu sempat ditegur oleh PSSI lantaran menyalakan flare di tribun timur.

Berkaca pada kejadian tersebut, manajemen berharap tidak diulang kembali agar tidak merugikan tim. Selain menyalakan kembang api dan flare, suporter juga diminta tidak melakukan rasis terhadap pemain maupun tim lain. Hal itu juga bisa berakibat sanksi berupa denda.

Manajer PSIS Wahyu Winarto mengatakan, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada para suporter terhadap kebijakan tersebut. Sebab, melarang suporter menyalakan kembang api dan flare selama pertandingan berlangsung itu tidak mudah sehingga harus dilakukan step by step.

''Langkah pertama, kami akan sosialisasi dulu kepada suporter aturan dari PT. Liga Indonesia, bahwa itu (menyalakan flare) tidak boleh dan ada dendanya,''kata dia.

Setelah dilakukan sosialisasi, manajemen akan bekerjasama dengan kepolisian untuk melakukan sweeping kepada suporter maupun penonton, agar tidak membawa flare dan kembang api ke dalam stadion.

Jika sudah dilakukan sosialisasi masih tetap menyalakan flare, tentunya akan dilakukan tindakan tegas.''Bisa juga dikeluarkan dari stadion. Tim bisa dikenai denda Rp50 juta, Rp100 juta, sudah ada buku pedomannya,''tegasnya.

Pria yang akrab disapa Liluk ini mengatakan, dari pengalamannya menjadi ketua panpel PSIS Semarang, temuan suporter yang menyalakan flare atau kembang api tetap ada. Karena itu, pengurus akan melakukan pendekatan terhadap para suproter.

''Saya yakin, kalau kita bicarakan dan lakukan pendekatan dengan baik-baik, suporter juga akan bisa memahami dan mau mengerti. Soal tindakan rasis, memang masih ada ketika menyinggung Persijap Jepara dalam yel-yel dan tim dari Pekalongan,''jelasnya.

Ketua Umum Panser Biru Mario Baskoro mengaku siap untuk mengikuti, apa yang sudah menjadi aturan dari PT Liga Indonesia terkait larangan menyalakan flare dan kambang api. Sebenarnya dia sangat menyayangkan keputusan tersebut, namun karena sudah menjadi kebijakan, mau tidak mau pihaknya harus mematuhinya.''Kami harus legawa. Sebenarnya menyalakan flare dan kembang api itu bentuk euforia dari teman-teman,''kata Mario.

Menurut dia, penyalaan flare saat uji coba melawan timnas beberpa waktu sudah menjadi bahan evaluasi Panser Biru. Pihaknya ke depan akan berusaha sedikit demi sedikit menghilangkan kebiasaan tersebut.

''Intinya, ini butuh proses. Soal tindakan rasis, sudah mulai dihilangkan teman-teman, saat melawan uji coba dengan timnas tidak lagi menyinggung Persijap karena justru akan membesarkan mereka,''ucap Mario.
(aww)
Berita Terkait
Ultah ke-88, PSIS Bagikan...
Ultah ke-88, PSIS Bagikan Paket Sembako ke Panser Biru dan Snex
CEO PSIS Semarang Maklum...
CEO PSIS Semarang Maklum Renovasi Stadion Jatidiri Dihentikan
Dinyatakan Negatif COVID-19,...
Dinyatakan Negatif COVID-19, Jandia Gabung Latihan PSIS
Liga 1 Berhenti Akibat...
Liga 1 Berhenti Akibat Corona, Pemain PSIS Jualan Pakaian
Direksi-Komisaris Baru...
Direksi-Komisaris Baru PT LIB, PSIS : Jangan Untuk Main-Main!
Skuad Mahesa Jenar Langsung...
Skuad Mahesa Jenar Langsung Tancap Gas di Awal Pekan
Berita Terkini
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
25 menit yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
4 jam yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
6 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Syarat Sah Hewan Kurban,...
Syarat Sah Hewan Kurban, Tidak Boleh Cacat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved