Dortmund Menelan Malu di Depan Publik Sendiri
Minggu, 24 Agustus 2014 - 02:10 WIB
Dortmund Menelan Malu di Depan Publik Sendiri
A
A
A
DORTMUND - Borrusia Dortmund dipaksa menelan malu dihadapan publik sendiri ketika menjamu Bayern Leverkusen dalam laga lanjutan Bundesliga, Jerman di Signal-Iduna-Park, Dortmund, Sabtu (23/8) malam. Dortmund dua kali kebobolan oleh Karim Bellarabi dan Stefan Kiebling, yang bertahan hingga laga bubar.
Bermain di kandang sendiri, Dortmund coba menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Tapi sayang tuan rumah dikejutkan lewat gol cepat winger Leverkusen, Karim Bellarabi ketika laga baru berjalan satu menit. Ini menjadi rekor gol tercepat di ajang Bundesliga, dengan kisaran waktu sembilan detik untuk membuat skuat asuhan Roger Schmidt memimpin 1-0.
Tertinggal lebih dulu, Dortmund coba mencari gol penyama. Tapi tampaknya skuat besutan Jurgen Klopp berjuang sangat keras, setelah belum juga mampu menyamakan kedudukan hingga turun minum. Memasuki paruh kedua, Dortmund yang tidak ingin malu di kandang sendiri, coba meningkatkan intensitas serangan.
Sementara Leverkusen dengan apik meladeni permainan agresif tuan rumah. Terus menekan, namun hingga penghujung babak kedua Dortmund tetap tidak bisa memecah kebuntuan. Bukannya mencetak gol penyama, Dortmund justru kembali kebobolan. Stefan Kiebling melangkapi keterpurukan Dormund, usai mencetak gol dimasa injury time. Hingga peluit panjang skor 2-0 untuk kemenangan Leverkusen tetap bertahan.
Bermain di kandang sendiri, Dortmund coba menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Tapi sayang tuan rumah dikejutkan lewat gol cepat winger Leverkusen, Karim Bellarabi ketika laga baru berjalan satu menit. Ini menjadi rekor gol tercepat di ajang Bundesliga, dengan kisaran waktu sembilan detik untuk membuat skuat asuhan Roger Schmidt memimpin 1-0.
Tertinggal lebih dulu, Dortmund coba mencari gol penyama. Tapi tampaknya skuat besutan Jurgen Klopp berjuang sangat keras, setelah belum juga mampu menyamakan kedudukan hingga turun minum. Memasuki paruh kedua, Dortmund yang tidak ingin malu di kandang sendiri, coba meningkatkan intensitas serangan.
Sementara Leverkusen dengan apik meladeni permainan agresif tuan rumah. Terus menekan, namun hingga penghujung babak kedua Dortmund tetap tidak bisa memecah kebuntuan. Bukannya mencetak gol penyama, Dortmund justru kembali kebobolan. Stefan Kiebling melangkapi keterpurukan Dormund, usai mencetak gol dimasa injury time. Hingga peluit panjang skor 2-0 untuk kemenangan Leverkusen tetap bertahan.
(akr)