PPSM Mati-matian Hindari Degradasi

Senin, 18 Agustus 2014 - 10:23 WIB
PPSM Mati-matian Hindari...
PPSM Mati-matian Hindari Degradasi
A A A
MAGELANG - PPSM Magelang harus berjuang mati-matian di laga terakhir menjamu Persis Solo pada 23 Agustus mendatang agar terhindar degradasi. Tim pelatih pun menyiapkan strategi untuk mengantisipasi absennya pemain belakang, Heri Setyawan karena akumulasi kartu.
Pelatih Kepala PPSM, M Hasan mengatakan, target bisa meraih minimal satu poin di tiga laga terakhirnya memang tak tercapai. Sebab, permainan anak-anak asuhannya dirasa masih dalam adaptasi setelah libur panjang tak latihan di jeda kompetisi lalu.''Memang ada sedikit masalah mengenai adaptasi pemain,''kata dia.

Namun, menurutnya di pertandingan selanjutnya nanti anak-anak asuhannya sudah siap bertempur. Melawan Persis nanti, ia berharap tim bisa minimal mengamankan satu poin.''Target kita bisa menang, tapi minimal seri sudah kita syukuri. Tapi jika seri, masih harus melihat hasil pertandingan lainnya. Jadi, jika ingin aman harus menang,''ujarnya.

Sebelumnya, skuad berjuluk Macan Tidar ini berada di peringkat tiga klasemen sementara grup empat Divisi Utama. Namun, dengan tidak adanya tambahan poin di tiga pertandingan sebelumnya, mereka merosot ke posisi tujuh.

PPSM dikalahkan dengan skor 2-0 dari tuan rumah Persiku Kudus, dipermalukan PSIS Semarang dengan kedudukan 4-0, dan kalah menyakitkan lawan Persitema Temanggung dengan skor 2-0. Saat melawan Persitema, Heri Setyawan terkena kartu merah.
Dengan absennya salah satu pemain intinya tersebut, maka tim pelatih pun harus mencari penggantinya. Sejauh ini mereka menyiapkan Drajad Hari Wibowo untuk menggantikan peran Heri. “Memang ini suatu kerugian bagi kita. Rencananya untuk mengganti Heri, kita akan menyiapkan Drajad H.W.,” ucapnya.

Dia mengaku peluang untuk bertahan di kompetisi kasta kedua Liga Indonesia ini masih cukup besar. Sebab, tim lainnya, seperti Persiku, Persipur Purwodadi, Persip Pekalongan, dan Persitema juga masih belum aman dari zona degradasi.''Mereka juga akan saling bunuh di laga terkakhirnya. Jadi, lolosnya kita dari zona merah juga tergantung dari hasil pertandingan mereka juga,” tuturnya.

Mengenai faktor non teknis, menurut Hasan, juga akan segera diselesaikan oleh manajemen. Yaitu, gaji untuk Juni dan Agustus.''Mei sudah dibayarkan, sementara untuk Juli tidak, karena kita tidak melakukan latihan di bulan itu,''ucapnya.
(aww)
Berita Terkait
Injak Leher Lawan, Pemain...
Injak Leher Lawan, Pemain Klub Divisi 3 Liga Indonesia Ini Cuma Dikartu Kuning
Kebutuhan Darah di Magelang...
Kebutuhan Darah di Magelang Meningkat, Puluhan Anggota Polres Ikut Donor Darah
Liga 1: Hadapi Bhayangkara...
Liga 1: Hadapi Bhayangkara FC di Magelang, Persib Bawa 24 Pemain
Diplomat Indonesia Pasarkan...
Diplomat Indonesia Pasarkan Magelang ke Luar Negeri
Magelang Surga Pencinta...
Magelang Surga Pencinta Olahraga Otomotif di Indonesia, Banyak Lahirkan Pembalap Berbakat
Liga 2 Tercoreng, Kalteng...
Liga 2 Tercoreng, Kalteng Putra vs PSBS Biak Dihiasi Baku Pukul
Berita Terkini
Ranking BWF Usai Badminton...
Ranking BWF Usai Badminton Asia Championships 2025: Empat Ganda Putra Indonesia Kuasai 10 Besar
12 menit yang lalu
Atlet Berkuda Indonesia...
Atlet Berkuda Indonesia Juara Toscana Tour 2025, PP Pordasi Susun Langkah Strategis di IKN
58 menit yang lalu
Link Streaming Real...
Link Streaming Real Madrid vs Arsenal Leg 2 Liga Champions 2025 di VISION+
1 jam yang lalu
Mengapa Conor McGregor...
Mengapa Conor McGregor Ngamuk Pecahkan Kaca Bus Khabib Nurmagomedov?
2 jam yang lalu
Profil Vitinho: Winger...
Profil Vitinho: Winger Asal Brasil yang Laporkan PSIS Semarang ke FIFA karena Gaji Tak Dibayar
4 jam yang lalu
Pelatih Korea Utara...
Pelatih Korea Utara Akui Timnya Sempat Gugup Hadapi Timnas Indonesia U-17
4 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Paling Sepi...
5 Bandara Paling Sepi di Indonesia, Bandara Purbalingga Mati Suri
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved