Kesimpulan Aneh Hasil Investigasi FIFA Menuai Kecaman

Sabtu, 15 November 2014 - 13:22 WIB
Kesimpulan Aneh Hasil...
Kesimpulan Aneh Hasil Investigasi FIFA Menuai Kecaman
A A A
Keputusan aneh yang diambil FIFA terkait isu korupsi penunjukan Rusia dan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 serta 2022 menuai kecaman. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menyebut lembaga pimpinan Sepp Blatter itu memalukan karena telah melakukan tindakan yang tidak masuk akal.

FA berang karena dalam keputusan laporan setebal 42 halaman, yang diterbitkan Kamis (13/11), oleh hakim Jerman Hans-Joachim Eckert, berdasarkan hasil investigasi pengacara asal Amerika Serikat (AS) Michael Garcia itu terdapat banyak kejanggalan. Hanya dalam waktu empat jam, lembaga yang berbasis di Swiss itu menyebut investigasi dua tahun memuat banyak materi yang tidak lengkap dan salah.

“Seluruh proses investigasi itu lelucon. Tentu saja hal ini sangat buruk. Semua keputusan sepak bola di level tertentu selama ini mencurigakan. Saya tidak berpikir FIFA adalah organisasi jujur. Selama bertahun-tahun mereka memang tidak jujur,” ujar Ketua FA Greg Dyke kepada BBC Sport.

Laporan yang dimaksud FA adalah tentang kesimpulan bahwa Rusia dan Qatar tidak bersalah dalam dugaan korupsi terkait terpilihnya kedua negara sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022. Yang menarik adalah hasil penyelidikan FIFA justru dibantah FIFA sendiri. Sebagai orang yang melakukan investigasi, Garcia memastikan membantah laporan Eckert.

Bahkan, Garcia mengajukan penyelidikan ulang atas laporan yang menyebut Rusia dan Qatar tidak bersalah. Kasus ini bermula ketika sejumlah negara yang kalah dalam biddingtuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 melancarkan protes. Mereka menuduh adanya korupsi dan suap dalam penunjukan Rusia dan Qatar.

Banyak yang curiga dengan proses yang dinilai bermasalah. Sebab, ada banyak kejanggalan hingga Rusia dan Qatar dinyatakan secara resmi menjadi penyelenggara kompetisi sepak bola paling bergengsi di kolong langit itu. FIFA kemudian melakukan investigasi, yang dipimpin Garcia.

Hasil investigasi itu diserahkan kepada Eckert untuk dibuat laporan dan kesimpulan tertulis. Lalu, Eckert menyebut tidak ada bukti korupsi dan penyuapan dalam laporan penyelidikan Garcia. Sang investigator justru menyatakan laporan Garcia tidak sesuai dengan apa yang dia selidiki sebelumnya.

ANDRI ANANTO
(bbg)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
29 menit yang lalu
Jonatan Christie Tersingkir...
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final China Open 2026
38 menit yang lalu
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
42 menit yang lalu
Piala AFF 2026, Juara...
Piala AFF 2026, Juara Bertahan Kenakan Patch Emas KhususMirip Argentina di Piala Dunia
2 jam yang lalu
Ekshibisi Padel di Porprov,...
Ekshibisi Padel di Porprov, Senator Mirah Sebut Momentum Lahirnya Atlet Berprestasi di NTB
4 jam yang lalu
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved