Djemba Djemba Butuh Adaptasi

Rabu, 11 Februari 2015 - 12:03 WIB
Djemba Djemba Butuh...
Djemba Djemba Butuh Adaptasi
A A A
SURABAYA - Menyandang nama besar tidak membuat Eric Djemba Djemba mudah mengarungi kompetisi Indonesia Super League (ISL) bersama Persebaya Surabaya musim depan.

Mantan pemain Manchester United (MU) masih butuh adaptasi. Seusai menjalani latihan perdana di Lapangan Sier Surabaya, Selasa (10/2), Djemba Djemba mengakui butuh kerja keras untuk bisa menunjukkan kemampuannya di Persebaya. ”Saya harus kerja keras dalam latihan untuk bisa menyatu dengan tim. Sekarang saya sedang berusaha,” ujarnya kemarin.

Soal penempatan posisinya sebagai striker di Persebaya, Djemba mengaku tidak ada masalah meski posisi sebenarnya sebagai second stiker. ”Tidak ada masalah, saya hanya butuh adaptasi penempatan nomor sembilan ke nomor 10. Saya yakin bisa,” ucap Djemba, beristilah. Pemain berusia 33 tahun itu mengakui penampilannya musim lalu di klub India memang tidak terdengar kiprahnya lantaran bukan tampil di kompetisi liga.

Tampil di turnamen membuat mantan pemain Aston Villa tersebut mengakui atmosfernya berbeda. Djemba Djemba menilai, kondisi sepak bola Indonesia jauh berbeda dengan India. ”Saya respek dengan sepak bola Indonesia. Atmosfer pertandingan, kualitas, dan teknik di sini lebih baik. Saya sudah mendengar dan banyak mencari informasi sepak bola Indonesia. Saya senang bisa bermain di sini,” ucapnya.

Awalnya Djemba Djemba mengaku mengenal sepak bola Indonesia dari dua orang temannya yang sudah dulu bermain di Indonesia, yaitu mantan pemain Persib Mbenda Messi dan mantan pemain Persija Piere Njanka. Mereka banyak cerita sepak bola Indonesia. Pemain asal Kamerun ini baru melakukan latihan pertama di Surabaya bersama Persebaya bagi kemarin.

Meski sebenarnya, pemain pemilik 20 capsbersama Manchester United itu sudah bergabung selama empat hari di Persebaya tepatnya saat menggelar pemusatan latihan di Bali. Penampilan Djemba sendiri dalam latihan kemarin tidak terlalu istimewa.

Beberapa kali kerap salah umpan maupun salah pengertian. Bahkan, dalam sisi tendangan penalti ataupun finishing tendangannya juga kurang akurat dan mudah dimentahkan kiper Jendri Pitoy.

Rachmad tomy
(ftr)
Berita Terkait
Sebanyak 12 Klub Liga...
Sebanyak 12 Klub Liga 1 Ramaikan Persaingan di Nusapay Indonesian Football e-League
INAF Gelar Audiensi...
INAF Gelar Audiensi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Berita Terkini
Ghana Lolos ke 32 Besar,...
Ghana Lolos ke 32 Besar, Skotlandia Tersingkir dan Steve Clarke Mundur
20 menit yang lalu
Harry Kane Pecahkan...
Harry Kane Pecahkan Rekor Gary Lineker di Piala Dunia
1 jam yang lalu
Di Tengah Piala Dunia...
Di Tengah Piala Dunia 2026, Kapten Timnas Cape Verde Diselidiki Polisi atas Dugaan Pemerkosaan
1 jam yang lalu
Inggris Juara Grup L,...
Inggris Juara Grup L, Kroasia Susah Payah Kalahkan Ghana
1 jam yang lalu
Scaloni Berani Cadangkan...
Scaloni Berani Cadangkan Messi, Ada Apa?
3 jam yang lalu
Lineker Semprot FIFA:...
Lineker Semprot FIFA: Hukuman Madibo Tak Masuk Akal
4 jam yang lalu
Infografis
NATO Butuh 35-50 Brigade...
NATO Butuh 35-50 Brigade Baru Jika Ingin Menang Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved