Ratusan Petenis Asing Ikut Angkat Gengsi Turnamen
Jum'at, 10 Oktober 2014 - 13:21 WIB
Ratusan Petenis Asing Ikut Angkat Gengsi Turnamen
A
A
A
SURABAYA - Gengsi Turnamen tenis internasional ITF Junior bertitel "Widjojo Soejono MNC Group Pelindo 2014" makin meningkat. Buktinya, ajang yang digelar di Lapangan Tenis Kodam V/Brawijaya, Surabaya, 14-19 Oktober, dibanjiri ratusan peserta asing dari 26 negara.
Direktur Turnamen Didik Utomo Pribadi mengatakan jumlah petenis dari luar negeri yang ambil bagian pada turnamen grade IV ini mencapai lebih dari 200 orang, sedangkan dari petenis lokal sekitar 250 orang. "Turnamen junior tahunan ini masih diminati peserta dari banyak negara, meskipun pada saat bersamaan ada turnamen serupa di negara lain,"katanya.
Petenis manca negara yang hadir antara lain dari Taiwan, Singapura, Rusia, India, Inggris, Hong Kong, Finlandia, Thailand, Amerika Serikat, Tiongkok, Australia, Qatar, Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Jepang.
Tahun lalu, tuan rumah Indonesia meraih dua gelar juara masing-masing melalui Efriliya Herlina di nomor tunggal putri dan pasangan Achmad Imam Maruf/Yogi Argi Syahputra di ganda putra. Selain itu, Efriliya yang berpasangan dengan petenis India Parminder Kaur juga sukses menjuarai ganda putri, sementara gelar tunggal putra direbut petenis Selandia Baru, Connor Heap.
"Tahun ini Efriliya sudah tidak bisa tampil karena usianya sudah melewati 17 tahun. Tapi, masih ada Achmad Imam Maruf yang tahun lalu menjadi finalis tunggal putra. Selain itu, beberapa petenis putri Indonesia juga berpeluang mengulangi sukses,"kata Didik Utomo Pribadi.
Direktur Turnamen Didik Utomo Pribadi mengatakan jumlah petenis dari luar negeri yang ambil bagian pada turnamen grade IV ini mencapai lebih dari 200 orang, sedangkan dari petenis lokal sekitar 250 orang. "Turnamen junior tahunan ini masih diminati peserta dari banyak negara, meskipun pada saat bersamaan ada turnamen serupa di negara lain,"katanya.
Petenis manca negara yang hadir antara lain dari Taiwan, Singapura, Rusia, India, Inggris, Hong Kong, Finlandia, Thailand, Amerika Serikat, Tiongkok, Australia, Qatar, Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Jepang.
Tahun lalu, tuan rumah Indonesia meraih dua gelar juara masing-masing melalui Efriliya Herlina di nomor tunggal putri dan pasangan Achmad Imam Maruf/Yogi Argi Syahputra di ganda putra. Selain itu, Efriliya yang berpasangan dengan petenis India Parminder Kaur juga sukses menjuarai ganda putri, sementara gelar tunggal putra direbut petenis Selandia Baru, Connor Heap.
"Tahun ini Efriliya sudah tidak bisa tampil karena usianya sudah melewati 17 tahun. Tapi, masih ada Achmad Imam Maruf yang tahun lalu menjadi finalis tunggal putra. Selain itu, beberapa petenis putri Indonesia juga berpeluang mengulangi sukses,"kata Didik Utomo Pribadi.
(aww)