Tim Thomas dan Uber terbang ke India berbekal beras
Kamis, 08 Mei 2014 - 13:57 WIB
Tim Thomas dan Uber terbang ke India berbekal beras
A
A
A
Sindonews.com - Tim Thomas dan Uber Indonesia sudah melakukan persiapan dengan matang sebelum bertolak ke New Delhi, India, pada 18-25 Mei mendatang. Salah satunya adalah masalah perbekalan para pemain serta tim ofisial di ajang bergengsi itu.
Seperti dilansir Badminton Indonesia, Kamis (8/5), ruangan bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, terlihat penuh dengan barang-barang yang siap untuk diangkut ke India. Yakni beras, bumbu masakan, bahan makanan, suplemen, obat-obatan, hingga shuttlecock untuk berlatih. Tak hanya itu, PBSI juga bakal menerbangkan dua orang juru masak ke India.
"Kami sudah mempersiapkan bahan-bahan makanan untuk atlet sekitar dua minggu sebelum keberangkatan. Koordinasi juga telah dikakukan dengan pihak KBRI di New Delhi mengenai penyediaan makanan atlet. Semua dilakukan untuk memastikan makanan dan asupan gizi para atlet terjamin," kata dr. Laila Hamid, Ahli Gizi PBSI.
"Ada beberapa bahan-bahan makanan dan bumbu yang kami bawa dari Jakarta, termasuk beras, karena jenis beras di sana berbeda. Kami membawa 200 kg beras untuk persediaan kurang lebih dua minggu di New Delhi. Tak cuma untuk atlet, kami juga menyiapkan makanan untuk pelatih dan tim ofisial," sambung dr. Laila.
Nantinya, tambah dr Laila, seluruh makanan untuk atlet serta tim ofisial akan diolah di dapur yang telah disiapkan di gedung KBRI New Delhi. Selain itu, peralatan masak hingga kendaraan untuk transportasi makanan ke arena pertandingan, semua juga sudah dipersiapkan dengan baik.
Demi kenyamanan para atlet, dr. Laila beserta juru masak dan beberapa tim ofisial akan berangkat ke India tiga hari lebih awal. Sementara rombongan atlet tim Piala Thomas dan Uber akan terbang ke New Delhi pada Selasa (13/5) pekan depan.
Seperti dilansir Badminton Indonesia, Kamis (8/5), ruangan bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, terlihat penuh dengan barang-barang yang siap untuk diangkut ke India. Yakni beras, bumbu masakan, bahan makanan, suplemen, obat-obatan, hingga shuttlecock untuk berlatih. Tak hanya itu, PBSI juga bakal menerbangkan dua orang juru masak ke India.
"Kami sudah mempersiapkan bahan-bahan makanan untuk atlet sekitar dua minggu sebelum keberangkatan. Koordinasi juga telah dikakukan dengan pihak KBRI di New Delhi mengenai penyediaan makanan atlet. Semua dilakukan untuk memastikan makanan dan asupan gizi para atlet terjamin," kata dr. Laila Hamid, Ahli Gizi PBSI.
"Ada beberapa bahan-bahan makanan dan bumbu yang kami bawa dari Jakarta, termasuk beras, karena jenis beras di sana berbeda. Kami membawa 200 kg beras untuk persediaan kurang lebih dua minggu di New Delhi. Tak cuma untuk atlet, kami juga menyiapkan makanan untuk pelatih dan tim ofisial," sambung dr. Laila.
Nantinya, tambah dr Laila, seluruh makanan untuk atlet serta tim ofisial akan diolah di dapur yang telah disiapkan di gedung KBRI New Delhi. Selain itu, peralatan masak hingga kendaraan untuk transportasi makanan ke arena pertandingan, semua juga sudah dipersiapkan dengan baik.
Demi kenyamanan para atlet, dr. Laila beserta juru masak dan beberapa tim ofisial akan berangkat ke India tiga hari lebih awal. Sementara rombongan atlet tim Piala Thomas dan Uber akan terbang ke New Delhi pada Selasa (13/5) pekan depan.
(nug)