Loew Siap Hadapi Tekanan

Selasa, 10 Juni 2014 - 13:57 WIB
Loew Siap Hadapi Tekanan
Loew Siap Hadapi Tekanan
A A A
BAHIA - Piala Dunia 2014, Brazil merupakan turnamen ketiga buat pelatih Jerman, Joachim Loew. Diawali sebagai asisten pelatih di bawah Jurgen Klinsmann Piala Dunia 2006, dan satu lagi ketika memimpin Der Panzer di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Jerman merupakan pemegang tiga kali juara dunia. Namun, sejak terakhir kali menjadi juara pada Piala Dunia 1990 di Italia, Nationalmannschaft selalu gagal menjadi yang terbaik di turnamen empat tahun tersebut.

Kembali dipercaya memimpin Philipp Lahm dkk di Piala Dunia 2014, pelatih berusia 54 tahun itu mengaku siap menghadapi tekanan yang diberikan kepadanya. Hal ini diungkapkannya dalam wawancara dengan FIFA.com.

FIFA.com: Anda terkenal sangat teliti dalam mempersiapkan tim. Tapi, bagaimana Anda mempersiapkan Jerman untuk Piala Dunia 2014:

Joachim Loew: Ada beberapa hal yang dapat Anda rencanakan di awal persiapan, seperti meningkatkan kebugaran hingga taktik. Tapi, itu semua hanya persiapan awal menuju sukses di titik tertentu. Karena itu, kami sudah melakukan pekerjaan dengan sangat intens selama latihan di South Tyrol. Saya senang dengan cara pemain berlatih, meskipun hal itu belum bisa menjami kami sukses dan menjadi juara Piala Dunia.

FIFA.com: Anda tengah berjuang untuk mendapatkan gelar Piala Dunia keempat buat Jerman. Apakah hal itu menjadi beban tersendiri buat Anda?

Loew: Semakin dekat dengan turnamen semakin dekat dengan apa yang kami inginkan selama ini. Saya percaya dengan hal itu. Sekarang, saya menghadapi tekanan yang tinggi dan saya menikmati itu. Bertanding di Piala Dunia di negeri gila bola (Brazil) merupakan hal yang sangat baik bagi para pemain, pelatih dan fans.

FIFA.com: Di Piala Dunia 2010, Jerman dinilai bermain dengan gaya yang menarik. Apakah Anda bangga bisa menciptakan hal itu?

Loew: Kesombongan adalah kata yang salah. Saya berpikir itu lebih kepada rasa puas dan sukacita. Apa yang telah kami ciptakan merupakan kerja keras tim. Kami sangat beruntung apa yang kami bangun telah berjalan dengan baik, apakah itu di level klub atau akademi. Jadi, semuanya berkat semua elemen sepak bola Jerman.

FIFA.com: Seberapa sulit menanamkan sisi kreatif dalam menerapkan taktik menyerang dalam tim Anda tanpa mengabaikan sisi tradisional Jerman yang terkenal dengan semangat juang tinggi?

Loew: Itu tidak sulit sama sekali. Sisi tradisional sudah lama tertanam dan menjadi karakteristik. Kami sama sekali tidak mengabaikan hal tersebut, tetapi sebaliknya kami mampu menyatukannya. Jika semunya berjalan dengan sempurna, itu akan menjadi baik buat kami.

FIFA.com: Apakah itu menjadi modal buat Jerman di Brazil nanti?

Loew: Jika kami ingin sukses di Brazil, kami perlu menggabungkan semuanya ke dalam permainan kami. Para pemain tahu bahwa mayoritas dari mereka sudah memiliki pengalaman di pertandingan-pertandingan besar dan tahu apa yang harus mereka lalukan.

FIFA.com: Pada Piala Dunia 2006 di Jerman, Anda adalah asisten Jurgen Klinsmann. Kenangan khusus apa yang Anda ingat di turnamen itu?

Loew: Saya tidak memiliki kenangan khusus, karena kenangan yang ada pada turnamen itu begitu besar dan beragam. Turnamen itu sangat berharga buat semua orang. Kami membuka pertandingan di Muenchen, hingga memainkan laga untuk meraih posisi ketiga di Stuttgart. Kami merasakan semuanya sangat luar biasa.

FIFA.com: Anda dan Jurgen Klinsmann telah saling membantu satu sama lain dalam perjalanan karir Anda masing-masing. Kalian akan kembali bertemu pada 26 Juni di Recife ketika Jerman bersua AS. Bagaimana rasanya tiba-tiba berada di sisi yang berlawanan?

Loew: Ini bukan pertama kalinya itu terjadi karena kami menghadapi situasi yang sama saat timnas Jerman melakoni tur Amerika Serikat kami musim panas lalu, tapi tentu saja kali ini situasinya berbeda karena banyak hal yang dipetaruhkan.

FIFA.com: Apa pendapat Anda tentang Klinsmann?

Loew: Saya selalu senang ketika dekat dengannya. Saya menghargai pendapatnya dan selalu menarik mendengar apa yang ia pikirkan tentang situasi dan ide-ide tertentu. Klinsmann adalah pelatih yang sangat baik dengan kualitas yang luar biasa. Dia memiliki karakter yang positif dan selalu terbuka. Dia teliti dan selalu ingin menang.
(dka)
Berita Terkait
Hasil EURO 2024: Langsung...
Hasil EURO 2024: Langsung Tancap Gas, Jerman Bantai Skotlandia 5-1
Hasil UEFA Nations League...
Hasil UEFA Nations League 2022/2023: Memalukan, Jerman Dibungkam Hungaria di Kandang
Jerman Tekuk Prancis...
Jerman Tekuk Prancis 2-1, Rudi Voeller Pantik Kekuatan Tim Panser
Hasil Sepak Bola Dunia:...
Hasil Sepak Bola Dunia: Inggris Ditahan, Jerman Menang Dramatis, Indonesia ke Final
Hansi Flick Dipecat,...
Hansi Flick Dipecat, Rudi Voeller Pimpin Timnas Jerman Hadapi Prancis
Agen Tegaskan Juergen...
Agen Tegaskan Juergen Klopp Tetap di Liverpool: Dia Punya Kontrak Jangka Panjang
Berita Terkini
Local Pride, Ini 8 Tim...
Local Pride, Ini 8 Tim Piala Dunia 2026 yang Pakai Skuad Full Kelahiran Negaranya Sendiri
3 jam yang lalu
Fakta Menarik Piala...
Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Italia Gagal ke Piala Dunia, tapi Serie A Penyumbang Pemain Terbanyak
5 jam yang lalu
Gelandang Meksiko Gilberto...
Gelandang Meksiko Gilberto Mora Jadi Pemain Termuda di Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Menang, Fajar/Fikri Tumbang
17 jam yang lalu
Adaptasi Cepat Jadi...
Adaptasi Cepat Jadi Modal Timnas Futsal U-17 Indonesia Menuju Spanyol
21 jam yang lalu
TC Timnas Futsal Indonesia...
TC Timnas Futsal Indonesia U-17 Digeber Jelang Beraksi di Spanyol
21 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved