Nigeria dan Iran Berbagi Satu Angka
Selasa, 17 Juni 2014 - 03:50 WIB
Nigeria dan Iran Berbagi Satu Angka
A
A
A
CURITIBA - Nigeria gagal memenuhi ambisinya untuk meraih tiga angka kala menghadapi Iran. Berbagi satu angka menjadi hasil realistis yang mereka harus terima meski sepanjang permainan mendominasi menit demi menit.
Mengawali pertandingan Nigeria langsung tancap gas. Dukungan penonton yang memadati Stadion Baixada, Curitiba, Rabu (17/6) dinihari memberikan mereka lecutan semangat. Mereka seolah melupakan persoalan bonus yang sebelumnya melilit tim ini sebelum berangkat ke Brazil.
Baru dua menit laga berlangsung, ancaman langsung diberikan Victor Moses. Pemain Liverpool tersebut mencoba mengetes kiper Iran, Alireza Haghighi. Sayang tembakannya masih mendatar dan lemah hingga bisa diselematkan.
Bisa dikatakan sepanjang babak pertama, Iran hanya mencoba bertahan dan melakukan serangan balik. Sampai pertengahan babak pertama, Tim Elang Super terus mengurung pertahanan Iran. Sayangnya gol yang ditunggu belum hadir juga.
Di babak kedua Nigeria kembali mendominasi pertandingan. Tapi lag-lagi beberapa kali serangan belum bisa membuahkan hasil. Iran sendiri mulai berani memberikan perlawanan. Hal serupa juga terjadi setelah kegagalan demi kegagalan juga mereka alami. Aksi Reza Ghoochannejhad juga beberapakali berhasil dipatahkan pemain belakang Nigeria.
Jual beli serangan di akhir pertandingan pun tidak membuahkan hasil. Penyelesaian akhir yang kurang baik menjadi kedua tim gagal memaksimalkan peluang yang tercipta. Dengan hasil ini, Nigeria dan Iran untuk sementara berada di kedua dan ketiga di bawah Argentina. Sedangkan Bosnia menjadi juru kunci setelah di pertandingan pertama dikalahkan Argentina 2-1.
Susunan Pemain
Iran
12-Alireza Haghighi; 15-Pejman Montazeri, 4-Jalal Hosseini, 5-Amir Sadeghi, 23-Mehrdad Pooladi; 3-Ehsan Hajsafi, 6-Javad Nekounam, 14-Andranik Teymourian, 21-Ashkan Dejagah; 16-Reza Ghoochannejhad, 2-Khosro Heydari
Cadangan
1-Rahman Ahmadi, 7-Masoud Shojaei, 8-Reza Haghighi, 9-Ali Reza Jahanbakhsh, 10-Karim Ansarifard, 11-Ghasem Haddadifa, 13-Hossein Mahini, 17-Ahmad Alenemeh, 18-Bakhtiyar Rahmani, 19-Hashem Beikzadeh, 20-Steven Beitashour, 22-Daniel Davari
Nigeria
1-Vincent Enyeama; 5-Efe Ambrose, 14-Godfrey Oboabona, 22-Kenneth Omerou, 13-Juwon Oshaniwa; 10-John Obi Mikel, 17-Ogenyi Onazi, 15-Ramon Azeez, 11-Victor Moses; 7-Ahmed Musa, 9-Emmanuel Emenike
Cadangan
2-Joseph Yobo, 3-Ejike Uzoenyi, 4-Ruben Gabriel, 6-Azubuike Egwuekwe, 8-Peter Odemwingie, 12-Kunle Odunlami, 16-Austine Ejide, 18-Michael Babatunde, 19-Uche Nwofor, 20-Michael Uchebo, 21-Chigozie Agbim, 23-Shola Ameobi
Wasit
Carlos Vera (Ekuador)
Mengawali pertandingan Nigeria langsung tancap gas. Dukungan penonton yang memadati Stadion Baixada, Curitiba, Rabu (17/6) dinihari memberikan mereka lecutan semangat. Mereka seolah melupakan persoalan bonus yang sebelumnya melilit tim ini sebelum berangkat ke Brazil.
Baru dua menit laga berlangsung, ancaman langsung diberikan Victor Moses. Pemain Liverpool tersebut mencoba mengetes kiper Iran, Alireza Haghighi. Sayang tembakannya masih mendatar dan lemah hingga bisa diselematkan.
Bisa dikatakan sepanjang babak pertama, Iran hanya mencoba bertahan dan melakukan serangan balik. Sampai pertengahan babak pertama, Tim Elang Super terus mengurung pertahanan Iran. Sayangnya gol yang ditunggu belum hadir juga.
Di babak kedua Nigeria kembali mendominasi pertandingan. Tapi lag-lagi beberapa kali serangan belum bisa membuahkan hasil. Iran sendiri mulai berani memberikan perlawanan. Hal serupa juga terjadi setelah kegagalan demi kegagalan juga mereka alami. Aksi Reza Ghoochannejhad juga beberapakali berhasil dipatahkan pemain belakang Nigeria.
Jual beli serangan di akhir pertandingan pun tidak membuahkan hasil. Penyelesaian akhir yang kurang baik menjadi kedua tim gagal memaksimalkan peluang yang tercipta. Dengan hasil ini, Nigeria dan Iran untuk sementara berada di kedua dan ketiga di bawah Argentina. Sedangkan Bosnia menjadi juru kunci setelah di pertandingan pertama dikalahkan Argentina 2-1.
Susunan Pemain
Iran
12-Alireza Haghighi; 15-Pejman Montazeri, 4-Jalal Hosseini, 5-Amir Sadeghi, 23-Mehrdad Pooladi; 3-Ehsan Hajsafi, 6-Javad Nekounam, 14-Andranik Teymourian, 21-Ashkan Dejagah; 16-Reza Ghoochannejhad, 2-Khosro Heydari
Cadangan
1-Rahman Ahmadi, 7-Masoud Shojaei, 8-Reza Haghighi, 9-Ali Reza Jahanbakhsh, 10-Karim Ansarifard, 11-Ghasem Haddadifa, 13-Hossein Mahini, 17-Ahmad Alenemeh, 18-Bakhtiyar Rahmani, 19-Hashem Beikzadeh, 20-Steven Beitashour, 22-Daniel Davari
Nigeria
1-Vincent Enyeama; 5-Efe Ambrose, 14-Godfrey Oboabona, 22-Kenneth Omerou, 13-Juwon Oshaniwa; 10-John Obi Mikel, 17-Ogenyi Onazi, 15-Ramon Azeez, 11-Victor Moses; 7-Ahmed Musa, 9-Emmanuel Emenike
Cadangan
2-Joseph Yobo, 3-Ejike Uzoenyi, 4-Ruben Gabriel, 6-Azubuike Egwuekwe, 8-Peter Odemwingie, 12-Kunle Odunlami, 16-Austine Ejide, 18-Michael Babatunde, 19-Uche Nwofor, 20-Michael Uchebo, 21-Chigozie Agbim, 23-Shola Ameobi
Wasit
Carlos Vera (Ekuador)
(bbk)