Redakan Spekulasi

Rabu, 24 Desember 2014 - 13:11 WIB
Redakan Spekulasi
Redakan Spekulasi
A A A
DOHA - Spekulasi miring menyangkut masa depan Rafael Benitez sebagai nakhoda Napoli sedikit mereda menyusul kesuksesan menjuarai Supercoppa Italiana.

Presiden Napoli Aurelio de Laurentiis mengaku tidak salah menunjuk Benitez musim panas tahun lalu. Dia berharap Benitez terus bertahan dan mempersembahkan prestasi untuk Napoli. ”Rafa pelatih penting. Sosok yang pintar mengajarkan sepak bola. Kami harus sabar agar implementasinya bekerja,” kata De Laurentiis, dikutip Mediaset.

Benitez memang merupakan pilihan ideal jika Partenopeimenginginkan gelar ajang alternatif. Kesuksesan menumbangkan Juventus 2-2 (6-5) melalui adu penalti di Jassim Bin Hamad Stadium, dini hari kemarin, merupakan salah satu bukti keampuhannya. Inilah gelar ke-10 Benitez pada kompetisi yang menggunakan sistem gugur. Masalahnya, Napoli memimpikan scudetto pertama sejak 1989/1990.

Benitez baru dua kali meraih kehormatan liga sejak menembus level tertinggi dengan menangani Valencia pada 2001. Dia mencapainya dua kali bersama El Che, terakhir dicatat musim 2003/2004. Selepas itu Benitez cenderung kehabisan napas pada liga yang berjalan maraton. Dia nyaris melewati garis finis di posisi pertama kala menangani Liverpool pada 2008/2009.

Sayang, Benitez termakan perang urat saraf SirAlex Ferguson dan menuntaskan Liga Primer di urutan 2, tertinggal empat poin dari Manchester United. Kinerja Benitez di San Paolo pun belum cukup baik. Pada kampanye debutnya, dia cuma membantu Napoli menduduki peringkat 3, 24 poin di belakang penguasa Juventus.

Selisih tersebut merupakan penurunan mengingat Partenopei cuma sembilan angka tercecer di bawah sang juara pada musim sebelumnya. Rapor Marek Hamsik dkk pada 2014/2015 juga masih inkonsisten. Hingga giornata16, Napoli sudah tercecer 12 nilai di bawah Juventus yang terus merajai Seri A.

Catatan inilah yang status Benitez tetap dalam tanda tanya. Arsitek berusia 54 tahun itu menyebut minimnya dukungan modal di pasar transfer sebagai alasan keterpurukan Napoli. De Laurentiis membalas komentar ini dengan melontarkan ancaman.

Dia mengaku siap mengganti pelatih jika Benitez tidak sabar membangun tim. ”Kami tidak mampu membayar pemain bergaji 8 juta-10 juta euro per tahun. Kami memiliki proyek masa depan. Kalau Benitez enggan menunggu, kami akan melanjutkan program ini tanpanya,” tandas De Laurentiis.

Harley ikhsan
(bbg)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji CobaDenmark vs Ukraina
1 jam yang lalu
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
2 jam yang lalu
Timnas Iran Mendarat...
Timnas Iran Mendarat di Meksiko Jelang Piala Dunia 2026, Optimistis Lolos Fase Grup
3 jam yang lalu
Indonesia Lolos Dramatis...
Indonesia Lolos Dramatis ke Semifinal Piala AFF U-19 usai Tekuk Vietnam
10 jam yang lalu
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
13 jam yang lalu
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
14 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved