Ups, Menpora salah sebut tahun Asian Games
Senin, 07 April 2014 - 14:57 WIB
Ups, Menpora salah sebut tahun Asian Games
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, keseleo lidah saat menyebut tahun penyelenggaraan Asian Games ke-18 yang akan dilangsungkan di Surabaya. Politisi Partai Demokrat itu menyebut tahun penyelenggaraan 2022. Padahal, Asian Games ke-18 akan dilangsungkan 2019.
“Kabar terakhir menyebut Vietnam mengundurkan diri. Jadi Jawa Timur akan menjadi tuan rumah Asian Games 2022,” sebut Menpora di Surabaya, pekan lalu.
Juru bicara Menpora, Gatot S. Dewa Broto mengungkapkan, Menpora pun sudah menyampaikan permintaan maaf terkait hal tersebut tadi malam. “Dia (Menpora) telat membuka dokumen dan mengatakan jika yang benar itu tahun 2019. Tadi malam, Menpora sudah menyampaikan permohonan maafnya,” ujar Gatot di Kantor Kemenpora, Senin (7/4) hari ini.
Sekedar informasi, Indonesia baru satu kali menjadi tuan rumah Asian Games pada tahun 1962. Saat itu, Indonesia menjadi runner up dibawah Jepang. Indonesia terakhir kali meraih posisi 10 besar pada Asian Games 1990 di Beijing China. Indonesia finis diposisi tujuh dari 22 negara dengan torehan tiga medali emas, enam perak, dan 21 perunggu.
“Kabar terakhir menyebut Vietnam mengundurkan diri. Jadi Jawa Timur akan menjadi tuan rumah Asian Games 2022,” sebut Menpora di Surabaya, pekan lalu.
Juru bicara Menpora, Gatot S. Dewa Broto mengungkapkan, Menpora pun sudah menyampaikan permintaan maaf terkait hal tersebut tadi malam. “Dia (Menpora) telat membuka dokumen dan mengatakan jika yang benar itu tahun 2019. Tadi malam, Menpora sudah menyampaikan permohonan maafnya,” ujar Gatot di Kantor Kemenpora, Senin (7/4) hari ini.
Sekedar informasi, Indonesia baru satu kali menjadi tuan rumah Asian Games pada tahun 1962. Saat itu, Indonesia menjadi runner up dibawah Jepang. Indonesia terakhir kali meraih posisi 10 besar pada Asian Games 1990 di Beijing China. Indonesia finis diposisi tujuh dari 22 negara dengan torehan tiga medali emas, enam perak, dan 21 perunggu.
(nug)