Emery puji keberanian Sevilla usai lolos dramatis
Jum'at, 02 Mei 2014 - 15:31 WIB
Emery puji keberanian Sevilla usai lolos dramatis
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Sevilla, Unai Emery memuji keberanian tim asuhannya untuk terus berjuang hingga menit akhir setelah sempat tertinggal jauh di laga leg kedua semifinal Europa League, dini hari tadi. Membawa modal kemenangan 2-0 dari pertemuan pertama, Sevilla sempat pesimis setelah tertinggal tiga gol.
Valencia berada di atas angin lewat tiga gol sumbangan Sofiane Feghouli, Jérémy Mathieu dan gol bunuh diri Beto. Tragis bagi tim tuan rumah, saat tiket final di depan mata harus buyar setelah Los Nervionenses -julukan Sevilla- secara dramatis melesakkan gol away di menit keempat injury time.
Sebuah lemparan ke dalam diteruskan Federico Fazio ke dalam kotak penalti dan Stephane M'Bia menyongsong bola dengan tandukan keras yang gagal dijangkau Diego Alves. Valencia menangis, Sevilla berpesta menyambut kelolosan ke Juventus Stadium. Hasil 3-1 di Mestalla menjadikan agregat imbang 3-3 dan hasl itu cukup bagi Sevilla ke laga final setelah unggul gol tandang.
"Hasil ini sangat unik, kami berhasil melalui semuanya disaat-saat sulit. Cara saya merayakan gol sangat natural melihat bagaimana kami mampu lolos. Saya tidak peduli dengan partai final. Kami hanya perlu menikmati kesuksesan ini. Ini sebuah pertandingan yang sangat indah," ucap Emery seperti dilansir Soccerway, Jumat (2/5).
Emery juga memberikan pujian kepada staf pelatih yang menurutnya berperan besar atas terjadinya gol M'Bia. "Saya senang untuk staf teknis saya karena mereka bekerja keras. Ini hasil dari rencana yang telah diperhitungkan ketika Fazio membuka peluang untuk kemudian tercipta sundulan yang menghantarkan kami ke final," tandasnya.
Valencia berada di atas angin lewat tiga gol sumbangan Sofiane Feghouli, Jérémy Mathieu dan gol bunuh diri Beto. Tragis bagi tim tuan rumah, saat tiket final di depan mata harus buyar setelah Los Nervionenses -julukan Sevilla- secara dramatis melesakkan gol away di menit keempat injury time.
Sebuah lemparan ke dalam diteruskan Federico Fazio ke dalam kotak penalti dan Stephane M'Bia menyongsong bola dengan tandukan keras yang gagal dijangkau Diego Alves. Valencia menangis, Sevilla berpesta menyambut kelolosan ke Juventus Stadium. Hasil 3-1 di Mestalla menjadikan agregat imbang 3-3 dan hasl itu cukup bagi Sevilla ke laga final setelah unggul gol tandang.
"Hasil ini sangat unik, kami berhasil melalui semuanya disaat-saat sulit. Cara saya merayakan gol sangat natural melihat bagaimana kami mampu lolos. Saya tidak peduli dengan partai final. Kami hanya perlu menikmati kesuksesan ini. Ini sebuah pertandingan yang sangat indah," ucap Emery seperti dilansir Soccerway, Jumat (2/5).
Emery juga memberikan pujian kepada staf pelatih yang menurutnya berperan besar atas terjadinya gol M'Bia. "Saya senang untuk staf teknis saya karena mereka bekerja keras. Ini hasil dari rencana yang telah diperhitungkan ketika Fazio membuka peluang untuk kemudian tercipta sundulan yang menghantarkan kami ke final," tandasnya.
(akr)