Conte Mutung Juventus-Roma Enggan Lepas Bintang
Sabtu, 07 Februari 2015 - 18:24 WIB
Conte Mutung Juventus-Roma Enggan Lepas Bintang
A
A
A
ROMA - Akhir pekan ini, Media Italia ramai menyoal sikap Antonio Conte. Disebutkan, pelatih timnas Italia itu marah setelah dipaksa membatalkan rencananya untuk mengumpulkan para pemain timnas pada Februari 2015 karena Juventus dan AS Roma tidak rela melepaskan bintang mereka. Conte butuh berkumpul bersama pemain dalam rangka persiapan Piala Eropa 2016.
Meskipun mantan pelatih Juventus itu bersikeras tidak akan meninggalkan pekerjaan sebelum Piala Eropa 2016 digelar 10 Juni–10 Juli 2016, namun halaman depan La Gazzetta dello Sport, Corriere dello Sport, dan Tuttosport, edisi Sabtu (7/2/2015), semua membahas Conte yang mempertimbangkan mundur setelah dia kecewa pada sikap klub Seri A tersebut.
"Saya akan tetap di pos saya sampai Piala Eropa 2016," kata pelatih berusia 45 tahun itu kepada La Repubblica. "Mundur sebagai pelatih Italia tidak pernah menjadi pilihan. Saya pikir, saya orang yang sangat bertanggung jawab, terutama di masa-masa sulit, dan ini adalah salah satu dari momen sulit itu."
Memang, sikap Conte melunak setelah pertemuan Presiden Lega Seri A Maurizio Beretta dengan Presiden FIGC Carlo Tavecchio, Jumat (6/2/2015), sepakat memajukan jadwal Seri A 2015/2016. Semula, berakhir 22 Mei 2016, menjadi berakhir 15 Mei 2016. Jika berakhir 22 Mei, Conte hanya punya waktu 19 hari untuk persiapan.
"Saya membuat komitmen penting, mendorong antusiasme Presiden Federasi untuk membalikkan keadaan dan saya menghormati itu," imbuhnya. "Saya berharap adanya kerjasama yang lebih besar dari klub. Untuk menjembatani kesenjangan dengan negara-negara lain, saya harus bisa bekerja sebagai pelatih, bukan hanya sebagai orang yang menyeleksi pemain."
Meskipun mantan pelatih Juventus itu bersikeras tidak akan meninggalkan pekerjaan sebelum Piala Eropa 2016 digelar 10 Juni–10 Juli 2016, namun halaman depan La Gazzetta dello Sport, Corriere dello Sport, dan Tuttosport, edisi Sabtu (7/2/2015), semua membahas Conte yang mempertimbangkan mundur setelah dia kecewa pada sikap klub Seri A tersebut.
"Saya akan tetap di pos saya sampai Piala Eropa 2016," kata pelatih berusia 45 tahun itu kepada La Repubblica. "Mundur sebagai pelatih Italia tidak pernah menjadi pilihan. Saya pikir, saya orang yang sangat bertanggung jawab, terutama di masa-masa sulit, dan ini adalah salah satu dari momen sulit itu."
Memang, sikap Conte melunak setelah pertemuan Presiden Lega Seri A Maurizio Beretta dengan Presiden FIGC Carlo Tavecchio, Jumat (6/2/2015), sepakat memajukan jadwal Seri A 2015/2016. Semula, berakhir 22 Mei 2016, menjadi berakhir 15 Mei 2016. Jika berakhir 22 Mei, Conte hanya punya waktu 19 hari untuk persiapan.
"Saya membuat komitmen penting, mendorong antusiasme Presiden Federasi untuk membalikkan keadaan dan saya menghormati itu," imbuhnya. "Saya berharap adanya kerjasama yang lebih besar dari klub. Untuk menjembatani kesenjangan dengan negara-negara lain, saya harus bisa bekerja sebagai pelatih, bukan hanya sebagai orang yang menyeleksi pemain."
(sha)