Tampil di Indiana Wells, Serena Nyatakan Insaf

Kamis, 05 Februari 2015 - 09:57 WIB
Tampil di Indiana Wells,...
Tampil di Indiana Wells, Serena Nyatakan Insaf
A A A
LOS ANGELES - Petenis nomor satu dunia, Serena Williams ternyata telah insaf. Juara Australia Terbuka 2015 itu menyatakan telah mengakhiri boikot terhadap turnamen WTA, Indiana Wells.

Serena dengan tegas mengatakan dirinya kembali akan tampil di turnamen yang telah ditinggalinya selama 14 tahun. Kejadian pada 2001 silam itu telah dilupakannya.

Untuk diketahui, Serena mempunyai kenangan buruk tampil di Indiana Wells yang akan digelar bulan depan tersebut. Insiden bermula saat pertandingan Serena melawan sang kakak, Venus Williams.

Dalam pertemuan di semifinal, Venus mengundurkan diri dan membuat Serena tampil di final. Di laga pamungkas, Serena akhirnya berhasil memenangkan turnamen setelah mengalahkan Kim Clijsters.

Sayangnya, penonton mengejek Venus yang mengundurkan diri. Ribuan penonton kecewa dan melontarkan ejeken berbau rasis. Sejak saat itu Serena dan Venus bersumpah untuk tidak mau lagi tampil di sana.

Namun setelah sekian puluh tahun hati Serena melunak. Melalui sebuah tulisan di Majalah Times Serena mengungkapkan semua kegalauan hatinya. "Sangat sulit buat saya melupakan harus menangis beberapa jam di kamar ganti setelah menang pada 2001 silam. Kemudian kembali ke Los Angeles dan merasakan kalau saya kalah di pertandingan besar. Ini bukan soal tenis semata, tapi soal kesetaraan," ungkap Serena dilansir channelasia, Kamis (5/2/2015).

"Saya beruntung berada di titik karir saya dimana saya bisa membuktikannya. Saya mencoba mencintai pertandingan dan dengan cinta dan pikiran, saya mendapatkan pemahaman baru untuk bisa memaafkan semuanya. Saya bangga akhirnya bisa kembali ke Indiana Wells pada 2015 ini," sambungnya.

"Berulang kali saya mengatakan, tidak akan pernah main di sana lagi. Saya yakin sekali. Itu membuat saya takut, saat berjalan ke tengah lapangan dan penonton meneriaki saya. Ini akan menjadi mimpi buruk. Saya hanya mengikuti kata hati. Indiana Wells menjadi cerita penting dalam cerita hidup saya dan saya menjadi bagian sejarah turnamen tersebut. Besama, kami mempunyai kesempatan menulis dengan akhir yang berbeda."

Di turnamen ini, selain mempunyai kenangan buruk sebenarnya Serena juga memiliki sejarah manis. Dua kali ia tercatat pernah menjadi juara dua kali.

Gelar pertamanya diperoleh saat usianya masih 17 tahun pada 1999 setelah mengalahkan Steffi Graf. Dan keduanya, pada 2001 yang menjadi cikal bakal Serena dan Venus melakukan aksi boikot.
(bbk)
Berita Terkait
Turnamen Tenis Sangat...
Turnamen Tenis Sangat Berarti bagi Pecinta Tenis
Tennis Pinktober 2025...
Tennis Pinktober 2025 Gaungkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara
Bareng Miyu Kato, Aldila...
Bareng Miyu Kato, Aldila Sutjiadi Juara di Thailand Open 2024
Profil dan Biodata Aldila...
Profil dan Biodata Aldila Sutjiadi, Ratu Tenis Indonesia yang Terhenti di US Open 2025
Ratusan Petenis Ikuti...
Ratusan Petenis Ikuti Turnamen Tenis ITF Widjojo Soejono
Turnamen Tenis PERTI...
Turnamen Tenis PERTI 2024: ASTA UI Juara, Penantian 16 Tahun Berakhir
Berita Terkini
FIFA Minta Timnas Mesir...
FIFA Minta Timnas Mesir Hapus 7 Bintang di Jersey JelangLawan Belgia
50 menit yang lalu
6 Fakta Timnas Timnas...
6 Fakta Timnas Timnas Brasil Gagal Menang di Partai Pembuka Piala Dunia 2026
57 menit yang lalu
Brasil vs Maroko: Vinicius...
Brasil vs Maroko: Vinicius Junior Selamatkan Selecao dari Kekalahan
1 jam yang lalu
Drama Injury Time! Qatar...
Drama Injury Time! Qatar Gagalkan Kemenangan Swiss
4 jam yang lalu
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
5 jam yang lalu
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
6 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved