FPTI Sumsel Genjot Atlet Junior

Kamis, 14 Agustus 2014 - 11:35 WIB
FPTI Sumsel Genjot Atlet...
FPTI Sumsel Genjot Atlet Junior
A A A
PALEMBANG - Minimnya dana Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumatera Selatan menghambat program pemusatan latihan daerah (Pelatda). Padahal, Pelatda itu sebagai proyeksi atlet menghadapi Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) pada 2015 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016.

Karena itu, FPTI Sumsel akhirnya memilih untuk fokus melakukan pembinaan terhadap atlet junior. Pembinaan itupun tidak dilakukan secara terpusat. Mereka tetap berlatih di klub dan daerah masing-masing.

Ketua FPTI Sumsel, Iwan Kurniawan mengungkapkan,saat ini pihaknya masih terus berupaya mencari bantuan dari pihak ketiga. Harapannya, pihak ketiga ini mau memberikan bantuan dalam mengembangkan olahraga panjat tebing.

''Untuk menggelar Pelatda dibutuhkan dana yang tidak sedikit, tetapi tidak juga terlalu besar seperti yang diperlikan cabor lain. Karena itulah kita membutuhkan sponsor, untuk memenuhi segala kebutuhan yang diperlukan,”ungkapnya.

Namun dia tetap bersyukur, penggemar olahraga panjat tebing terutama di Sumsel memiliki motivasi yang tinggi untuk memajukan olahraga ini. Mereka tetap berlatih dengan serius di klubnya masing-masing meskipun tidak ada pemusatan latihan yang dilakukan, karena sebagian besar pelaku cabang olahraga ini berawal dari hobi.

Inilah yang membuat pihaknya tetap optimistis, banyak atlet muda berbakat yang akan bermunculan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sumsel di Lubuklinggau 2015 nanti. ''Porprov akan menjadi tolak ukur kesiapan atlet panjat tebing Sumsel untuk mengikuti Porwil di Bangka Belitung maupun PON di Jawa Barat nanti. Karena dari sanalah, kita bisa menjaring atlet terbaik yang nantinya akan dibina secara serius untuk meningkakan kualitasnya,”jelasnya.

Dia berharap adanya kepedulian dari pihak terkait seperti Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel maupun Dinas Pendidikan Olahraga (Dispora) Sumsel. ''Jangankan bantuan dana, fasilitas yang ada di Jakabaring Sport City (JSC) perlahan sudah mulai di makan umur dan mengalami penurunan kualitas. Hanya sekitar 40 persen lagi yang bisa dipergunakan untuk latihan,''keluhnya .
(aww)
Berita Terkait
Federasi Panjat Tebing...
Federasi Panjat Tebing Indonesia Bogor Torehkan Rekor MURI, Bupati Rudy: Kebanggaan untuk Indonesia
Jakarta Timur Juara...
Jakarta Timur Juara Umum Kejurprov Panjat Tebing DKI 2023
Pimpin Kontingen FPTI...
Pimpin Kontingen FPTI ke China, Herimen Targetkan Tambahan Atlet di Olimpiade Paris 2024
Atlet Indonesia Catat...
Atlet Indonesia Catat Rekor Dunia dan Sabet Emas IFSC World Cup
Pemanjat Tewas Terjatuh...
Pemanjat Tewas Terjatuh di Taman Pakui, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
Veddriq Leonardo Sumbang...
Veddriq Leonardo Sumbang Emas Kedua Indonesia di The World Games 2022
Berita Terkini
Ion Water Gandeng Hyrox...
Ion Water Gandeng Hyrox Jakarta, Buka Jalan Atlet Fitness Indonesia ke Panggung Global
1 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Sabar/Reza dan Raymond/Joaquin ke Perempat Final!
1 jam yang lalu
Ronaldo Jadi Brand Ambassador...
Ronaldo Jadi Brand Ambassador Global, Dreame Indonesia Luncurkan 3 Produk Smart Home Terbaru
1 jam yang lalu
Local Pride, Ini 8 Tim...
Local Pride, Ini 8 Tim Piala Dunia 2026 yang Pakai Skuad Full Kelahiran Negaranya Sendiri
10 jam yang lalu
Fakta Menarik Piala...
Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Italia Gagal ke Piala Dunia, tapi Serie A Penyumbang Pemain Terbanyak
12 jam yang lalu
Gelandang Meksiko Gilberto...
Gelandang Meksiko Gilberto Mora Jadi Pemain Termuda di Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
Infografis
Petinju yang Masuk Top...
Petinju yang Masuk Top 100 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved