Dua Kemenangan Lagi, Federer Cetak Sejarah
Sabtu, 10 Januari 2015 - 09:45 WIB
Dua Kemenangan Lagi, Federer Cetak Sejarah
A
A
A
BRISBANE - Roger Federer tinggal menunggu dua kemenangan lagi untuk mencetak sejarah pada olah raga tenis. Guna memuluskan langkahnya, petenis veteran Swiss itu harus mengalahkan Grigor Dimitrov di semifinal Brisbane International.
Ini bukan trofi juara di turnamen yang diproyeksikan sebagai ajang Grand Slam Australia Terbuka, melainkan 1000 kemenangan Federer sepanjang karirnya. Jika dia berhasil mengalahkan kekasih Maria Sharapova di semifinal dan mampu menjaga momentum tersebut sampai di final, maka dia pantas disejajarkan dengan legenda tenis, yakni Jimmy Connors (1.253) dan Ivan Lendl (1.071) sebagai satu-satunya pemain untuk mencapai prestasi tersebut.
Federer dan Dimitrov dijuluki Baby Fed. Julukan itu muncul karena kedua petenis ini memiliki gaya pukulan backhand yang sangat mirip dimana mereka selalu melepaskannya dengan satu tangan saja.
Menilik rekor pertemuan, Federer sudah mengantongi dua kemenangan atas Dimitrov. Kemenangan itu direbut ayah empat anak ini di lapangan keras dan ini akan dijadikan modal yang bagus untuk meneruskan momentum tersebut.
Kendati demikian, Federer tidak bisa bernapas lega. Pasalnya dia berada di tengah pemain muda alias brondong di semifinal Brisbane International.
"Saya sadar tantangan. Dia (Dimitrov) jelas mengharapkan kejutan yang besar di tahun ini. Jadi ini merupakan kesempatan emas baginya dan berarti ini akan menjadi pertandingan yang sulit untuk kami berdua," kata Federer dikutip ESPN, Sabtu (10/1/2015).
Dimitrov telah kehilangan dua pertandingan sebelumnya atas Federer di Basel. Tapi catatan buruk itu nampaknya sedikit dikesampingkan, sebab dia tengah berada dalam performa terbaiknya dan peringkat delapan dunia semakin menunjang karirnya tersebut.
"Saya selalu senang ketika saya bisa memainkan pertandingan berat terhadap pemain top dunia. Saya punya sedikit pengalaman di belakang saya sekarang. Saya telah belajar dari setiap pertandingan yang saya telah bermain melawan dia. Saya suka peluang saya."
Ini bukan trofi juara di turnamen yang diproyeksikan sebagai ajang Grand Slam Australia Terbuka, melainkan 1000 kemenangan Federer sepanjang karirnya. Jika dia berhasil mengalahkan kekasih Maria Sharapova di semifinal dan mampu menjaga momentum tersebut sampai di final, maka dia pantas disejajarkan dengan legenda tenis, yakni Jimmy Connors (1.253) dan Ivan Lendl (1.071) sebagai satu-satunya pemain untuk mencapai prestasi tersebut.
Federer dan Dimitrov dijuluki Baby Fed. Julukan itu muncul karena kedua petenis ini memiliki gaya pukulan backhand yang sangat mirip dimana mereka selalu melepaskannya dengan satu tangan saja.
Menilik rekor pertemuan, Federer sudah mengantongi dua kemenangan atas Dimitrov. Kemenangan itu direbut ayah empat anak ini di lapangan keras dan ini akan dijadikan modal yang bagus untuk meneruskan momentum tersebut.
Kendati demikian, Federer tidak bisa bernapas lega. Pasalnya dia berada di tengah pemain muda alias brondong di semifinal Brisbane International.
"Saya sadar tantangan. Dia (Dimitrov) jelas mengharapkan kejutan yang besar di tahun ini. Jadi ini merupakan kesempatan emas baginya dan berarti ini akan menjadi pertandingan yang sulit untuk kami berdua," kata Federer dikutip ESPN, Sabtu (10/1/2015).
Dimitrov telah kehilangan dua pertandingan sebelumnya atas Federer di Basel. Tapi catatan buruk itu nampaknya sedikit dikesampingkan, sebab dia tengah berada dalam performa terbaiknya dan peringkat delapan dunia semakin menunjang karirnya tersebut.
"Saya selalu senang ketika saya bisa memainkan pertandingan berat terhadap pemain top dunia. Saya punya sedikit pengalaman di belakang saya sekarang. Saya telah belajar dari setiap pertandingan yang saya telah bermain melawan dia. Saya suka peluang saya."
(bbk)