Pelajaran untuk si Pemalas

Kamis, 08 Januari 2015 - 11:44 WIB
Pelajaran untuk si Pemalas
Pelajaran untuk si Pemalas
A A A
MILAN - Il Tecnico AC Milan Filippo Inzaghi tak bisa menyembunyikan kemarahannya setelah asuhannya dipermalukan 1-2 oleh tim tamu, Sassuolo, pada giornata 17 Seri A di San Siro, Selasa (6/1).

Bahkan, pria yang biasa disapa Pippo itu menyebut asuhannya pemalas sehingga memang layak menerima kekalahan memalukan tersebut. “Saya pikir 20 menit pertama memperdaya kami membuat kami berpikir ini akan menjadi laga mudah. Tapi, di Seri A tak ada yang mudah, terutama melawan tim yang terorganisasi. Kemudian, kami bermain tidak tepat, sedikit malas-malasan, dan akhirnya segalanya berjalan buruk,” tutur Pippo, dikutip Sports Mole .

Sebenarnya pada awal pertandingan I Rossoneri mampu menguasai permainan dan bisa unggul cepat melalui Andrea Poli pada menit kesembilan. Namun, Sassuolo meresponsnya dengan dua gol melalui Nicola Sansone (28) dan Simone Zaza (67). “Saya kecewa karena kami sudah melakukannya dengan baik, kemudian kami kembali mundur. Pertandingan ini jadi pelajaran buat kami.

Skuad ini perlu lebih dewasa. Kami layak kalah dan kini kami harus meresponsnya dengan cara yang benar,” papar mantan striker Milan periode 2001/2012 itu. Karena kekalahan ini, I Rossoneri mogok di peringkat 7 klasemen sementara dengan nilai 25, selisih lima angka dari Lazio yang berada di urutan 3 atau zona Liga Champions. Untuk bisa berharap finis di 3 besar, Pippo harus membenahi segala masalah ini.

Pippo juga mendapat pertanyaan seputar kebijakannya memilih pemain di laga tersebut, seperti saat dia memilih Michael Essien sebagai jangkar di tengah. Alessio Cerci pun hanya diberi kesempatan debut hanya 25 menit.

“Kami menang di Verona dan juga atas Udinese saat memainkan Essien di tengah. Dengan masalah sanksi dan cedera, kami tak bisa mendapatkan konsistensi di skuad ini. Selalu ada risiko ketika melakukan perubahan dan kami harus belajar dari insiden ini.” Sementara untuk Cerci, Pippo juga punya alasan kenapa tak memberi kesempatan lebih banyak kepada rekrutan barunya itu hasil pertukaran dengan Fernando Torres dengan Atletico Madrid.

“Cerci tak banyak mendapat kesempatan main musim ini. Kami perlu memaksimalkannya perlahan. Tapi, kami tak boleh berpikir bahwa dia penyelamat Milan. Saya melihat kondisi yang tepat untuk mendapatkan performa terbaiknya,” pungkasnya.

Abdul haris
(ars)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Ghana Lolos ke 32 Besar,...
Ghana Lolos ke 32 Besar, Skotlandia Tersingkir dan Steve Clarke Mundur
56 menit yang lalu
Harry Kane Pecahkan...
Harry Kane Pecahkan Rekor Gary Lineker di Piala Dunia
1 jam yang lalu
Di Tengah Piala Dunia...
Di Tengah Piala Dunia 2026, Kapten Timnas Cape Verde Diselidiki Polisi atas Dugaan Pemerkosaan
1 jam yang lalu
Inggris Juara Grup L,...
Inggris Juara Grup L, Kroasia Susah Payah Kalahkan Ghana
2 jam yang lalu
Scaloni Berani Cadangkan...
Scaloni Berani Cadangkan Messi, Ada Apa?
4 jam yang lalu
Lineker Semprot FIFA:...
Lineker Semprot FIFA: Hukuman Madibo Tak Masuk Akal
5 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved