Pemain Persib Ini Tertantang Main di Jakarta
Kamis, 08 Januari 2015 - 16:44 WIB
Pemain Persib Ini Tertantang Main di Jakarta
A
A
A
PADANG - Selama mengarungi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 lalu, stoper asing Persib Bandung, Vladimir Vujovic menganggap laga tandang ke markas Persija Jakarta menjadikannya tantangan tersendiri.
Selain Persija, Vujovic juga selalu menantikan duel melawan di kandang Arema Cronus. Selain karena kedua kesebelasan tampil ngotot, kondisi tribun baik saat tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta dan Stadion Kanjuruhan, Malang selalu terpenuhi penonton.
Tentu saja dengan kondisi tersebut, membuat dirinya semakin termotivasi dalam menjalani dan memenangkan pertandingan. Hanya saja, di dua laga tandangnya itu, Persib Bandung tidak dapat disaksikan langsung suporter fanatiknya.
Selain dikarenakan terkena sanksi tidak dapat menyaksikan laga tandang Maung Bandung, suporter Persib yang kerap dijuluki Bobotoh ini memilki hubungan yang kurang harmonis baik dengan suporter Persija Jakarta (The Jakmania) atau bahkan suporter Arema Cronus (Aremania). Sehingga dikhawatirkan akan mengganggu jalannya pertandingan.
Meski begitu, bagi pemain yang akrab disapa Vlado ini tidak hadirnya bobotoh di dua laga tandangnya itu bukan menjadi sebuah permasalahan. Justru sebaliknya, lanjut dia, semangat dalam menjalani pertandingan dirasakannya semakin besar.
"Semakin mereka berteriak dan memberikan psy war, semakin membuat kami bekerja lebih keras lagi untuk bisa memenangkan laga tandang," ujar Vlado, di Padang, Kamis (8/1/2015).
Terbukti di dua laga tandang selama mengarungi kompetisi ISL 2014, dirinya bersama rekan-rekan setimnya di Persib Bandung berhasil menahan imbang tim tuan rumah, baik saat bertandang ke markas Persija Jakarta maupun Arema Malang. Sehingga akhirnya Persib berhasil menjadi jawara yang telah dinantikannya sejak 19 tahun silam.
Selain Persija, Vujovic juga selalu menantikan duel melawan di kandang Arema Cronus. Selain karena kedua kesebelasan tampil ngotot, kondisi tribun baik saat tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta dan Stadion Kanjuruhan, Malang selalu terpenuhi penonton.
Tentu saja dengan kondisi tersebut, membuat dirinya semakin termotivasi dalam menjalani dan memenangkan pertandingan. Hanya saja, di dua laga tandangnya itu, Persib Bandung tidak dapat disaksikan langsung suporter fanatiknya.
Selain dikarenakan terkena sanksi tidak dapat menyaksikan laga tandang Maung Bandung, suporter Persib yang kerap dijuluki Bobotoh ini memilki hubungan yang kurang harmonis baik dengan suporter Persija Jakarta (The Jakmania) atau bahkan suporter Arema Cronus (Aremania). Sehingga dikhawatirkan akan mengganggu jalannya pertandingan.
Meski begitu, bagi pemain yang akrab disapa Vlado ini tidak hadirnya bobotoh di dua laga tandangnya itu bukan menjadi sebuah permasalahan. Justru sebaliknya, lanjut dia, semangat dalam menjalani pertandingan dirasakannya semakin besar.
"Semakin mereka berteriak dan memberikan psy war, semakin membuat kami bekerja lebih keras lagi untuk bisa memenangkan laga tandang," ujar Vlado, di Padang, Kamis (8/1/2015).
Terbukti di dua laga tandang selama mengarungi kompetisi ISL 2014, dirinya bersama rekan-rekan setimnya di Persib Bandung berhasil menahan imbang tim tuan rumah, baik saat bertandang ke markas Persija Jakarta maupun Arema Malang. Sehingga akhirnya Persib berhasil menjadi jawara yang telah dinantikannya sejak 19 tahun silam.
(bbk)