Gelandang Spanyol Ini 100% Yakin Berkostum PSM
Kamis, 05 Februari 2015 - 15:43 WIB
Gelandang Spanyol Ini 100% Yakin Berkostum PSM
A
A
A
SURABAYA - Francisco Javi Fernandez Luque optimistis bisa melewati seleksi PSM Makassar. Gelandang asal Spanyol ini menunjukkan kualitasnya saat menjalani latihan perdana di lapangan Marinir, Gedangan, Sidoarjo.
Hanya saja, mantan pemain Malaga B tahun 2006-2007 tersebut harus bersaing dengan gelandang seleksi asal Serbia yakni Nemanja Vucicevic, yang juga sudah berada di Surabaya. Gelandang plontos tersebut juga siap bersaing untuk mendapatkan satu tempat di dalam skuad Juku Eja. "100% saya optimistis bisa masuk (skuad PSM),"kata pemain bercambang ini.
Selain itu, dirinya akan membantu tim JukU Eja untuk meraih prestasi jika memang bisa mendapatkan tempat. Selain itu, gelandang usia 27 tahun tersebut juga memilih Indonesia untuk berkarir agar bisa mendapatkan tantangan baru. "Perlahan-laha saya akan berusaha tampil maksimal," jelasnya.
Kendati demikian, dirinya mengatakan jika posisi aslinya yakni hanya sebagai gelandang tengah. Meski demikian, dirinya akan berusaha menjalankan instruksi tim kepelatihan. "Saya bermain bersama (Nicolas) Anelka di Liga India. Saya ke Makassar karena agen,"ungkapnya.
Tim kepelatihan memang membutuhkan pemain berposisi sebagai gelandang untuk menerapkan pola 4-4-2 yang disiapkan untuk kompetisi ISL musim depan. Selain itu, pemain sebagai striker juga dibutuhkan untuk mempertajam lini depan skuad besutan Alfred Riedl ini. Meski saat ini sudah ada Silvio Escobar yang menjalani seleksi sejak bulan lalu.
Selain dua gelandang yang bersaing tersebut, manajemen PSM juga mendatangkan pemain asing sebagai stopper yakni Bidari Garcia De Cortazar Mejias. Pemain berpostur 189 ini, juga mengancam posisi Boman Irie Aime yang musim lalu memperkuat PSM.
Riedl mengatakan, dirinya memang akan melihat komposisi pemain asing yang akan direkrut musim depan. Hanya saja, dirinya belum menentukan posisi apa yang akan diperkuat. "Semua posisi akan dilihat. Termasuk gelandang, penyerang dan stopper,"ungkapnya.
Bahkan kata dia, dirinya berharap usai menjalani tur Jatim sudah bisa menentukan skuad definitifnya untuk mengarungi kompetisi ISL musim depan. "Selama di Jatim kita seleksi semua pemain asing,"ungkapnya.
Hanya saja, mantan pemain Malaga B tahun 2006-2007 tersebut harus bersaing dengan gelandang seleksi asal Serbia yakni Nemanja Vucicevic, yang juga sudah berada di Surabaya. Gelandang plontos tersebut juga siap bersaing untuk mendapatkan satu tempat di dalam skuad Juku Eja. "100% saya optimistis bisa masuk (skuad PSM),"kata pemain bercambang ini.
Selain itu, dirinya akan membantu tim JukU Eja untuk meraih prestasi jika memang bisa mendapatkan tempat. Selain itu, gelandang usia 27 tahun tersebut juga memilih Indonesia untuk berkarir agar bisa mendapatkan tantangan baru. "Perlahan-laha saya akan berusaha tampil maksimal," jelasnya.
Kendati demikian, dirinya mengatakan jika posisi aslinya yakni hanya sebagai gelandang tengah. Meski demikian, dirinya akan berusaha menjalankan instruksi tim kepelatihan. "Saya bermain bersama (Nicolas) Anelka di Liga India. Saya ke Makassar karena agen,"ungkapnya.
Tim kepelatihan memang membutuhkan pemain berposisi sebagai gelandang untuk menerapkan pola 4-4-2 yang disiapkan untuk kompetisi ISL musim depan. Selain itu, pemain sebagai striker juga dibutuhkan untuk mempertajam lini depan skuad besutan Alfred Riedl ini. Meski saat ini sudah ada Silvio Escobar yang menjalani seleksi sejak bulan lalu.
Selain dua gelandang yang bersaing tersebut, manajemen PSM juga mendatangkan pemain asing sebagai stopper yakni Bidari Garcia De Cortazar Mejias. Pemain berpostur 189 ini, juga mengancam posisi Boman Irie Aime yang musim lalu memperkuat PSM.
Riedl mengatakan, dirinya memang akan melihat komposisi pemain asing yang akan direkrut musim depan. Hanya saja, dirinya belum menentukan posisi apa yang akan diperkuat. "Semua posisi akan dilihat. Termasuk gelandang, penyerang dan stopper,"ungkapnya.
Bahkan kata dia, dirinya berharap usai menjalani tur Jatim sudah bisa menentukan skuad definitifnya untuk mengarungi kompetisi ISL musim depan. "Selama di Jatim kita seleksi semua pemain asing,"ungkapnya.
(aww)