Masakan Ipah Puaskan Kerinduan Menu Indonesia

Kamis, 26 Juni 2014 - 12:34 WIB
Masakan Ipah Puaskan...
Masakan Ipah Puaskan Kerinduan Menu Indonesia
A A A
SAO PAULO - Nasi, ayam balado, cap cay, mie goreng, bumbu kacang, dan kerupuk tersaji di meja ruang tamu kediaman Saleh Sumantri, Warga Negara Indonesia di Brazil. Saya tidak perlu menunggu disuruh dua kali untuk menyantapnya sekaligus memuaskan kerinduan lidah terhadap masakan Tanah Air tersebut.

Terletak di belakang Masjid Mogi das Cruzes, Saleh menjamu saya yang sedang berkunjung ke kota kediamannya. Panganan dimasak sendiri oleh istrinya, Ipah. Keduanya sudah tinggal di Brazil sejak 1996. Saya sungguh berterima kasih atas keramahan keluarga yang telah dikaruniai masing-masing putra dan putri ini. Apalagi Ipah membungkuskan mie goreng yang tersisa banyak supaya dibawa pulang ke Sao Paulo.

"Terakhir kali saya ke Indonesia pada tahun 2000. Saya dibawa sesama orang Indonesia ke sini untuk bekerja melalui kontrak empat tahun. Setelah itu saya keluar dan bekerja di tempat lain," kata Saleh.

Sosok yang dimaksud Saleh adalah Kim-To, yang membuka toko perlengkapan rumah tidak jauh dari kediamannya. Kim-To jauh lebih lama menetap di Negeri Samba ketimbang Saleh. Dia telah berada di sana selama 46 tahun.

Saleh mengajak saya sebentar menyambangi toko Kim-To. Pada percakapan ringan terungkap Kim-To berwirausaha di berbagai bidang. Dia juga mengekspor rumput laut ke Brazil, sehingga cukup sering pulang kampung.

Seiring tenggelamnya matahari, Saleh menyempatkan mampir di toko milik warga Indonesia lainnya. Seperti Kim-To, Nyoman turut mengais nafkah lewat usaha jual beli material bangunan. Dia tinggal di Brazil sejak 2000.

Nyoman paham luar dalam sepak bola. Dia mempromosikan salah satu klub terbesar di Sao Paulo, Corinthians, dan menyebutnya sebagai yang terbaik di dunia. Sayang, kami tidak bisa berlama-lama berbincang karena perjalanan kembali ke tempat menginap masih jauh. Sedangkan hari sudah gelap. "Kalau begitu kami harus ke sini lagi nanti. Nanti saya berikan seragam Corinthians," janjinya.

Saleh, Kim-To, Nyoman serta keluarga masing-masing merupakan bagian komunitas Indonesia terbesar di Brasil. Disinyalir ada sekitar 200 orang asal Nusantara yang tinggal di kota yang terletak 70 kilometer timur Sao Paulo tersebut.
(aww)
Berita Terkait
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
EKSKLUSIF! Istri ADP...
EKSKLUSIF! Istri ADP Ungkap Sisi Lain Kematian Suaminya: Janggal!
Sisi Lain Amien Rais...
Sisi Lain Amien Rais yang Jarang Diketahui Publik
Kisah Khabib Nurmagomedov...
Kisah Khabib Nurmagomedov Mengungkap Sisi Lain Kehidupan Khabib
Arkeolog Ungkap Sisi...
Arkeolog Ungkap Sisi Lain Camazotz, Batman Suku Maya
Ustad Milenial Coba...
Ustad Milenial Coba Hadirkan Sisi Lain Dinamika Kehidupan Milenial
Berita Terkini
Local Pride, Ini 8 Tim...
Local Pride, Ini 8 Tim Piala Dunia 2026 yang Pakai Skuad Full Kelahiran Negaranya Sendiri
4 jam yang lalu
Fakta Menarik Piala...
Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Italia Gagal ke Piala Dunia, tapi Serie A Penyumbang Pemain Terbanyak
6 jam yang lalu
Gelandang Meksiko Gilberto...
Gelandang Meksiko Gilberto Mora Jadi Pemain Termuda di Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Menang, Fajar/Fikri Tumbang
18 jam yang lalu
Adaptasi Cepat Jadi...
Adaptasi Cepat Jadi Modal Timnas Futsal U-17 Indonesia Menuju Spanyol
21 jam yang lalu
TC Timnas Futsal Indonesia...
TC Timnas Futsal Indonesia U-17 Digeber Jelang Beraksi di Spanyol
22 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved