Tidak Terbendung

Senin, 27 Oktober 2014 - 12:01 WIB
Tidak Terbendung
Tidak Terbendung
A A A
MADRID - Daya ledak Real Madrid terlalu besar untuk dihentikan Barcelona. Los Blancos berjaya 3-1 di Santiago Bernabeu, dini hari kemarin, dan memangkas ketertinggalan menjadi satu angka.

Tampilnya Luis Suarez sejak menit pertama gagal memberi pengaruh bagi Barcelona. Meski mampu memberi assistbagi Neymar, kontribusi penyerang asal Uruguay itu perlahan menghilang sampai akhirnya digantikan Pedro Rodriguez. Penurunan performa turut diperlihatkan Neymar dan Lionel Messi, yang gagal menyamai rekor top skor Telmo Zarra pada pertandingan ini.

Sebaliknya, Madrid bermain mengesankan setelah Neymar menaklukkan Iker Casillas pada menit keempat. Cristiano Ronaldo membawa Madrid menyamakan kedudukan dengan menciptakan gol ke-16 pada Primera Liga atau ke-21 sepanjang 2014/2015.

Pepe membalikkan kedudukan pada awal babak kedua, sebelum Karim Benzema menyelesaikan serangan balik dan melengkapi kemenangan tuan rumah. Absennya Gareth Bale pun tidak terlalu terasa karena Isco Alarcon bermain luar biasa.

"Kami menunjukkan semangat besar selepas jeda. Ini hasil krusial yang diraih atas salah satu rival terbesar. Kami juga mencapai tujuan mendekati mereka di klasemen. Saya sangat puas dan bangga," ungkap Pelatih Madrid Carlo Ancelotti, dikutip Marca.

Barcelona mendapat banyak pelajaran berharga pada pertandingan ini. Entrenador Luis Enrique harus memutar otak lebih keras setiap menghadapi lawan setara. Sebab, inilah kekalahan keduaEl Azulgranadi laga besar. Klub Katalan itu sebelumnya dipukul Paris Saint-Germain 2-3 di Liga Champions.

Meski begitu, kehadiran Suarez setidaknya menumbuhkan harapan Barcelona untuk bangkit dan mempertahankan keunggulan atas Madrid. Mantan striker Liverpool itu berjanji mengerahkan kemampuan terbaik demi membantu Barcelona melakukannya.

"Senang bisa merumput lagi. Sayang, kami tidak bisa membawa pulang poin maksimal. Saya yakin Barcelona akan kembali ke trek. Kami mencoba mengejar. Namun, Madrid sangat kuat dalam serangan balik dan menghukum kami," kata Suarez.

Perhatian utama Barcelona terletak pada pertahanan. Gerard Pique membuat blunder dengan sengaja yang berujung eksekusi penalti Ronaldo. Kesalahan ini tidak pelak memperbesar tanda tanya terkait penampilan Pique yang anjlok sejak Piala Dunia 2014. Kelemahan Barcelona mengantisipasi bola mati sehingga terciptanya gol Pepe juga masih menghantui.

Harley ikhsan
(bbg)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Publik Inggris Terbelah,...
Publik Inggris Terbelah, Tuchel Tolak Mundur
1 jam yang lalu
Jelang Final Piala Dunia...
Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanyol Waspadai Permainan Keras Argentina
4 jam yang lalu
Messi, Yamal, dan Takdir...
Messi, Yamal, dan Takdir Angka 19
5 jam yang lalu
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
5 jam yang lalu
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
6 jam yang lalu
FIFA Hadiahkan Cincin...
FIFA Hadiahkan Cincin Juara di Final Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved