Lawan Spanyol Buat Van Gaal Bernostalgia
Jum'at, 13 Juni 2014 - 22:55 WIB
Lawan Spanyol Buat Van Gaal Bernostalgia
A
A
A
SALVADOR - Jelang pertemuan Spanyol kontra Belanda,di partai Grup B Piala Dunia 2014 Brazil, Louis van Gaal sedikit bernostalgia dengan kenangan final Piala Dunia 2010 yang mempertemukan kedua tim. Sebagai seorang Nederlander, Van Gaal yang kini menangani timnas Belanda menggantikan Bert van Marwijk, justru mengaku gembira, Spanyol yang keluar sebagai juara dunia.
Dukungan tersebut tak lepas dari banyaknya mantan anak asuh Van Gaal sewaktu melatih Barcelona. Sebut saja Xavi, Iniesta, Victor Valdes hingga Carles Puyol. Jumlah tersebut lebih banyak dari yang ada di timnas Belanda pada 2010.
"Belanda ada di final tetapi ada lima pemain di skuat Spanyol saat itu yang saya latih dan asah. Di tim Belanda, hanya ada nama Arjen Robben dan Mark van Bommel," ucap Van Gaal seperti dilansir situs resmi FIFA, Jumat (13/6).
"Jadi Anda merasa saya harus mendukung tim Spanyol meski anda seorang Belanda. Pada akhirnya itu membingungkan saya tetapi ketika Spanyol menang saya bangga. Itu pasti," tandasnya.
Belanda saat itu memang harus mengakui keunggulan Spanyol lewat gol tunggal Andres Iniesta. Kekalahan itu memupus harapan Belanda untuk meraih trofi Piala Dunia pertama sekaligus mengakhiri julukan Raja Tanpa Mahkota yang kerap disematkan publik kepada Wesley Sneijder dkk.
Ikuti Quiz Berhadiah Handphone
Dukungan tersebut tak lepas dari banyaknya mantan anak asuh Van Gaal sewaktu melatih Barcelona. Sebut saja Xavi, Iniesta, Victor Valdes hingga Carles Puyol. Jumlah tersebut lebih banyak dari yang ada di timnas Belanda pada 2010.
"Belanda ada di final tetapi ada lima pemain di skuat Spanyol saat itu yang saya latih dan asah. Di tim Belanda, hanya ada nama Arjen Robben dan Mark van Bommel," ucap Van Gaal seperti dilansir situs resmi FIFA, Jumat (13/6).
"Jadi Anda merasa saya harus mendukung tim Spanyol meski anda seorang Belanda. Pada akhirnya itu membingungkan saya tetapi ketika Spanyol menang saya bangga. Itu pasti," tandasnya.
Belanda saat itu memang harus mengakui keunggulan Spanyol lewat gol tunggal Andres Iniesta. Kekalahan itu memupus harapan Belanda untuk meraih trofi Piala Dunia pertama sekaligus mengakhiri julukan Raja Tanpa Mahkota yang kerap disematkan publik kepada Wesley Sneijder dkk.
Ikuti Quiz Berhadiah Handphone
(akr)