Dua Laga Tak Maksimal, Tontowi/Liliyana Evaluasi Total
Kamis, 19 Juni 2014 - 16:24 WIB
Dua Laga Tak Maksimal, Tontowi/Liliyana Evaluasi Total
A
A
A
JAKARTA - Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, harus bersusah payah mendapatkan tiket perempatfinal di turnamen BCA Indonesia Open Super Series Preimer (BIOSSP) 2014. Unggulan kedua itu mengaku, masih kesulitan mendapatkan permainan terbaik selama bertarung di Istora Senayan, Jakarta, kemarin.
Peraih tiga gelar Juara All England itu, terlihat tampil kurang memuaskan saat mengalahkan pasangan Korea Selatan Baek Choel Shin/Ye Na Jang 21-11, 22-24, 21-13. Pasalnya, ini merupakan kemenangan rubber game kedua secara beruntun bagi Tontowi/Liliyana di ajang itu. Sebelumnya, mereka juga bermain tiga set pada babak pertama dengan Michael Fuchs/Birgit Michels (Jerman), 21-16, 18-21, 21-19.
Kondisi itu tentu membuat Butet -sapaan akrab Liliyana- sedikit kecewa. Padahal, dia merasa sangat percaya diri bisa melakukan yang terbaik di ajang yang juga didukung Djarum Foundation itu. Namun, penampilannya justru berbalik dan sempat tertekan. Tapi, dia mengaku akan tampil lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya.
"Melihat permainan tadi menang, penampilan kita masih belum in dan belum enak. Awalnya saya lumayan, tapi lama-lama saya keikutan juga. Saya mulai kembali normal pada set ketiga," ucap Butet. "Saya juga akan evaluasi. Dibandingkan maen bagus kalah, lebih baik main jelek menang. Tapi, besok harus lebih baik lagi," lanjutnya.
Dengan kemenangan ini, Tontowi/Liliyana akan menghadapi pemenang antara pasangan Thailand Jongjit Maneepong/Taerattanachai dan Chirs Adcock/Gabrielle Adcock dari Inggris di babak delapan besar. Kedua lawan itu sangat tangguh bagi pasangan terbaik Indonesia. Hal itu tentu akan diwaspadai Butet yang sangat berambisi mendapatkan gelar perdananya bersama Tontowi.
"Mudah-mudahan besok bisa lebih baik lagi. Jika penampilan tidak juga berubah, peluang untuk menjadi juara akan sulit," ujar Liliyana. "Kita hanya ingin menunjukan permainan terbaik tapi kadang-kadang bisa menjadi beban sendiri. Jadi, besok kemungkinan akan melawan Adcock. Apalagi, penampilan mereka sudah semakin meningkat belakangan ini," cetusnya.
Peraih tiga gelar Juara All England itu, terlihat tampil kurang memuaskan saat mengalahkan pasangan Korea Selatan Baek Choel Shin/Ye Na Jang 21-11, 22-24, 21-13. Pasalnya, ini merupakan kemenangan rubber game kedua secara beruntun bagi Tontowi/Liliyana di ajang itu. Sebelumnya, mereka juga bermain tiga set pada babak pertama dengan Michael Fuchs/Birgit Michels (Jerman), 21-16, 18-21, 21-19.
Kondisi itu tentu membuat Butet -sapaan akrab Liliyana- sedikit kecewa. Padahal, dia merasa sangat percaya diri bisa melakukan yang terbaik di ajang yang juga didukung Djarum Foundation itu. Namun, penampilannya justru berbalik dan sempat tertekan. Tapi, dia mengaku akan tampil lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya.
"Melihat permainan tadi menang, penampilan kita masih belum in dan belum enak. Awalnya saya lumayan, tapi lama-lama saya keikutan juga. Saya mulai kembali normal pada set ketiga," ucap Butet. "Saya juga akan evaluasi. Dibandingkan maen bagus kalah, lebih baik main jelek menang. Tapi, besok harus lebih baik lagi," lanjutnya.
Dengan kemenangan ini, Tontowi/Liliyana akan menghadapi pemenang antara pasangan Thailand Jongjit Maneepong/Taerattanachai dan Chirs Adcock/Gabrielle Adcock dari Inggris di babak delapan besar. Kedua lawan itu sangat tangguh bagi pasangan terbaik Indonesia. Hal itu tentu akan diwaspadai Butet yang sangat berambisi mendapatkan gelar perdananya bersama Tontowi.
"Mudah-mudahan besok bisa lebih baik lagi. Jika penampilan tidak juga berubah, peluang untuk menjadi juara akan sulit," ujar Liliyana. "Kita hanya ingin menunjukan permainan terbaik tapi kadang-kadang bisa menjadi beban sendiri. Jadi, besok kemungkinan akan melawan Adcock. Apalagi, penampilan mereka sudah semakin meningkat belakangan ini," cetusnya.
(dka)