Vanessa Mae Sebut Sanksi FIS Omong Kosong

Sabtu, 15 November 2014 - 16:03 WIB
Vanessa Mae Sebut Sanksi...
Vanessa Mae Sebut Sanksi FIS Omong Kosong
A A A
PHUKET - Vanessa Mae menolak hukuman yang dijatuhkan Federasi Ski Internasional (FIS) atas dakwaan pengaturan lomba. Superstar biola asal Thailand itu menyebut sanksi berupa larangan empat tahun aktif di ajang ski sebagai 'omong kosong'.

FIS menjatuhkan sanksi setelah curiga dengan keikutsertaan Vanessa dalam Olimpiade Musim Dingin di Sochi, Rusia, 7-23 Februari lalu. Vanessa yang mewakili Thailand, dan menggunakan nama Vanessa Vanakorn turun di nomor giant slalom putri. Vanessa diduga tak mengikuti sesi kualifikasi sebagai syarat tampil di pesta olahraga musim dingin itu.

Awalnya, pihak Vanessa menyebutkan artis kelahiran 27 Oktober 1978 itu sudah mengikuti empat ajang kualifikasi di Krvavcu, Slovenia, 17-19 Januari, sehingga memungkinkan dia memenuhi syarat untuk bersaing di Sochi.

Namun, FIS tidak begitu saja percaya dan melakukan penyelidikan. Sidang FIS, Selasa (11/11), menemukan empat balapan di Krvavcu yang diikuti Vanessa dinilai sebagai lomba yang dimanipulasi untuk kepentingan musisi itu tampil di Sochi. Kejuaraan itu diselenggarakan atas permintaan manajemen Vanessa melalui Komite Olimpiade Thailand.

Selain Vanesa, FIS juga menghukum lima pejabat FIS, termasuk ketua lomba, starter dan delegasi teknis FIS, antara satu dan dua tahun, atas empat lomba nomor giant slalom di Krvavcu.

Namun, seperti dilansir insidethegames.biz, pihak Vanessa dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan tim manajemennya, menolak sanksi tersebut dan menyebutnya sebagai 'omong kosong' serta bersumpah untuk mengubah 'pengalaman buruk' menjadi 'positif'.

Di Sochi, musisi biola yang telah menelurkan sejumlah album hits seperti The Violin Player itu finish di peringkat 67 overall dan di nomor buncit pada nomor giant slalom putri. Meski demikian, aksinya menuai pujian karena punya bakat lain selain sebagai musisi.

Kasus ini sekarang di tangan pengacara Vanessa. Mereka berencana mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS). Vanessa memiliki 18 hari mengajukan banding secara resmi ke CAS.
(sha)
Berita Terkait
Malaysia Open 2023:...
Malaysia Open 2023: Rehan/Lisa Ungkap Kunci Sukses Singkirkan Peraih Perak Olimpiade Rio 2016
Koleksi UT Terbaru Sematkan...
Koleksi UT Terbaru Sematkan Karya dari Mendiang Seniman Amerika
9 Atlet dengan Bayaran...
9 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di Olimpiade Tokyo 2020
Kursi Kosong dan Tak...
Kursi Kosong dan Tak Ada Kemeriahan di Opening Ceremony Olimpiade Tokyo 2020
Situs Porno Tawari Pertunjukan...
Situs Porno Tawari Pertunjukan Seks Digital untuk Peraih Emas Olimpiade Tokyo 2020
RESMI: Guinea Kirim...
RESMI: Guinea Kirim 5 Atlet ke Olimpiade Tokyo 2020
Berita Terkini
Catatan Bersejarah Maroko...
Catatan Bersejarah Maroko Usai Tembus Perempat Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Tumbangkan Kanada, Maroko...
Tumbangkan Kanada, Maroko ke Perempat Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
8 jam yang lalu
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
9 jam yang lalu
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
11 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Ternoda,...
Piala Dunia 2026 Ternoda, Tim Mesir Keluhkan Aksi Polisi Dallas
13 jam yang lalu
Infografis
Elon Musk Sebut Zelensky...
Elon Musk Sebut Zelensky Juara Perampokan Uang AS Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved